Aset Bank Mandiri di luar negeri tembus USD 3 miliar
Merdeka.com - Bank Mandiri terus memperkuat kantor luar negeri untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan transaksi perdagangan Indonesia di dunia internasional. Saat ini, jaringan kantor cabang di luar negeri menyebar di berbagai negara seperti Singapura, Hong Kong, China, Timor Leste dan perusahaan anak di Inggris serta Malaysia.
Direktur Treasury and Markets Bank Mandiri, Pahala N Mansury mengatakan, ekspansi ini diharapkan dapat mendorong perluasan jaringan bisnis perusahaan dari Indonesia ke pusat keuangan internasional.
"Hingga akhir 2015, kantor luar negeri kami mencatatkan aset USD 3 miliar dengan total pendapatan mencapai USD 100 juta," ujarnya di Jakarta, Kamis (6/4).
Menurutnya, kantor luar negeri juga untuk meningkatkan kontribusi pada program pemerintah dalam mempromosikan ekspor Indonesia, dengan menyediakan jasa perbankan yang dapat memperlancar perdagangan maupun pelaksanaan proyek transaksional yang ditangani oleh pelaku usaha Indonesia.
"Kami memberikan layanan yang komprehensif terhadap pelaku usaha Indonesia yang membutuhkan cross border banking services," jelas dia.
Selain itu, melalui kantor luar negeri ini perseroan dapat merintis bisnis dan mengembangkan peluang kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang berada di negara tempat kantor ataupun perusahaan dari negara lainnya yang berminat melakukan perdagangan dan penanaman modal di Indonesia serta sebaliknya.
Total outstanding kredit kantor luar negeri Bank Mandiri mencapai USD 1.518 juta dengan tiga sektor pembiayaan terbesar meliputi pemerintahan, perdagangan dan pertambangan.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya