Ingin Tingkatkan Daya Beli, Pemerintah Perbanyak Insentif Bantuan untuk Masyarakat Miskin dan Menengah Pada Kuartal IV 2025

Pemerintah akan memberikan banyak insentif bagi masyarakat miskin dan menengah pada kuartal IV tahun ini.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Ingin Tingkatkan Daya Beli, Pemerintah Perbanyak Insentif Bantuan untuk Masyarakat Miskin dan Menengah Pada Kuartal IV 2025
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu (humas kemenkeu)

Kementerian Keuangan mengatakan pemerintah akan mempercepat realisasi belanja Kementerian dan Lembaga pada kuartal IV tahun ini yang akan berakhir 3 bulan lagi.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyampaikan pemerintah juga akan memberikan stimulus insentif bantuan untuk masyarakat miskin dan menengah pada kuartal IV 2025 ini.

"Kita ingin memperbaiki daya beli dan kita harapkan agar dampaknya terasa," kata Febrio di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Kamis (9/10).

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu Pandasurya

Menurut Febrio, sejak pemerintah memindahkan uang cash Rp 200 triliun bulan lalu kepada bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), ada realisasi yang menggembirakan. Bukan hanya bank-bank tersebut mendapat tambahan likuiditas, tapi juga karena bunganya lebih murah.

"Kita ingin lihat disalurkan ke sektor riil. Kelihatannya simpel tapi dampaknya ke pertumbuhan kredit cukup baik," kata Febrio.

Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal menembus angka tertinggi di tahun ini pada kuartal IV-2025. Bahkan, angka tersebut lebih tinggi dibanding kuartal I (4,87 persen), kuartal II (5,12 persen), dan kuartal III yang diperkirakan masih dalam fase pelemahan.

"Ke depannya saya yakin triwulan ketiga mungkin agak lambat karena sempat ada kekecewaan. Tapi triwulan keempat saya yakin pertumbuhannya lebih bagus dibanding triwulan-triwulan sebelumnya," ujar Menkeu Purbaya saat dijumpai di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9).

"Saya yakin akan di atas 5,5 persen, triwulan ke-IV ya," dia menegaskan.

Menurut Purbaya, pasar dan sektor keuangan memang sempat terganggu di kuartal ketiga 2025. Seperti adanya kenaikan suku bunga deposito valuta asing (valas) dari bank Himbara hingga 4 persen, yang bukan berasal dari instruksinya.

Rekomendasi