Bandara Sepinggan Jadi yang Terbaik di Dunia Versi Airports Council International

Jumat, 8 Maret 2019 21:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Bandara Sepinggan Jadi yang Terbaik di Dunia Versi Airports Council International Bandara Sepinggan. ©blogspot.com

Merdeka.com - Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan menjadi bandara terbaik di mata Airports Council International. Dalam penilaian Airport Service Quality (ASQ) Awards 2019, bandara di Pantai Sepinggan menjadi yang terbaik di kategori kapasitas penumpang 5-15 juta.

"Tahun lalu kami runner up atau terbaik kedua," kata General Manager PT Angkasa Pura I Sepinggan Farid Indra Nugraha, seperti dikutip dari Antara, Jumat (8/3).

Bandara Sepinggan meraih penghargaan dalam 4 kategori, yaitu Best Airport by Size and Region atau bandara terbaik untuk 5-15 juta penumpang per tahun di kawasan Asia Pasifik, Best Environment and Ambience atau bandara dengna lingkungan dan suasana terbaik, Best Customer by Size atau pelayanan penumpang terbaik, dan Best Infrastructure and Facilitation atau bandara dengan infrastruktur dan fasilitas terbaik.

Menurut GM Farid, penilaian terbaik itu berdasar hasil survai ACI yang berpusat di Montreal, Kanada. ACI adalah organisasi bandar udara di dunia dan satu tugasnya adalah menetapkan standard acuan tentang bandara untuk mendapatkan tingkat kepuasan penumpang terbaik.

"Hasil survai untuk 2018 baru diumumkan pada 6 Maret lalu. Hasilnya, sekali lagi, Bandara Sepinggan menjadi yang terbaik di dunia," kata Farid.

Director General ACI World Angela Gitten menambahkan bahwa saat ini pelayanan terbaik kepada pelanggan adalah ukuran kemajuan bisnis dan cerminan kreativitas orang-orang di balik layanan itu.

Oleh karena itu, ACI menggelar QSA untuk memberi pengukuran dan penilaian obyektif, juga membuat perbandingan antarbandara di dunia untuk memicu kinerja yang lebih baik.

ACI melakukan survai kepuasan penumpang dan mengumumkan hasilnya sejak 2006. Setiap tahun dalam 42 bahasa, tidak kurang dari 600 ribu pengguna jasa bandara di 84 negara diwawancarai dalam survai itu.

Para pewawancara memperhatikan 37 indikator, terutama akses ke bandara, meja pendaftaran penumpang atau check in counter, pemeriksaan keamanan (security checking), toilet, dan fasilitas belanja, serta restoran. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini