Banjir Parah di Awal 2020, Bagaimana Nasib Saham Emiten di Pasar Modal?

Kamis, 2 Januari 2020 13:51 Reporter : Dwi Aditya Putra
Banjir Parah di Awal 2020, Bagaimana Nasib Saham Emiten di Pasar Modal? Mobil Terendam Banjir. ©2020 Liputan6.com

Merdeka.com - Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hasan Fawzi, memastikan bahwa banjir yang melanda daerah DKI Jakarta dan sekitarnya tidak berpengaruh terhadap pergerakan indeks saham di pasar modal Indonesia. Seperti diketahui, pada hari ini perdagangan bursa kembali dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 13,58 poin atau 0,22 persen ke level 6.313,12. Pada pembukaan pada pukul 09.00 WIB, IHSG masih menghijau dengan naik 13,63 poin atau 0,19 persen menjadi 6.311,57.

"Ini tidak terlalu berdampak ke perdagangan saham di hari pertama," kata dia saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1).

Kendati begitu, dirinya tetap mewaspadai dan mencermati dampak banjir yang terjadi. "Tapi indeks cenderung moderat, tidak ada respon negatif berlebihan," kata dia.

Dia menambahkan, faktor alam memang tidak berdampak langsung secara fisik terhadap pasar modal Indonesia. Sementara, meski banjir, para pelaku pasar modal bisa melakukan transaksi di mana pun dan bisa dilakukan setiap saat.

1 dari 2 halaman

Pool Taksi Blue Bird Terendam Banjir

Banjir yang melanda sejumlah titik di DKI Jakarta juga merendam kawasan pool taksi Blue Bird di Kramat Jati, belakang Pasar Hek, Jalan Pondok Gede, Jakarta Timur. Puluhan mobil taksi kelelep sampai atap setelah Pool Blue Bird diterjang banjir akibat dilanda hujan sejak Selasa (31/12) malam.

Lokasi pool taksi yang tertutup dan berada di cekungan membuat luapan air dari Kali Cipinang tak mempunyai akses pembuangan. Limpahan air bercampur sampah membuat pintu depan pool taksi tersendat.

Sementara itu, Direktur Marketing PT Blue Bird, Amelia Nasution mengatakan pihaknya fokus melakukan evakuasi dan pendataan terhadap unit operasional yang terdampak dari banjir ini.

"Hari ini Bluebird tetap memberikan layanan kepada masyarakat melalui pool-pool dan unit layanan yang tidak terkena dampak banjir," jelas dia dalam keterangannya, Rabu (1/1).

2 dari 2 halaman

Sejumlah Jalan Tol Ditutup

Sejumlah jalan tol di Jakarta dan sekitarnya ditutup akibat banjir. Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, pihaknya masih menutup sejumlah jalan tol akibat genangan air yang masih ada.

"Km 14 arah Bandara Soekarno-Hatta maupun arah Semanggi saat ini ditutup sementara, lalu lintas dialihkan melewati Tanjung Priok atau Jalan Tol Wiyoto Wiyono," kata Heru, Rabu (1/1).

Selain itu, Simpang Susun Cawang terdapat genangan di terowongan Cawang ke arah Jalan Tol Jagorawi. Kendaraan dari arah Cawang dialihkan ke Tanjung Priok atau Jalan Tol Wiyoto.

"Kendaraan dari arah Bekasi menuju Tanjung Priok dialihkan ke Jalan Tol Dalam Kota," ungkap Heru.

Sementara itu, Gerbang Tol (GT) Tanjung Duren dibuka, dan seluruh gardu beroperasi penuh. "GT Cikunir 4 arah Bintara dibuka, sedangkan untuk arah Jatiasih masih ditutup," jelas Heru.

Sedangkan untuk di Tol Jagorawi, genangan ada yang telah surut. "Genangan air di KM 03 arah Bogor maupun arah Jakarta saat ini telah surut dan telah dapat dilalui 4 lajur kendaraan," katanya.

[bim]

Baca juga:
Hambat Distribusi dan Buat Harga Mahal, Banjir Dipastikan Kerek Inflasi
Banjir di Karawang, 812 Orang Mengungsi
Fokus Evakuasi Warga, Anies Tak Bisa Prediksi Banjir Surut Dalam Waktu Dekat
Warga Bukit Duri Tewas Tenggelam Dalam Banjir yang Rendam Rumahnya
Mobil-Mobil Terendam Banjir di Kawasan Kemang
Kepala BNPB Akui Penanganan Banjir Kemarin Lambat Karena Personel Terbatas
ANRI Gratiskan Restorasi Arsip Keluarga yang Rusak Karena Banjir

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini