DPR Beri Waktu PLN Investigasi Penyebab Listrik Padam

Selasa, 6 Agustus 2019 18:09 Reporter : Dwi Aditya Putra
DPR Beri Waktu PLN Investigasi Penyebab Listrik Padam pln. Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Maman Abdurahman memberikan waktu kepada PT PLN (Persero) untuk melakukan investigasi secara menyeluruh. Dengan demikian, tidak ada spekulasi mengenai penyebab dugaan awal yang sebelumnya tengah beredar di masyarakat.

"Karena ini terkait dengan sistem besar Jawa-Bali. Jadi saya pikir kita kasih kesempatan pada PLN untuk melakukan investigasi secara menyeluruh," katanya katanya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/8).

Anggota Fraksi Golkar ini juga mengapresiasi perseroan yang bersedia memberikan kompensasi atau ganti rugi kepada masyarakat. Pihaknya pun akan terus mengawasi dan mengontrol PLN ke depan agar kejadian serupa tak terulang lagi.

"Alhamdulillah PLN sudah memastikan semua sudah hidup, dan kedua terkait kompensasi juga sudah diputuskan. Jadi kita apresiasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Plt Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sripeni Inten Cahayani menyampaikan bahwa pihak PLN akan melakukan investigasi terkait insiden listrik padam yang terjadi. PLN menyatakan bahwa pihaknya masih membutuhkan waktu dalam melakukan investigasi.

"Kami sampaikan kepada Komisi VII DPR bahwa kami membutuhkan waktu untuk investigasi. Kami akan melaporkan secara berkala hasil investigasi ini kepada Komisi VII untuk ikut mengawasi bagaimana proses investigasi ini berjalan. Agar hasilnya bisa dijadikan sebagai improvement agar tidak terjadi lagi," ujar Sripeni.

Dalam investigasi yang akan dilakukan, PLN pun akan melibatkan pakar-pakar ahli untuk mencari tahu penyebab insiden yang telah terjadi. Namun, PLN sendiri belum bisa memastikan apakah pakar tersebut dari pihak internal atau eksternal.

"Pakar ini bisa dari narasumber atau dari luar (PLN) yang mengerti mengenai kesisteman. Bisa dari perguruan tinggi dan sebagiannya supaya ini fair. Tapi, kami ingin adanya narasumber dari luar juga karena kami membutuhkan," imbuhnya. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini