Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita Gigih dari Desa Bisnis Aksesoris Beromzet Rp330 Juta/Bulan, Bikin Melongo

Wanita Gigih dari Desa Bisnis Aksesoris Beromzet Rp330 Juta/Bulan, Bikin Melongo Wanita Gigih dari Desa Bisnis Aksesoris Beromzet Rp330 Juta/Bulan, Bikin Melongo. ©2023 Merdeka.com/youtube.com/PecahTelur

Merdeka.com - Setiap manusia yang menjalani usaha dengan gigih akan menemui titik terang di waktu yang tepat. Hal itulah yang dialami oleh Ibu Sri dari Tulungagung yang sukses membuat usaha aksesoris.

Ibu Sri membuka usaha sejak tahun 2016 dan dan terus berinovasi baik dari segi produk maupun cara berjualan. Hingga pada tahun 2020, ia mendapatkan omzet yang sangat besar yakni Rp330 juta.

Bagaimana kisah dan perjuangan Ibu Sri dalam menjalankan bisnis aksesorisnya? Simak ulasannya sebagai berikut.

Berjualan Sejak Tahun 2016

Ibu Sri, perempuan berusia 44 tahun yang berasal dari Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung ini berkenan membagikan kisah suksesnya dengan berjualan aksesoris.

wanita gigih dari desa bisnis aksesoris beromzet rp330 jutabulan bikin melongo

©2023 Merdeka.com/youtube.com/PecahTelur

Ibu Sri merintis karier sejak tahun 2016 dan dimulai dari berjualan via media sosial. Minat orang-orang terdekatnya terhadap aksesoris yang ia jual membuatnya mengembangkannya ke marketplace yang saat itu sedang ramai pembeli.

“Di sela-sela waktu luang aku belajar bikin aksesoris, lalu dijual di sosial media. Ada facebook, Instagram. Awal-awalnya dijual di situ. lalu merambah ke marketplace,” ucap Ibu Sri.

Mendapatkan Omzet Rp330 Juta

Ketika beralih ke marketplace, Ibu Sri mendapatkan pembeli yang semakin banyak. Sejak tahun 2019, Ibu Sri berjualan masker kain, dan penjualan itu melonjak pada tahun 2020 ketika virus Covid-19 menyerang.

Bahkan, Ibu Sri mengatakan bahwa usaha yang ia jalankan mengalami puncaknya pada tahun tersebut. Ia menuturkan bahwa berhasil mendapatkan omzet Rp330 juta perbulan.

wanita gigih dari desa bisnis aksesoris beromzet rp330 jutabulan bikin melongo

©2023 Merdeka.com/youtube.com/PecahTelur

“Tahun 2020 ternyata Covid, nah ini rejeki aku banget, jadi lonjakannya itu presentasenya itu ada kali 1000 kali lipat. Jadi kita merekrut banyak penjahit kala itu, terus penjualannya meningkat banget dan itu mungkin yang paling bagus selama kita jualan di marketplace,” terang Ibu Sri.

“Jualan masker sampai 2020 bulan 3 itu sampai Rp330 juta perbulan,” lanjutnya.

Terus Melakukan Inovasi

Buah manis yang didapatkan oleh Ibu Sri tidak akan bisa dilepaskan dari usaha dan kerja kerasnya dalam berinovasi. Ibu Sri mengatakan bahwa berjualan aksesoris membutuhkan kerja otak yang tidak pernah bisa berhenti.

wanita gigih dari desa bisnis aksesoris beromzet rp330 jutabulan bikin melongo

©2023 Merdeka.com/youtube.com/PecahTelur

Ia menuturkan bahwa masa winning product bisnis aksesoris hanyalah tiga bulan. Setelah tiga bulan, pengusaha aksesoris harus berpikir lagi untuk membuat produk yang baru agar tetap bisa mendapatkan pelanggan.

“Kalau aksesoris itu mas, masa winning product-nya itu kan tiga bulan ya, itu harus bikin produk lagi. Kalau kita memang niat berjualan aksesoris harus selalu berinovasi,” terang Ibu Sri.

Berjualan sampai ke Luar Negeri

Tidak berhenti di situ. Ibu Sri dengan aksesorisnya berhasil menjual produknya bahkan sampai ke luar negeri. Ia mengatakan produk aksesoris yang banyak terjual di negara tetangga adalah strap masker.

wanita gigih dari desa bisnis aksesoris beromzet rp330 jutabulan bikin melongo

©2023 Merdeka.com/youtube.com/PecahTelur

“Saat ini strap masker, masih winning. Mungkin penjualan ke luar negeri juga, yang masih laku itu, sih,” terang Ibu Sri.

“Malaysia, Singapura, sama Thailand. Tiga negara itu yang paling banyak,” lanjutnya.

(mdk/mff)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP