Intip Penghasilan Aulia Akbar, Pemenang Sayembara Logo IKN Nusantara Pohon Hayat
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan pemenang logo IKN Nusantara pada Selasa (30/5) lalu. Dari beberapa peserta yang ikut sayembara logo IKN Nusantara, akhirnya Jokowi memilih logo pohon hayat. Jokowi menilai logo tersebut sesuai dengan jalan pembangunan IKN Nusantara.
Lalu siapakah pemilik asli logo IKN Pohon Hayat ini? Ya, Aulia Akbar adalah seorang desainer grafis asal Bandung. Dari hasil karyanya ini, akhirnya Akbar menjadi seorang pemenang sayembara logo IKN, dan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp185 juta.
Melansir dari akun instagram resmi @spacelessmind, Jumat (2/6), Akbar merupakan lulus dari jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain di Institut Teknologi Nasional (ITENAS).
Sumber kekayaan yang dimiliki Akbar berasal dari profesinya sebagai seorang desain grafis. Tak hanya itu dia pun aktif mengajar desain grafis secara luring di ITENAS dan daring di Pixel Ninja.
Menariknya lagi, dia juga menjabat sebagai Co-Founder sekaligus desain researcher konsultan bernama POT Branding house dan anggota aktif di Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI).
Melansir dari berbagai sumber, penghasilan bagi pemula desain grafis rata-rata sebesar Rp3,7 juta per bulan tergantung tempat kerja dan wilayahnya. Gaji tersebut nantinya bisa mengalami kenaikan dilihat dari pengalaman yang sudah dilewati oleh sang desainer, biasanya sekitar Rp5 juta sampai Rp6 juta per bulan.
Kendati begitu gaji tersebut bukan menjadi patokan setiap individu desainernya dan tak bisa dijadikan sebuah patokan.
Apabila melihat keahlian dan pengalaman Akbar dalam mendesain logo IKN, tak diragukan lagi, tentu gaji yang akan diterimanya bisa lebih dari gaji rata-rata desain grafis, bahkan dia pun tetap aktif dalam berbagai kegiatan lainnya.
Perlu diketahui, logo IKN yang didesain oleh akbar terinspirasi oleh bentuk penghayatan simbolisme pohon dari barat sampai timur di Indonesia.
Rancangan Nusantara itu disuarakan oleh font 'IKN Sutasoma' yang terinspirasi oleh aksara Pallawa, yang merupakan salah satu aksara tertua di Asia Tenggara yang ditemukan di Kutai, Kalimantan.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya