Tak Cuma Jalanan ini Daftar Fasilitas Umum yang Dibangun Penjual Bakso di Malang, Pemerintah & Dana Desa Kemana?

Berikut daftar fasilitas umum yang dibangun penjual bakso di Malang.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Tak Cuma Jalanan ini Daftar Fasilitas Umum yang Dibangun Penjual Bakso di Malang, Pemerintah & Dana Desa Kemana?
Tak Cuma Jalanan ini Daftar Fasilitas Umum yang Dibangun Penjual Bakso di Malang (Instagram zonamahasiswa.id)

Fasilitas umum khususnya infrastruktur sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab pemerintah untuk membangun dan memperbaikinya. Pemerintah pusat pun telah memberikan dana desa di setiap wilayah yang bisa digunakan salah satunya untuk membangun dan memperbaiki fasilitas umum.

Akan tetapi, berbeda dengan salah satu jalan dusun di Malang. Alih-alih pemerintah desa, jalan umum tersebut justru dibangun oleh penjual bakso.

Dari yang jalanan penuh tanah dan bergelombang, penjual bakso ini menyulap jalanan menjadi mulus. Sontak saja aksi penjual bakso ini langsung mendapat sorotan.

Tak hanya itu, pemerintah desa juga menjadi sorotan oleh masyarakat luas. Sebab, masyarakat setempat disebutkan sudah lama mengajukan pembangunan atau perbaikan jalan tapi tak juga digubris.

Tak cuma jalanan, si penjual bakso juga diketahui membangun sejumlah fasilitas umum lainnya di desanya itu.

Lantas apa saja daftar fasilitas umum yang dibangun penjual bakso di Malang? Bagaimana kondisi jalanan yang diperbaiki oleh penjual bakso tersebut?

Melansir dari berbagai sumber, Minggu (29/12), simak ulasan informasinya berikut ini.

Belakangan ini masyarakat dibuat kagum dengan sosok penjual bakso di Malang. Bagaimana tidak, Ia rela mengeluarkan dana pribadinya untuk memperbaiki jalanan di desanya.

Jalan dusun di Malang ini memang terlihat sudah rusak parah. Bahkan, tampak jalanan tersebut masih berupa tanah dan bergelombang. Tentu saja, hal ini sangat mengganggu aktivitas warga dan juga membahayakan.

Dijelaskan dalam unggahan di akun Instagram zonamahasiswa.id, warga setempat awalnya sudah melaporkan mengenai jalan rusak kepada pihak desa dan pemerintah. Akan tetapi, mereka tidak mendapatkan tanggapan apapun. Jalanan yang rusak pun juga tidak kunjung diperbaiki.

Karena tidak ada tanggapan, seorang penjual bakso ini lantas berinisiatif untuk memperbaikinya. Ia bahkan rela menggunakan miliaran rupiah uang pribadinya untuk memperbaiki jalanan desanya.

Koordinator pembangunan jalan, Sunardi, bercerita melalui pesan kepada Lifestyle Liputan6.com, bahwa proyek sudah dimulai sejak tahun 2017. Proyek ini sebagai bentuk 'bakti' penjual bakso bernama Ferry kepada kampung halamannya di Dusun Segelan Sidomulyo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

"Tahap pertama pengecoran rabat beton dimulai tahun 2017 sebelum peresmian Masjid Al-Ikhlas yang juga dibangun Bapak H. Ferry. Pak H. Ferry menginformasikan pada perangkat setempat, mulai dari RT, RW, hingga Kepala Dusun, untuk mengumpulkan warga guna berdiskusi, serta negoisasi terkait perencanaan pembangunan rabat beton jalan dan sistematisnya," ungkap dia.

Usai diskusi, terbentuk tujuh tim kelompok kerja yang masing-masing beranggotakan 17-18 orang. Dikatakan bahwa sementara itu proyek difokuskan di lingkungan pemukiman warga Dusun Segelan Sidomulyo.

"Kami belum bisa memperkirakan kapan selesainya, karena setelah tahap lima ini, masih ada lagi perencanaan pengecoran rabat beton dan parit yang masih akan dibiayai Pak H. Ferry, serta masih ada pembangunan gedung sekolah yang sekarang juga dalam tahap pembangunan," bebernya.

Inisiatif penjual bakso Ferry yang kini berdomisili di Batam ini sontak disambut antusias warga setempat. Apalagi, Ferry tidak hanya membangun jalanan desa saja namun juga masjid dan sekolah.

"Masyarakat juga ikut membantu memberi konsumsi untuk warga yang bergotong royong secara bergilir," ujar Sunardi.

Lebih lanjut, Sunardi mengungkapkan biaya yang dikeluarkan untuk proyek pembangunan desa ini. Tidak tanggung-tanggung, Ferry telah mengeluarkan dana pribadinya hingga Rp1,7 miliar. Biaya tersebut dikatakan hanya untuk pengecoran rabat beton jalan dan drainase.

"Fasilitas itu sudah menghabiskan dana sekitar Rp1,7 miliar, menurut "hitungan kasar"," ungkap Sunardi.

"Lalu, untuk semua fasilitas umum yang sudah terbangun dengan hitungan kasar menghabiskan biaya sekitar mendekati Rp10 miliar. Semuanya 100 persen dibiayai Bapak H. Ferry," sambungnya.

Seiring proyek yang masih terus berjalan, warga setempat juga berupaya melakukan perawatan beberapa ruas jalan yang sudah jadi. Mereka gotong royong menanam tanaman di bahu jalan hingga membersihkan sampah-sampah secara berkala.

Usai proses pembangunan jalan dan sekolah selesai, mereka nantinya akan mengadakan acara peresmian bersama seluruh warga.

"Warga Dusun Segelan Sidomulyo juga akan memberi apresiasi sebagai bentuk rasa terima kasih pada Bapak H. ferry dan keluarga besarnya," ujar Sunardi.

Lebih lanjut, Sunardi mewakili warga dusun setempat juga turut mengucapkan rasa terima kasihnya atas semua bantuan yang tak ternilai harganya ini. Baik itu secara moril maupun materil dari keluarga besar Ferry.

"Semoga jadi keberkahan bagi kami warga Dusun Segelan Sidomulyo dan sekitarnya, juga terkhusus jadi keberkahan bagi keluarga besar Bapak H. Ferry, jadi ladang pahala yang tidak pernah terputus," ujarnya mendoakan.

"Harapan kami pada pemerintah untuk sedikit memperhatikan kami sebagai masyarakat kecil, terutama dari segi infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi supaya masyarakat kecil seperti kami juga ikut serta merasakan program-program yang dicanangkan pemerintah, agar kami merasa diperhatikan, diakui, dan diayomi keberadaannya," tutupnya.

@karang.taruna.tunas.muda bukan dana DESA ataupun dana PEMERINTAH #mountain #fyp #malang #malangkabupaten #infomalangraya #infomalang #viral ♬ original sound - arab maklum - tsabeet𐙚⋆.˚₊⊹♡
Rekomendasi