5 Tips terhindar dari kebangkrutan usai liburan Tahun Baru 2018

Liburan Natal dan Tahun Baru 2018 sudah di depan mata. Anda mungkin sudah bersiap-siap mengambil cuti untuk berlibur ke luar kota. Namun, waspada ancaman bokek usai liburan panjang. Agar libur panjang Anda menyenangkan, langkah yang sangat penting ialah mengatur anggaran liburan dan menjalankannya dengan sepenuh hati.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
5 Tips terhindar dari kebangkrutan usai liburan Tahun Baru 2018
Ilustrasi liburan. ©Shutterstock/ventdusud

Liburan Natal dan Tahun Baru 2018 sudah di depan mata. Anda mungkin sudah bersiap-siap mengambil cuti untuk berlibur ke luar kota. Namun, waspada ancaman bokek usai liburan panjang.Dalam suasana liburan, kerap kali Anda tidak akan merasa ternyata isi tabungan terkuras habis. Dari anggaran lima juta Rupiah, misalnya, ternyata membengkak hingga Rp 10 juta. Sebagian dihabiskan dalam bentuk transaksi tunai, dan sebagian lain dengan transaksi melalui kartu kredit.Agar libur panjang Anda menyenangkan, langkah yang sangat penting ialah mengatur anggaran liburan dan menjalankannya dengan sepenuh hati. "Jangan sampai liburan panjang menyisakan utang sehingga menyulitkan keuangan kamu setelah liburan," terang Managing Director HaloMoney, Riko Depari.Berikut tips keuangan dari HaloMoney.co.id agar keuangan Anda tidak terganggu saat liburan maupun setelah libur panjang.

Susun anggaran liburan dengan detail

Buatlah anggaran untuk liburan yang akan Anda jalani. Susun anggaran sedetail mungkin agar tidak mengalami over bujet maupun kekurangan bujet. Sebaiknya, Anda membuat anggaran harian berdasarkan tujuan wisata dan kegiatan yang akan dilakukan.Setelah menyusun anggaran yang detail sesuai kegiatan harian yang akan Anda lakukan, jalankanlah anggaran itu dengan penuh tanggungjawab. Jangan sampai, anggaran tersebut hanya di atas kertas, karena Anda tidak menjalankannya.Jangan lupa untuk menyediakan sekitar 5 persen dari anggaran tersebut untuk kebutuhan lain-lain yang tidak diprediksi. Misalnya untuk memberi tips kepada pegawai hotel/resto atau driver.

Anggaran sesudah liburan

Saat menyusun anggaran liburan, Anda perlu mengalokasikan dana sesudah liburan hingga datang hari gajian berikutnya. Misalnya jika rencana liburan akhir tahun kali ini akan berakhir tanggal 4 Januari, Anda harus mengalokasikan kebutuhan rutin pribadi dan keluarga selama 20 hari berikutnya atau hingga tanggal 25 Januari, misal, saat gajian Anda diterima.Sebab itu, penting untuk melihat seluruh isi tabungan Anda dan mengalokasikannya secara proporsional. Utamakan alokasi dana untuk kebutuhan rutin pribadi dan keluarga sesudah liburan, daripada Anda memaksakan memenuhi semua biaya saat liburan.Jangan sampai karena tidak memperkirakan jumlah pengeluarannya, Anda terpaksa berutang kesana kemari demi memenuhi kebutuhan setelah liburan.

Prioritaskan cicilan rutin

Cicilan bulanan harus diutamakan dalam menyusun anggaran liburan. Pastikan anggaran untuk kebutuhan setelah liburan sudah meliputi cicilan yang menjadi kewajiban Anda.Seperti cicilan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan cicilan mobil. Atau cicilan lainnya yang harus Anda bayar saat jatuh tempo cicilan usai liburan.Tidak lucu kan jika Anda dipusingkan dengan tagihan yang menjadi kewajibanmu karena gaji Anda sudah ludes untuk liburan.

Atasi kekuarangan dana

Bagaimana jika Anda mengalami kekurangan dana setelah liburan? Anda bisa menggunakan dana dari rekening tabungan atau rekening investasi. Jika Anda memiliki dana untuk kebutuhan darurat, Anda bisa menggunakannya. Tapi jangan lupa untuk mengisi lagi anggaran dana darurat setelah keuangan Anda stabil di bulan berikutnya.Jika tidak, gunakan dulu dana tabungan atau dana investasi. Selain itu, lakukan penghematan atas beberapa pos pengeluaran yang tidak perlu dilakukan usai liburan. Misalnya mengurangi anggaran jalan-jalan ke pusat belanja usai liburan karena Anda telah menghabiskan waktu untuk liburan bersama sebelumnya.Alternatif lain, Anda bisa juga menjual atau menggadaikan barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Usahakan untuk menghindari meminjam uang agar Anda tidak terjerat dalam utang berkepanjangan.

Bijak dengan Kartu Kredit

Selama liburan, sebaiknya Anda tidak terlalu banyak membawa uang tunai. Untuk transaksi besar seperti membayar hotel dan tiket, sebaiknya Anda menggunakan kartu kredit. Anda akan mendapatkan poin airmiles yang bisa ditukarkan untuk keperluan liburan berikutnya. Namun, Anda harus bijak memakai kartu kredit.Kartu kredit bukan kartu untuk mendapatkan utang, namun hanya untuk memudahkan bertransaksi. Anda harus membayar semua transaksi yang telah Anda lakukan setelah liburan sebelum tanggal jatuh tempo.Oh iya, jangan membayar tagihan dengan pembayaran minimal agar kamu tidak terlilit dengan utang kartu kredit. Sebab, saat ini bunga kartu kredit terbilang besar, yakni 2,25 persen per bulan dari total tagihan. Selamat berlibur dengan tenang bersama keluarga dan orang terdekat.

 

Rekomendasi