Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Minta Kadin Dampingi 2 Juta Petani Swadaya di 2023

Jokowi Minta Kadin Dampingi 2 Juta Petani Swadaya di 2023 Petani. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta komitmen Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam melakukan pendampingan bagi 1 juta petani swadaya. Langkah tersebut dinilai dapat membantu pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Saya minta Kadin untuk memberikan pendampingan pada 1 juta petani swadaya. Saya mendengar di awal tahun 2020 sudah dilakukan, dan saya menunggu komitmen pendampingan 2 juta petani swadaya pada tahun 2023," kata Jokowi saat membuka Jakarta Food Security Summit (JFSS) secara virtual, Rabu (18/11).

"Saya yakin Kadin mampu menuntaskan target ini. Saya berharap model bisnis yang inklusif ini bisa dongkrak sektor pangan jadi ekonomi baru yang buka lebih banyak lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia," tekan dia.

Dia pun mendukung berbagai upaya kolaborasi yang melibatkan petani, koperasi, perbankan, dan juga perusahaan pembina (off taker). Dengan begitu, dia optimis Kadin bisa mencapai target pendampingan 2 juta petani swadaya di 2023.

"Saya sangat berharap model bisnis kolaboratif yang inklusif ini bisa mendongkrak sektor pangan sebagai kekuatan ekonomi baru yang membuka lebih banyak lapangan kerja dan menjadi sumber kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia," tuturnya.

Menurut dia, langkah Kadin mendampingi petani swadaya merupakan sebuah inisiatif yang mampu mendongkrak skala produksi lebih besar. Langkah ini pun dinilai mengedepankan nilai tambah di tahap on farm maupun off farm.

Tak lupa, Jokowi juga mengingatkan agar pendampingan kepada para petani swadaya dibarengi dengan adaptasi teknologi modern yang efisien dan produktif. Tujuannya, agar dapat memberikan kesejahteraan yang lebih baik pada para petani dan sektor-sektor pendukungnya.

"Saya berharap para pengusaha yang tergabung di Kadin menjadi bagian dalam cara-cara baru ini. Inisiatif Kadin berupa skema inclusive closed loop perlu untuk terus dikembangkan. Terutama dalam mengembangkan kemitraan antar pemangku kepentingan yang saling menguntungkan, dari hulu sampai di hilir," imbuhnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP