Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

AP I Sebut Pelarangan Umroh Pengaruhi 90 Penerbangan ke Arab Saudi per Bulan

AP I Sebut Pelarangan Umroh Pengaruhi 90 Penerbangan ke Arab Saudi per Bulan Masjidil Haram. © Native Pakistan

Merdeka.com - Arab Saudi untuk sementara melarang ibadah umrah ke Makkah dan Madinah, tak hanya untuk seluruh negara namun juga bagi seluruh warganya dan mereka yang tinggal di negara itu karena wabah corona. Kantor berita pemerintah, SPA, mengatakan keputusan itu akan dikaji secara reguler dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi menilai, kebijakan pelarangan umroh akibat wabah Virus Corona dapat mempengaruhi 90 penerbangan per bulan ke Saudi Arabia.

"Kebijakan pelarangan umroh ini cukup berdampak ke Angkasa Pura I, karena kalau kita melihat jemaah umroh yang melalui bandara AP I ini juga cukup banyak sekitar 90 penerbangan per bulan ke Saudi Arabia," ujar Faik dikutip Antara, Jumat (6/3).

Meski demikian, Angkasa Pura I belum menghitung dampak terhadap bisnis non-penerbangannya atau non-aero, di mana BUMN pengelola bandara itu memiliki bisnis komersial seperti restoran, toko ritel dan sebagainya.

Namun secara umum, kalau penerbangannya berkurang, maka penumpang yang datang berkurang dan yang belanja juga akan berkurang. "Kemungkinan nanti dampak di bulan Maret, dan April dengan adanya penghentian umroh tentu saja ini akan lebih besar lagi," imbuhnya.

Kasus Virus Corona di Saudi Arabia

Saudi melaporkan kasus pertama corona pada Senin kemarin. Pemerintah menyatakan pasien yang terinfeksi itu adalah warga Saudi yang baru pulang dari Iran. Iran menjadi negara terbanyak pasien corona meninggal di luar China.

Kemarin Saudi memastikan pasien kedua terinfeksi virus corona. Dia juga diketahui masuk ke Saudi dari Bahrain setelah bepergian ke Iran.

Juru bicara Kementerian Kesehatan mengatakan Saudi tengah menyiapkan 25 rumah sakit untuk menangani kasus virus corona.

Hampir tujuh juta jemaah mengunjungi Makkah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah umrah. Sebelum mengunjungi Saudi, jemaah kini diminta menyertakan sertifikat vaksinasi dalam pengajuan visa.

Belum diketahui seberapa lama pelarangan umrah ini akan diterapkan. Sejauh ini belum ada konfirmasi dari otoritas Saudi tentang apakah wabah corona ini akan mempengaruhi pelaksanaan ibadah haji pada Juli mendatang.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP