Harga gas bumi untuk rumah tangga paling murah di DKI, termahal di Sorong

Sabtu, 11 November 2017 15:00 Reporter : Saugy Riyandi
Harga gas bumi untuk rumah tangga paling murah di DKI, termahal di Sorong Gas bumi untuk rumah tangga. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengungkapkan harga gas di setiap daerah berbeda-beda. Sebab, sumber gas bumi juga memiliki harga berbeda-beda dan ditetapkan SKK Migas.

"Harganya beda karena alokasi pasokannya tidak satu tempat. Seperti Jawa bagian Barat itu alokasinya dari Sumatera, wilayah lain beda lagi. Harga juga ditentukan oleh SKK Migas," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/11).

Menurutnya, saat ini Jakarta merupakan lokasi dengan harga gas yang paling murah. Sementara yang paling mahal di Sorong dengan kisaran harga mencapai Rp 6.000 per meter kubik.

PGN mencatat untuk jumlah pelanggan rumah tangga hingga 30 September 2017 tercatat sebanyak 177.170 pelanggan. Angka itu setara 0,4 persen dari total penjualan PGN.

"Itu belum dengan 200.000 pelanggan rumah tangga dari pemerintah. Kita sudah survei mereka mau tidak pakai elpiji lagi? Katanya tidak mau, mereka lebih senang pakai gas bumi," jelasnya.

Sementara, penjualan untuk pelanggan industri dan pembangkit listrik mendominasi 97,1 persen, meskipun jumlahnya hanya 1.739 pelanggan. Sementara untuk pelanggan komersial dan UMKM sebanyak 2,5 persen dengan pelanggan sebanyak 1.984 pelanggan. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini