Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menyambut antusias rencana penambahan rute penerbangan internasional menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bupati Edistasius Endi menyatakan bahwa langkah ini akan secara signifikan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi pariwisata super prioritas tersebut. Pernyataan ini disampaikan di Labuan Bajo pada Jumat, 13 September, menanggapi potensi masuknya maskapai baru.
Rencana tersebut muncul setelah maskapai Jetstar Asia menghentikan layanan penerbangan langsung rute Singapura-Labuan Bajo mulai 31 Juli 2025. Kini, satu maskapai penerbangan internasional lain telah menunjukkan ketertarikan untuk mengisi kekosongan rute vital tersebut. Minat ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan sektor pariwisata di Labuan Bajo.
Menurut Bupati Edistasius Endi, informasi awal menyebutkan maskapai Scoot sebagai kandidat kuat, meskipun konfirmasi lebih lanjut masih diperlukan dari pihak Bandara Labuan Bajo. Koordinasi lisan telah dilakukan, menandakan keseriusan dalam upaya menarik lebih banyak Penerbangan Internasional Labuan Bajo.
Advertisement
Advertisement
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menegaskan dukungannya terhadap rencana penambahan rute Penerbangan Internasional Labuan Bajo. Ia berharap agar Labuan Bajo semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, yang merupakan salah satu pilar utama ekonomi lokal. Peningkatan konektivitas udara ini menjadi kunci untuk mencapai target tersebut.
Minat dari maskapai internasional seperti Scoot muncul setelah Jetstar Asia memutuskan untuk menghentikan operasional rute Singapura-Labuan Bajo. Meskipun demikian, pihak Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo masih perlu melakukan konfirmasi resmi terkait detail dan jadwal penerbangan. Proses ini melibatkan koordinasi yang intensif antara berbagai pihak terkait.
Saat ini, Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo telah melayani rute penerbangan internasional Kuala Lumpur-Labuan Bajo pergi-pulang (PP). Rute ini dioperasikan oleh maskapai AirAsia sejak September 2024, menunjukkan potensi besar Labuan Bajo sebagai gerbang pariwisata internasional. Kehadiran rute baru diharapkan dapat melengkapi dan memperkuat posisi ini.
Advertisement
Advertisement
Selain fokus pada Penerbangan Internasional Labuan Bajo, Bupati Edistasius Endi juga mendorong pembukaan rute penerbangan domestik baru. Salah satu rute yang menjadi prioritas adalah dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Pembukaan rute ini diperkirakan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik hingga 30 persen.
Makassar dianggap sebagai 'hub' penting untuk wilayah Indonesia Timur, sehingga konektivitas dari sana akan sangat berdampak positif. Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo, Ceppy Triono, sebelumnya telah mengonfirmasi minat Scoot. Ia menyatakan bahwa rute Singapura-Labuan Bajo memiliki prospek yang sangat menjanjikan dengan harga tiket yang cenderung tinggi.
Meskipun Scoot tertarik, Ceppy Triono menjelaskan bahwa realisasi rute baru ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Maskapai masih membutuhkan waktu untuk mengatur rotasi pesawat dan kru, serta mengurus perizinan yang diperlukan di Singapura. Proses ini memerlukan persiapan matang untuk memastikan kelancaran operasional Penerbangan Internasional Labuan Bajo.
Advertisement
Advertisement
Data terbaru dari Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) menunjukkan tren positif dalam kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo. Pada tahun 2024, sebanyak 334.206 orang tercatat melakukan kunjungan wisata ke Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Angka ini mencerminkan daya tarik yang kuat dari destinasi tersebut.
Kunjungan wisatawan pada tahun 2024 didominasi oleh wisatawan mancanegara, dengan total 226.948 orang. Sementara itu, wisatawan domestik berjumlah 107.258 orang. Proporsi ini menunjukkan bahwa Labuan Bajo memiliki daya tarik global yang signifikan, diperkuat oleh keindahan alam dan keunikan satwa komodo.
Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga, menambahkan bahwa angka kunjungan wisatawan terus mengalami kenaikan setiap tahun sejak 2022. Pada tahun 2022, jumlah kunjungan mencapai 182.676 orang, dan meningkat menjadi 300.488 orang pada tahun 2023. Peningkatan ini menjadi indikator keberhasilan promosi dan pengelolaan pariwisata di Labuan Bajo.
Advertisement
Sumber: AntaraNews