BI Layani Penukaran Uang Rusak Akibat Banjir di Jabodetabek
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) melayani penukaran uang Rupiah yang rusak akibat banjir di kawasan Jabodetabek. Untuk menukarkan uang, masyarakat bisa mendatangi loket-loket di kantor Bank Indonesia.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, ada beberapa kriteria uang rusak yang dapat ditukarkan. Uang rupiah rusak yang dapat ditukarkan adalah uang tersebut merupakan uang asli, dan fisik kertas masih utuh minimal 2/3 bagian dari keseluruhan fisik uang itu.
"Selain syarat-syarat itu, bawa saja ke loket BI. Nanti akan dibantu petugas," kata Onny dikutip Antara, Jumat (3/1).
Namun, BI hanya melayani penukaran untuk uang berdenominasi rupiah yang rusak terendam banjir. Bank Sentral tidak akan melayani penukaran uang valuta asing.
"Uang rupiah bisa dengan beberapa kriteria. Uang valas tidak bisa," ujar Onny.
Operasional Sistem Pembayaran
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSelain itu, BI juga turut memastikan kegiatan operasional sistem pembayaran dan operasi moneter tetap berjalan normal di tengah bencana banjir Jabodetabek. Otoritas juga akan menjaga kondisi pasar uang tetap berjalan lancar dan normal guna menjaga likuiditas dan stabilitas perekonomian.
"BI akan senantiasa berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga/otoritas terkait lainnya untuk menjamin kelangsungan layanan sistem pembayaran nontunai dan tunai secara aman dan lancar bagi masyarakat," katanya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya