Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apel impor berbahaya, pemerintah ajak konsumsi buah lokal

Apel impor berbahaya, pemerintah ajak konsumsi buah lokal apel merah. ©2012 publicdomainpictures.net

Merdeka.com - Apel jenis Granny Smith dan Gala asal Amerika Serikat (AS) membuat masyarakat dunia resah lantaran tujuh orang meninggal usai mengonsumsi buah itu. Kementerian Pertanian mengimbau masyarakat Indonesia lebih cermat dalam memilih buah.

Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian Banun Harpini mengungkapkan, atas kejadian ini pihaknya menyarankan agar masyarakat lebih mengutamakan buah dan sayur dalam negeri. Hal ini dilakukan guna menjaga keamanan.

"Makan buahnya lokal saja. Hati-hati makan buah impor. Kaya sekarang lagi musim manggis sama salak," kata Banun di Jakarta, Senin (26/1).

Berdasarkan perjanjian SPS WTO, setiap negara berhak melindungi kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan serta penyakit menular dari perdagangan komoditi pertanian. Maka itu, sesuai undang-undang nomor 16 tahun 1992, pihaknya merasa berhak menjaga distribusi buah dan sayur segar yang masuk ke Indonesia.

Maka dari itu, lanjut Banun, guna mencegah beredarnya berbagai hal negatif akibat buah dan sayur impor, pihaknya menyarankan agar melakukan prosedur dasar dalam membersihkannya.

"Kita harus mencuci buah dan sayur di air mengalir. Agar bersih. Jangan cuci asal-asalan," ungkapnya.

Dia kembali menegaskan agar masyarakat gencar kampanyekan buah lokal. "Mari kita makan buah lokal," terangnya.

Seperti diketahui, apel jenis Granny Smith dan Gala asal Amerika disetop peredarannya. Buah itu dilaporkan mengandung bakteri Listeria monocytogenes di mana berbahaya bagi ibu hamil, bayi, anak-anak, dan orang dewasa.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP