Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tujuan Penetapan Harga, Metode, Serta Strategi yang Umum Digunakan

Tujuan Penetapan Harga, Metode, Serta Strategi yang Umum Digunakan Ilustrasi uang. ©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/club4Traveler

Merdeka.com - Harga merupakan salah satu komponen yang penting atas suatu produk. Harga dapat berpengaruh pada laku tidaknya produk di pasaran.

Selain itu, harga juga menjadi salah satu hal yang berpengaruh pada keuntungan produsen. Oleh sebab itu, penentuan harga sangat lah penting. Produsen tentu harus tau terlebih dulu tujuan dari penetapan harga.

Untuk mengetahui lebih jelas, Merdeka.com telah merangkum tujuan penetapan harga dari pendidikanekonomi.com dan berbagai sumber. Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Harga Menurut Ahli

013 siti rutmawati

www.usatoday.com

Menurut Tjiptono (2002)

Harga merupakan satuan moneter atau ukuran lainnya (termasuk barang dan jasa lainnya) yang, ditukarkan agar memperoleh hak kepemilikan atau penggunaan suatu barang atau jasa. Harga merupakan komponen yang berpengaruh langsung terhadap laba perusahaan.

Menurut Henry Simamora (2002)

Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atau dikeluarkan atas sebuah produk atau jasa.

Menurut Basu Swastha & Irawan (2005)

Harga merupakan jumlah uang (ditambah beberapa produk kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya.

Menurut Harini (2008)

Harga adalah uang (ditambah beberapa produk kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya.Menurut Kotler dan Armstrong (2010)Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa atau jumlah dari nilai yang ditukar konsumen atas manfaat-manfaat karena memiliki atau menggunakan produk atau jasa tersebut.

Dasar Penetapan Harga

012 siti rutmawati

www.ivandimitrijevic.com

Menurut Machfoedz (2005), penetapan harga dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Untuk faktor internal, meliputi tujuan pemasaran perusahaan, biaya, strategi bauran pemasaran, serta metode penetapan harga. Sedangkan untuk faktor eksternal, meliputi sifat pasar dan permintaan, persaingan, serta elemen lingkungan yang lain.

Tujuan Penetapan Harga Menurut Ahli

Menurut Tjiptono (2002), terdapat lima tujuan penetapan harga, di antaranya:a. Berorientasi laba. Maksudnya, setiap perusahaan selalu memilih harga yang bisa menghasilkan laba yang tinggi.b. Berorientasi pada volume. Maksudnya, penetapan harga berorientasi pada volume tertentu. c. Berorientasi pada citra (image). Maksudnya, image perusahaan dapat dibentuk melalui harga.d. Stabilisasi harga. Maksudnya, penetapan harga yang bertujuan untuk mempertahankan hubungan yang stabil antara perusahaan dengan harga pemimpin pasar. e. Untuk tujuan lainnya yaitu menetapkan harga dengan tujuan mencegah masuknya pesaing, mempertahankan loyalitas konsumen, mendukung penjualan ulang atau menghindari campur tangan dari pemerintah.

Tujuan Penetapan Harga Menurut Machfoeds (2005)

ilustrasi uang

©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Club4traveler

Sedangkan menurut Machfoeds (2005), terdapat dua tujuan penetapan harga, di antaranya:a. Orientasi laba, meliputi target baru, serta meningkatkan laba.b. Orientasi penjualan, meliputi meningkatkan volume penjualan, serta mempertahankan atau mengembangkan pangsa pasar.

Strategi yang Umum Digunakan

Terdapat beberapa strategi penetapan harga yang umum dilakukan. Di antaranya:a. Produk baruDalam mengenalkan produk baru, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan, di antaranya:1. Harga mengepung (skimming price). Maksudnya, memberikan harga yang tinggi untuk dapat menutupi biaya sekaligus menghasilkan laba maksimum. 2. Harga Penetrasi. Maksudnya, memberikan harga yang lebih rendah agar tercipta pangsa pasar permintaan.

Produk yang Beredar

Terdapat tiga tingkatan dalam tahapan siklus, di antaranya sebagai berikut.1. Tahap pertumbuhan. Tahap pertumbuhan memiliki ciri-ciri yaitu penjualan akan meningkat serta disertai dengan munculnya pesaing.2. Tahap kematangan. Tahap kematangan memiliki karakteristik, seperti di antaranya fleksibilitas harga. Ini terjadi karena tahap kematangan adalah efektivitas strategi dalam penetapan harga.3. Tahap penurunan. Tahap penurunan ditandai dengan menurunnya jumlah permintaan secara terus menerus.

(mdk/add)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP