Advertisement
Advertisement
Dilansir Liputan6.com, Asosiasi Usaha Menengah Indonesia (AUMI), sebagai salah satu mitra pendukung acara, memandang GSEI sebagai platform penting untuk mendorong antusiasme perdagangan dalam negeri khususnya dalam industri elektronik di Indonesia.
Advertisement
ujar Muhammad Hasan, Sekretaris Jenderal AUMI.
Sementara, Presiden Direktur Adhouse Clarion Events Toerangga Putra, penyelenggara GSEI mengungkapkan, ada 400 pabrik dan pemasok terkemuka berasal dari Indonesia, China, Taiwan, Hongkong dan Korea Selatan, yang membawa lebih dari 50.000 produk elektronik terbaru dan inovatif.
Menurut Toerangga, ajang ini bukan hanya sebuah pameran dagang, tetapi juga merupakan kesempatan bagi distributor, supplier, dan pemilik merek OEM/ODM untuk mengeksplorasi produk terkini dan inovatif.
Advertisement
Nantinya, juga akan ada pertukaran pengetahuan melalui konferensi industry, yang akan membahas pembaruan regulasi terkini, tata cara sourcing produk dari luar negeri, pengetahuan bisnis impor, dan pajak impor.
Ini memberikan pengunjung kesempatan untuk melihat langsung produk elektronik terbaru, memahami lebih dalam proses impor dan menjalin kemitraan strategis dengan pemasok.
Suasana pameran Global Sources Electronics Indonesia (GSEI) 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (7/12/2023).
Advertisement