Menteri Basuki Beberkan Urgensi Ibu Kota Pindah Keluar Jawa

Selasa, 30 April 2019 13:49 Reporter : Merdeka
Menteri Basuki Beberkan Urgensi Ibu Kota Pindah Keluar Jawa Menteri Basuki Hadimuljono Soal Ibu Kota Pindah. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Wacana ibu kota Indonesia pindah dari Jakarta kembali bergaung. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan agar pusat pemerintahan bisa ditempatkan di luar Jawa. Lantas, apa urgensi pembangunan ibu kota baru ini?

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menuturkan ada banyak pertimbangan kenapa ibu kota harus dipindahkan dari Jakarta. Salah satunya terkait faktor daya dukung.

"Banyak sekali, jadi itu salah satunya daya dukung Jakarta. Bukan hanya kemacetan atau banjir, tidak, tapi daya dukungnya sendiri," ungkap dia di Jakarta, Selasa (30/4).

Kemudian, dia melanjutkan, faktor persebaran penduduk juga turut menjadi salah satu pertimbangan utama. "Penduduk di Jawa ini kan 57 persen (dari total penduduk Indonesia), di Sumatera 21 persen. Jadi untuk penyebaran juga," sambungnya.

Faktor berikutnya, yakni pemerataan pembangunan di Nusantara. Dia menyatakan, berpindahnya ibu kota akan membantu pembangunan infrastruktur di wilayah lain yang kini tengah diusung pemerintah.

Saat ditanya lebih lanjut soal ibu kota pindah ini, Menteri Basuki menyebutkan, pemerintah akan memproyeksikan untuk membangun kota mandiri baru untuk dijadikan ibu kota, bukan memindahkannya. "Iya, buat kota baru," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini