Jokowi ke kepala daerah: Zaman IT ngurus izin tahunan, memalukan!

Kamis, 27 Juli 2017 11:27 Reporter : Rizky Andwika
Jokowi ke kepala daerah: Zaman IT ngurus izin tahunan, memalukan! Jokowi berikan pembekalan Capaja TNI Polri. ©2017 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengatakan ada dua kunci yang harus dilakukan oleh kepala daerah dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah. Dua hal itu merupakan ekspor dan investasi.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam peresmian pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2017 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (27/7). Acara ini dihadiri oleh Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia.

Presiden Jokowi mengingatkan terkait investasi, kepala daerah harus mampu memberikan kemudahan pemberian izin. Dia mengaku mendapatkan informasi di beberapa daerah yang mengeluarkan izin sampai berminggu, berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun. Menurutnya, hal ini sangat memalukan.

"Zaman IT gini ngurus (izin) itu masih minggu, bulan, apalagi tahun. Sangat memalukan," kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, pengurusan perizinan dapat dikeluarkan hanya dengan hitungan jam. Dia mencontohkan, badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mengeluarkan izin hanya tiga jam. Dia lantas meminta kepala daerah untuk menirunya.

"Di BKPM yang namanya ngurus izin itu tiga jam untuk sembilan izin. Dan sudah berjalan lebih dari setahun," ungkap Presiden Jokowi.

"Daerah mustinya lebih cepat dari ini. Dengan scope yang lebih kecil harusnya bisa. Kalau masih saya dengar izin itu keluar, masih minggu, bulan, apalagi tahun, ditertawakan kita nanti. Ini perlu saya titipkan pesan ini, karena kunci kita ekspor dan investasi."

Para investor, lanjut Presiden Jokowi, tengah berminat untuk menanamkan investasinya di Tanah Air. Namun, permasalahan justru ada di aturan yang rumit dan memakan waktu yang lama untuk melayani para investor.

"Ini saya titip, sehingga kita harapkan nantinya pertumbuhan ekonomi di semua daerah dan provinsi pada posisi yang baik," ujarnya. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini