Cerita warga Tarakan sempat gunakan elpiji Malaysia Rp 400.000 per tabung

Sabtu, 11 November 2017 17:00 Reporter : Saugy Riyandi
Cerita warga Tarakan sempat gunakan elpiji Malaysia Rp 400.000 per tabung Gas elpiji 12 kg. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendapatkan penugasan dalam mendistribusikan gas bumi melalui jaringan gas rumah tangga di seluruh Indonesia. Tahun depan, PGN akan menggenjot penyaluran gas bumi ke Tarakan, Kalimantan Utara.

"Tarakan akan dijadikan kota percontohan dan hampir seluruh rumah tangga di sana sudah menggunakan gas bumi," ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Dilo Seno Widagdo, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/11).

Kota Tarakan dipilih menjadi proyek percontohan lantaran kota tersebut dekat sumur gas. Ironisnya, sebagian warga Tarakan sebelumnya menggunakan gas elpiji yang langka. Akhirnya, sebagian masyarakat Tarakan menggunakan elpiji dari Petronas dengan harga sangat mahal.

"Di sana elpiji susah. Kalau ada harganya mahal. Jadi yang 12 Kg punya Petronas mungkin harganya sekitar Rp 400.000, bayangin di sini kita temuin LPG Rp 140.000. Makanya kita coba yang dekat sumur gas seharusnya diprioritaskan dulu selain buat industrial juga buat jargas," jelasnya.

Dilo mengatakan, saat ini pelanggan PGN rumah tangga dari jargas di Tarakan sekitar 25.000 pelanggan. Dia berharap, tahun depan akan ada tambahan pelanggan sebanyak 4.000 pelanggan.

Pada tahun ini, PGN mendapatkan penugasan untuk membangun dan mengoperasikan jargas rumah tangga sebanyak 26.000 sambungan rumah tangga (SR). Jargas tersebut dibangun di Bandar Lampung, Musi Banyuasin, Mojokerto dan Rusun milik Kementerian PUPR. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini