Fakta Mengejutkan: Bulog Salurkan 2 Ton Beras dan Dirikan Posko Bencana untuk Korban Banjir Bali

Perum Bulog bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat dan mendirikan posko untuk korban Banjir Bali, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi di tengah masa tanggap darurat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Mengejutkan: Bulog Salurkan 2 Ton Beras dan Dirikan Posko Bencana untuk Korban Banjir Bali
Perum Bulog bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat dan mendirikan posko untuk korban Banjir Bali, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi di tengah masa tanggap darurat. (Merdeka.com)

Perum Bulog telah mengambil langkah cepat dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali. Mereka menyalurkan bantuan tanggap darurat dan mendirikan posko bencana untuk para korban. Upaya ini bertujuan membantu pemulihan masyarakat yang terdampak parah.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Kantor Wilayah Bulog Bali, dimulai sejak Sabtu (13/9). Fokus utama adalah memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi selama masa tanggap darurat. Ini menunjukkan komitmen Bulog dalam tanggung jawab sosialnya.

Lokasi posko tanggap darurat didirikan di Denpasar, tepatnya di Kantor Wilayah Bulog Kanwil Bali dan di Banjar Dakdakan. Langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang meninjau langsung lokasi banjir di Kabupaten Badung. Presiden menekankan pentingnya distribusi bantuan yang cepat dan merata.

Perum Bulog, melalui Kantor Wilayah Bali, menunjukkan respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Dewata. "Perum Bulog melalui Kantor Wilayah Bali bergerak cepat dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali," kata Pemimpin Bulog Kantor Wilayah Bali M. Anwar. Inisiatif ini merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Sebagai wujud konkret, Bulog mendirikan dua posko tanggap darurat di Denpasar. Posko tersebut berlokasi di Kantor Wilayah Bulog Kanwil Bali dan di Banjar Dakdakan, Jalan Ken Arok No.20 B, Peguyangan. Keberadaan posko ini mempermudah distribusi bantuan kepada korban banjir.

Bantuan yang telah disalurkan oleh Bulog meliputi 2.000 kilogram beras dan 250 paket sembako. Setiap paket sembako berisi beras premium kemasan 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula konsumsi 1 kg. Selain itu, Bulog juga menyediakan makan siang dan makan malam gratis setiap hari di posko selama masa tanggap darurat.

M. Anwar menegaskan, "Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk hadir dan membantu masyarakat yang terdampak banjir di Bali." Bantuan ini diharapkan mampu memberikan dukungan nyata bagi korban banjir agar dapat segera bangkit dari situasi sulit ini.

Upaya tanggap darurat yang dilakukan Perum Bulog sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Presiden secara langsung meninjau lokasi banjir di Kabupaten Badung untuk melihat kondisi di lapangan. Kunjungan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana.

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo mendengar keluhan warga dan mengecek kondisi rumah yang rusak akibat banjir. Beliau memerintahkan jajarannya untuk segera membantu perbaikan rumah dan memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi. Presiden menekankan agar distribusi bantuan dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan merata, termasuk ke wilayah yang sulit dijangkau.

Sementara itu, data sementara per Jumat (12/9) pukul 14.00 WITA menunjukkan dampak serius dari banjir di Bali. Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir mencapai 17 orang dan lima orang masih dalam pencarian. Korban jiwa tersebar di Denpasar (11), Jembrana (2), Gianyar (3), dan Badung (1).

Provinsi Bali saat ini berada dalam masa tanggap darurat pasca-bencana banjir yang ditetapkan selama satu minggu. Masa tanggap darurat ini dimulai sejak Rabu (10/9). Pemerintah fokus pada evakuasi korban dan pemenuhan kebutuhan logistik bagi para pengungsi untuk mempercepat pemulihan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi