Kisah Pemilik Hotel Shangri-La, Pengusaha Andal yang Sempat Jadi OB
Merdeka.com - Mungkin sebagian orang sangat asing dengan Robert Kuok tetapi pasti tak asing dengan nama Hotel Shangri-La. Ya Robert Kuok adalah pemilik hotel Shangri-La dan juga seorang pengusaha dan miliarder asal Malaysia yang memiliki banyak bisnis yang dia pegang. Misalnya bisnis pertambangan, hotel, tebu, minyak, tepung, penerbitan dan pakan ternak.
Bisnis yang dijalaninya selalu sukses besar dengan sentuhan tangannya. Berbicara sukses dalam berbisnis tentu ada naik turunnya keadaan bukan. Ya, di masa lalu Robert pernah bekerja sebagai office boy (OB). Tak ada yang mulus dalam perjalanan karier yang dia jalani. Lahir di Johor Bahru, 6 Oktober 1923, ia merupakan keturunan dari Tiongkok.
Melansir dari Vyapaar Jagat, Selasa (6/6), berdasarkan dalam daftar Forbes, Robert Kuok dinyatakan sebagai orang terkaya Malaysia dan orang terkaya kedua di Asia Tenggara. Dalam daftar orang terkaya versi Forbes tahun 2013, dia menduduki peringkat ke-114.
Dirinya dikenal sebagai orang yang mudah belajar dengan cepat, hari-hari menjadi seorang OB, dia pun sangat menekuni pekerjaan tersebut. Tetapi tak pernah berputus asa, hingga akhirnya dia bisa menjadi pegawai departemen perdagangan beras di Singapura selama tiga tahun.
Merasa sudah mendapatkan ilmu sangat banyak akhirnya, dia kemudian memulai kembali hal yang sama di kota asalnya Johor bersama dengan saudara laki-laki dan sepupunya.
Tak lama setelah itu, dia mendirikan perusahaan Malayan Sugar Manufacturing, yang dengan cepat mendapatkan popularitas. Itu kemudian menjadi monopoli di ruang produksi gula Malaysia, menghasilkan 90 persen gula Malaysia dan 10 persen gula dunia. Itulah bagaimana Kuok mendapatkan julukannya, 'raja gula Asia'.
Secara alami, pengusaha yang ambisius dan sangat pintar ini tidak berhenti begitu saja. Dia memulai jaringan hotel, 'Shangri-la' yang terkenal, yang sekarang tersebar ke seluruh dunia dan siap untuk membuka hotel ke-71.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya