Harga Tiket Mahal, Jumlah Penumpang Pesawat Turun di 2018

Selasa, 15 Januari 2019 19:36 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Harga Tiket Mahal, Jumlah Penumpang Pesawat Turun di 2018 Ilustrasi Pesawat. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie mengungkapkan mahalnya tiket pesawat pada periode high season yaitu Natal dan Tahun Baru membuat jumlah penumpang di Desember 2018 mengalami penurunan. Penurunan tersebut cukup signifikan dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

"Pada bulan Desember kemarin ini terjadi penurunan jumlah pengguna pesawat terbang secara nasional turun 9,75 persen dibanding Desember 2017, ini cukup signifikan karena untuk setahun pertumbuhan jumlah penumpang rata-rata 10 persen. Desember malah turun," kata dia dalam sebuah acara diskusi di Kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (15/1).

Dia mengungkapkan, di enam bandara besar yang selalu dijadikan sampel seperti Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Bandar Udara Internasional Juanda,Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Bandar Udara Internasional Kuala Namu, dan Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman penurunan penumpang terjadi hingga 14 persen.

Direktur Utama Garuda Indonesia Airlines (GIA), I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) mengungkapkan hal serupa. Tingkat penjualan tiket pesawat mengalami penurunan yang lumayan besar.

"Kenaikan penjualan flat karena tadi disampaikan desember 2018 itu turun," ujarnya.

Akan tetapi, semenjak harga tarif pesawat kembali beberapa hari lalu kembali terjadi kenaikkan penjualan tiket. Namun kenaikanya tidak terlalu besar karena sudah mulai memasuki low season.

"Sekitar 10 persen. Tidak terlalu tinggi karena ini masuk low season," ujarnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini