BCA dan AIA luncurkan produk asuransi penyakit kronis dengan harga terjangkau

Kamis, 11 Oktober 2018 17:39 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Asuransi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan AIA dalam meluncurkan produk terbaru yakni Proteksi Penyakit Kritis Maksima (PRIMA). Ini bertujuan sebagai solusi proteksi jiwa dan penyakit kritis yang biayanya masih mahal.

"BCA bersama AIA mengambil langkah dengan menawarkan solusi proteksi jiwa dan penyakit kritis yang saat ini semakin mahal biayanya," kata Direktur BCA, Suwignyo Budiman di Kawasan Setiabudi, Jakarta, Kamis (11/10).

Suwignyo mengatakan PRIMA adalah produk asuransi tradisional yang memberikan proteksi penyakit kritis seumur hidup. Cukup dengan membayar premi 10 atau 20 tahun, nasabah bisa mendapatkan perlindungan tiga risiko, yakni penyakit kritis, meninggal, dan meninggal akibat kecelakaan.

Produk asuransi tradisional yang memberikan proteksi penyakit kritis seumur hidup ini merupakan yang pertama dipasarkan melalui jalur distribusi bancassurance melalui BCA. "Dan diharapkan dapat memberikan multiple coverage kepada masyarakat terhadap proteksi kesehatannya, tutup Suwignyo.

Dalam kesempatan serupa, Presiden Direktur AIA Financial Ben Ng, mengatakan Kemitraan strategis AIA dan BCA yang sudah terjalin lebih dari 10 tahun merupakan wujud rencana strategis AIA dalam memperkuat jalur distribusi bancassurance.

"Peluncuran PRIMA dilandasi atas kesamaan visi kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi perencanaan keuangan dan proteksi yang komprehensif. Melalui kemitraan dengan BCA, kami berharap dapat membuka akses inklusi asuransi jiwa yang lebih luas serta mengedukasi masyarakat akan pentingnya memiliki perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk proteksi penyakit kritis," ujarnya.

PRIMA memberikan perlindungan terhadap 60 kondisi penyakit kritis major (termasuk kanker dan serangan jantung), dan Tindakan Bedah Angioplasti dengan premi terjangkau mulai dari Rp 300 ribu dengan masa pembayaran premi yang dapat dipilih yaitu 10 atau 20 tahun, dan manfaat nilai tunai.

Nasabah akan mendapat perlindungan hingga seumur hidup, premi yang dibayarkan juga tetap berdasarkan usia masuk dan tidak berubah sepanjang masa pembayaran. Dengan premi yang terjangkau dan perlindungan seumur hidup menjadikan PRIMA sebagai sebuah proteksi yang dapat menjangkau berbagai usia.

PRIMA diluncurkan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat akan tingginya biaya yang dikeluarkan untuk penyakit kritis. AIA Healthy Living Index Survey 2018 menunjukkan bahwa 87 persen masyarakat Indonesia sangat mencemaskan biaya untuk pengobatan penyakit kritis.

Penyakit yang dianggap akan menimbulkan dampak finansial yang serius adalah kanker (53 persen), penyakit jantung (47 persen) dan diabetes (31 persen). Untuk pengobatan penyakit seperti kanker, 31 persen menyatakan mereka membayar menggunakan uang tabungan dan 28 persen melalui asuransi.

Adapun Asuransi PRIMA menawarkan sejumlah manfaat bagi para pemegangnya. Antara lain, manfaat meninggal sebesar 100 persen uang pertanggungan, manfaat meninggal akibat kecelakaan sebesar 200 persen uang pertanggungan, penyakit kritis minor sebesar 100 persen uang pertanggungan, tindakan bedah angioplasti sebesar 25 persen uang pertanggungan (maksimal Rp250 juta), penyakit kritis minor (opsional) sebesar 25 persen uang pertanggungan, dan manfaat akhir polis sebesar 100 persen uang pertanggungan. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini