Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Investor Polandia komitmen bangun smelter nikel di Maluku

Investor Polandia komitmen bangun smelter nikel di Maluku Tambang Nikel. a2.sphotos.ak.fbcdn.net

Merdeka.com - Investor Polandia berkomitmen untuk membangun pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter nikel berkapasitas 20 ribu ton di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku. Diperkirakan proyek pembangunan smelter berkapasitas 20 ribu ton tersebut bakal menelan biaya sebesar Rp 2,8 triliun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku Martha Nanlohy, Sabtu (29/3).

"Jadi investor asal Polandia tersebut sedang mengurusi izin pembangunan smelter yang berkapasitas 20 ribu ton. Saya diinformasikan investasi untuk pembangunan smelter dan fasilitas pendukung lainnya diperkirakan menyerap anggaran Rp2,8 triliun," kata Martha, seperti dikutip Antara.

Investor Polandia tersebut bakal bekerja sama dengan PT Manusela Prima Minning (MPM) yang memiliki kuasa penambangan nikel di kawasan itu. Fasilitas lainnya yang segera dibangun adalah pembangkit listrik dengan kapasitas 200 megawatt (MW).

Bupati SBB Jakobus Puttileihalat mengatakan smelter akan mengolah nikel menjadi sponge iron untuk di ekspor. "Smelter tersebut bila rampung, merupakan pertama di Maluku dengan rencana pembangunanya dua tahun," ujarnya.

Berdasarkan eksplorasi, cadangan nikel di SBB mencapai 100 juta ton. Kabupaten itu pertama kali mengekspor nikel ke China sebanyak 20 ribu ton dari rencana 50 ribu ton pada 11 Januari 2014. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP