Ada 240 mal dan pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia

Minggu, 31 Maret 2013 16:38 Reporter : Sri Wiyanti
Ada 240 mal dan pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia kota kasablanka. ©blogspot.com

Merdeka.com - Stabilitas ekonomi nasional yang kuat di kisaran 6 persen per tahun, tidak lepas dari peran kekuatan ekonomi domestik. Salah satu kekuatan sekaligus mesin penggerak ekonomi nasional adalah tingginya sektor konsumsi.

Masyarakat Indonesia yang cenderung konsumtif secara tidak langsung menyuburkan bisnis sektor-sektor yang bergerak di bidang konsumsi, salah satunya pusat perbelanjaan atau mal.

Jangan heran jika pusat perbelanjaan semakin menjamur. Pusat perbelanjaan besar, seperti mal dan hypermart, tumbuh seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Kini, pusat perbelanjaan besar tidak hanya ditemui di Ibu Kota Jakarta. Tapi mudah ditemui di berbagai daerah.

"Mal dan pusat belanja mulai merambah ke berbagai daerah," ungkap Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Handaka Santosa kepada merdeka.com, Minggu (31/3).

Data APPBI menyebutkan, Jakarta masih menjadi tempat berkumpulnya pusat perbelanjaan. Hingga 2012, jumlah mal dan pusat perbelanjaan di Jakarta mencapai 74 mal.

"ITC dan Mall. Itu Jakarta saja. Kalau seluruh Indonesia itu ada sekitar 240 (pusat perbelanjaan)," jelasnya.

Untuk tahun ini, lanjut Handaka, bisnis pusat perbelanjaan diproyeksi masih akan terus berkembang. "Beberapa akan dibuka tahun 2013. Yang sudah ada izin, tinggal buka itu (salah satunya) Mal Ciputra World, yang ada di Jalan Prof. Dr. Satrio itu," ungkapnya.

Sebelumnya, Jakarta sebagai Ibu Kota sekaligus barometer ekonomi dan bisnis di Indonesia, dipandang oleh para investor asing sebagai pasar yang cukup menarik untuk pengembangan properti mereka yang kebanyakan menyasar segmen menengah dan atas.

Head of Research Jones Lang LaSalle Anton Sitorus mengatakan, ketahanan ekonomi Indonesia membuat kinerja sektor pusat perbelanjaan sewa di Jakarta meningkat.

Sepanjang tahun 2012, permintaan ruang ritel akibat ekspansi peritel lokal maupun asing meningkat cukup signifikan sebesar 21 persen, sehingga total penyerapannya mencapai sekitar 236.000 m2.

"Jumlah tersebut juga merupakan rekor penyerapan tertinggi sejak tahun 90-an," kata Anton beberapa waktu lalu.

Saat ini tingkat hunian mal sewa di Jakarta sudah kembali ke level di atas 90 persen. Hasil survei sampai akhir Desember 2012, tingkat hunian saat ini berada di kisaran 92 persen. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Properti
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini