Jasa Marga Catat Lalu Lintas Mudik Lebaran Tinggi, Imbau Pemudik Atur Arus Balik Lebaran 2026

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lalu lintas mudik Lebaran 2026 masih tinggi hingga Hari H. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan arus balik Lebaran 2026 demi kenyamanan dan menghindari kepadatan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jasa Marga Catat Lalu Lintas Mudik Lebaran Tinggi, Imbau Pemudik Atur Arus Balik Lebaran 2026
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lalu lintas mudik Lebaran 2026 masih tinggi hingga Hari H. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan arus balik Lebaran 2026 demi kenyamanan dan menghindari kepadatan. (AntaraNews)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan bahwa volume lalu lintas menuju arah timur masih menunjukkan angka tinggi hingga Hari H Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, mengungkapkan data ini di Jakarta pada Minggu, 23 Maret 2026. Situasi ini mendorong Jasa Marga untuk mengimbau masyarakat agar cermat dalam mengatur jadwal perjalanan kembali ke wilayah Jabotabek.

Kepadatan lalu lintas ini didominasi oleh kendaraan yang bergerak menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dan ke arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama. Peningkatan volume kendaraan ini mencapai persentase yang signifikan dibandingkan dengan lalu lintas normal. Jasa Marga berharap imbauan ini dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan arus balik dengan lebih baik.

Melihat kondisi lalu lintas yang masih padat, Jasa Marga menyarankan pemudik untuk memanfaatkan periode Work From Anywhere (WFA) pada 25-27 Maret 2026. Selain itu, diskon tarif tol sebesar 30 persen akan diberlakukan kembali pada 26-27 Maret 2026 di sepanjang ruas tol Jasa Marga Group untuk mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026.

Tingginya Lalu Lintas Mudik Menuju Arah Timur

Hingga Hari H Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu, 21 Maret 2026, Jasa Marga mencatat lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama masih sangat tinggi, mencapai 197.119 kendaraan. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas mudik Lebaran 2026 masih berlangsung intensif.

Dominasi pergerakan lalu lintas terlihat jelas menuju arah timur, yaitu ke Trans Jawa dan Bandung, dengan proporsi sebesar 57,5 persen. GT Cikampek Utama mencatat 68.374 kendaraan, meningkat 113,2 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara itu, GT Kalihurip Utama yang mengarah ke Bandung dilintasi 45.086 kendaraan, naik 13,9 persen dari lalu lintas normal.

Secara kumulatif, volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek dari H-10 hingga Hari H Lebaran, atau periode 11-21 Maret 2026, telah mencapai 2.007.253 kendaraan. Jumlah ini merupakan akumulasi dari empat Gerbang Tol Utama: GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Angka kumulatif ini menunjukkan peningkatan sebesar 24,6 persen dibandingkan lalu lintas normal yang sebanyak 1.611.046 kendaraan. Rivan A Purwantono menambahkan bahwa dua juta kendaraan yang telah meninggalkan Jabotabek ini merupakan 56,89 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan keluar Jabotabek selama periode 11-31 Maret 2026.

Strategi dan Imbauan untuk Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026

Melihat tingginya volume lalu lintas mudik, Jasa Marga mengimbau masyarakat yang masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek. Periode arus balik memiliki rentang waktu yang relatif lebih singkat dibandingkan arus mudik, dengan puncak arus balik diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026.

Untuk menghindari penumpukan kendaraan, Jasa Marga menyarankan agar masyarakat tidak melakukan perjalanan pada waktu-waktu favorit, seperti pagi dan malam hari. Selain itu, pemudik juga diminta mengantisipasi potensi kepadatan di jalur menuju destinasi wisata yang umumnya mengalami peningkatan volume lalu lintas pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Sebagai upaya mengurai kepadatan, Jasa Marga menganjurkan pemudik yang memiliki kelonggaran waktu untuk menggeser perjalanan kembali ke Jabotabek pada periode pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) pada 25-27 Maret 2026. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan perjalanan yang lebih nyaman bagi pengguna jalan.

Selain itu, untuk menarik minat pemudik agar tidak menumpuk di waktu puncak, diskon tarif tol sebesar 30 persen akan diberlakukan kembali pada 26-27 Maret 2026 di sepanjang ruas tol Jasa Marga Group. Diskon ini diharapkan dapat menjadi insentif bagi masyarakat untuk memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel.

Persiapan Perjalanan Aman dan Nyaman di Jalan Tol

Jasa Marga menekankan pentingnya persiapan matang bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan silaturahim maupun kembali ke wilayah Jabotabek melalui jalan tol. Kesiapan perjalanan adalah kunci untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama di perjalanan.

Beberapa hal yang perlu dipastikan antara lain kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta laik jalan. Pengemudi harus dalam kondisi fit, dan kendaraan harus sudah diperiksa kelayakannya sebelum memulai perjalanan.

Selain itu, pemudik diimbau untuk mempersiapkan perbekalan yang cukup, memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM), dan saldo uang elektronik. Ketersediaan hal-hal ini akan sangat membantu menghindari hambatan di tengah perjalanan.

Penting juga bagi pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol, serta menggunakan waktu dengan bijak dan tidak berlama-lama di tempat istirahat agar dapat bergantian dengan pengguna jalan lain, juga merupakan bagian dari perjalanan yang aman dan nyaman.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi