Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenperin luncurkan mobil pedesaan, kecepatan 60 km per jam

Kemenperin luncurkan mobil pedesaan, kecepatan 60 km per jam mobil pedesaan. ©2017 Merdeka.com/anggun p situmorang

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian tengah menyelesaikan prototipe mobil pedesaan. Model mobil pedesaan tersebut nantinya akan didesain seperti pick up, sehingga bisa mengangkut manusia, alat pertanian, maupun hasil pertanian.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan, kendaraan tersebut dikhususkan untuk wilayah pedesaan dengan kontur jalan yang kurang baik. Kecepatan maksimal mobil hanya sekitar 60 km per jam.

"Dan itu hanya dipakai di pedesaan, tidak di jalan raya. Kecepatan hanya 60 km per jam," ujar Gati di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (3/2).

Gati menambahkan mesin yang ditanam pada mobil pedesaan hanya berkapasitas di bawah 1.000 CC. Sedangkan, untuk daya angkut diperkirakan akan mampu membawa hasil pertanian hingga 1 ton.

"Dengan kecepatan 60 km per jam, paling kapasitasnya di bawah 1.000 CC. Tidak sampai diatas itu. Makanya kita tekankan mobil ini hanya digunakan di pedesaan untuk pertanian," tegasnya.

Sementara untuk bahan bakar yang digunakan pada mobil pedesaan tersebut, direncanakan akan menggunakan bahan bakar gas (BBG). Hal ini karena bahan bakar gas dinilai lebih murah, efisien dan ramah lingkungan.

"Belum tahu. Kita sih maunya bahan bakar gas. Supaya tidak perlu converter kit lagi," ungkapnya.

Gati mengatakan harga jual mobil pedesaan berada di kisaran Rp 60 juta-Rp 70 juta per unit. Hal ini tergantung pada alat pertanian yang akan dipasang ‎pada kendaraan tersebut.

"Itu nanti kalau misalnya itu mobil sudah jadi, harganya Rp 60 juta. ‎Jadi antara Rp 60 juta sampai Rp 70 juta," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP