Cara menanam Ceropegia sandersonii cukup mudah karena tanaman hias merambat ini tidak membutuhkan perawatan rumit. Berasal dari Afrika Selatan, Parachute Flower memiliki bunga unik menyerupai parasut atau lampion dengan warna hijau pucat dan corak gelap.
Dalam cara menanam Ceropegia sandersonii, karakter batangnya yang dapat tumbuh hingga beberapa meter perlu diperhatikan. Tanaman ini cocok ditempatkan dalam pot gantung maupun pot biasa dengan bantuan penyangga agar rambatannya terlihat rapi.
Selain memilih media tanam yang tepat, cara menanam Ceropegia sandersonii juga perlu memperhatikan kebutuhan cahaya dan air. Tanaman ini menyukai tempat terang tanpa paparan sinar matahari langsung serta tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering.
Berikut Merdeka.com merangkum dari PlantZAfrica – South African National Biodiversity Institute (SANBI) tentang cara menanam Ceropegia Sandersonii, Jumat (6/11/2026).
Advertisement
1. Siapkan Media Tanam yang Memiliki Drainase Baik
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391501/original/061516400_1793937291-Siapkan_Media_Tanam.jpg)
Ceropegia sandersonii membutuhkan media tanam yang ringan, berpori, dan mampu mengalirkan air dengan baik. Kamu bisa menggunakan campuran tanah berpasir dengan sedikit kompos agar tanaman memperoleh nutrisi tanpa membuat media terlalu padat.
Untuk penanaman di Indonesia, pasir kasar atau pasir Malang dapat digunakan sebagai salah satu bahan campuran. Tambahkan tanah yang gembur dan sedikit kompos matang agar akar memperoleh ruang untuk berkembang. Pastikan pot memiliki lubang drainase supaya kelebihan air tidak mengendap di bagian bawah.
Advertisement
2. Pilih Lokasi dengan Cahaya Terang Tidak Langsung
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391502/original/065965100_1793937291-Pilih_Lokasi_dengan_Cahaya_Terang_Tidak_Langsung.jpg)
Letakkan tanaman di tempat yang memperoleh cahaya terang, tetapi terlindung dari paparan sinar matahari langsung. Area dekat jendela yang teduh, teras beratap, atau balkon dengan pencahayaan tersaring bisa menjadi pilihan.
Di wilayah Indonesia yang memiliki intensitas sinar matahari cukup tinggi, perlindungan dari terik siang sangat penting. Jika ditanam di luar ruangan, gunakan paranet atau tempatkan pot di bawah naungan tanaman lain. Cahaya yang cukup membantu pertumbuhan batang sekaligus mendukung pembentukan bunga.
Advertisement
3. Tanam Menggunakan Stek Batang
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391503/original/074362800_1793937291-Tanam_Menggunakan_Stek_Batang.jpg)
Salah satu cara memperbanyak Ceropegia sandersonii adalah melalui stek batang. Pilih batang sehat yang memiliki beberapa buku atau ruas (nodes). Bagian ini penting karena akar dapat tumbuh dari buku batang ketika bersentuhan dengan media tanam.
Setelah dipotong, diamkan stek selama beberapa hari agar bagian bekas potongan mengering. Selanjutnya, tanam bagian batang tersebut pada media yang memiliki drainase baik. Jaga kelembapan media selama proses pembentukan akar, tetapi jangan sampai terlalu basah karena stek muda rentan mengalami pembusukan.
Advertisement
4. Pasang Penyangga untuk Membantu Pertumbuhan Batang
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391504/original/081398600_1793937291-Pasang_Penyangga_untuk_Membantu_Pertumbuhan_Batang.jpg)
Sebagai tanaman merambat, Ceropegia sandersonii membutuhkan tempat untuk menopang pertumbuhan sulurnya. Kamu bisa memasang teralis kecil, kawat lengkung, atau penyangga berbentuk lingkaran di sekitar pot.
Arahkan batang secara perlahan agar melilit penyangga tanpa menarik atau membengkokkannya secara paksa. Selain membantu mengatur bentuk tanaman, penyangga juga membuat sulur tumbuh lebih rapi dan bunga lebih mudah terlihat.
Advertisement
5. Lakukan Penyiraman Sesuai Kondisi Media
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391505/original/090279800_1793937291-Lakukan_Penyiraman_Sesuai_Kondisi_Media.jpg)
Tanaman ini menyukai media yang cukup lembap, tetapi tidak tahan terhadap genangan air. Siram secara teratur ketika lapisan atas media mulai mengering. Pastikan air mengalir keluar melalui lubang drainase dan tidak tertahan di dalam pot.
Di Indonesia, frekuensi penyiraman perlu disesuaikan dengan musim dan kondisi lingkungan. Saat musim hujan, penyiraman bisa dikurangi karena media cenderung lebih lama mengering. Sebaliknya, ketika musim kemarau, periksa kelembapan media lebih sering, terutama jika tanaman diletakkan di area yang lebih panas.
Advertisement
6. Berikan Pupuk dengan Takaran yang Tepat
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391506/original/097460500_1793937291-Berikan_Pupuk_dengan_Takaran_yang_Tepat.jpg)
Untuk menunjang pertumbuhan daun, batang, dan bunga, berikan pupuk dengan kandungan unsur hara seimbang secara berkala. Gunakan pupuk cair dengan konsentrasi setengah dari dosis yang tertera pada kemasan karena akar tanaman ini cukup sensitif terhadap kelebihan pupuk.
Pemupukan dapat dilakukan ketika tanaman sedang aktif tumbuh. Hindari pemberian pupuk secara berlebihan karena dapat menyebabkan akar mengalami kerusakan. Pastikan media dalam kondisi cukup lembap sebelum memberikan pupuk cair.
Advertisement
7. Perhatikan Serangan Hama dan Penyakit
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391507/original/002959300_1793937292-Perhatikan_Serangan_Hama_dan_Penyakit.jpg)
Beberapa hama yang perlu diwaspadai saat menanam Ceropegia sandersonii adalah kutu putih, kutu daun berbulu, dan tungau laba-laba. Hama tersebut dapat menyerang akar, batang, maupun bagian tanaman yang menjadi tempat tumbuhnya bunga.
Periksa tanaman secara berkala, terutama pada sela-sela batang dan bagian pangkal daun. Segera bersihkan bagian yang terserang dan gunakan sabun insektisida atau pestisida yang sesuai apabila diperlukan. Hindari kondisi media terlalu basah karena kelembapan berlebihan juga dapat meningkatkan risiko pembusukan dan infeksi jamur.
Advertisement
Cara Memperbanyak Ceropegia Sandersonii
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391508/original/008563900_1793937292-tanaman.jpg)
Selain melalui stek batang, tanaman ini juga dapat diperbanyak menggunakan biji. Siapkan wadah semai berisi media yang porous dan memiliki drainase baik. Taburkan biji di permukaan media, kemudian jaga kelembapannya sampai berkecambah.
Menurut PlantZAfrica, biji Ceropegia sandersonii dapat mulai berkecambah dalam waktu sekitar 14–28 hari pada suhu 18–21°C. Bibit perlu mendapatkan sirkulasi udara yang baik dan dijaga agar tidak terlalu basah untuk mengurangi risiko penyakit rebah semai (damping-off).
Advertisement
Cara Merawat Ceropegia Sandersonii
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391509/original/013951300_1793937292-Jaga_kelembapan_udara.jpg)
Perawatan Ceropegia sandersonii perlu dilakukan secara rutin agar batang tetap sehat dan tanaman dapat menghasilkan bunga. Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi pemberian nutrisi, pengaturan kelembapan, pemangkasan, hingga pengendalian hama. Dilansir dari LiveTrends dan PlantSnap, berikut cara merawatnya.
1. Berikan pupuk secara rutin
Berikan pupuk cair seimbang yang larut dalam air setiap bulan selama musim pertumbuhan, terutama musim semi dan panas. Gunakan setengah dari dosis yang dianjurkan untuk menghindari pemupukan berlebihan. Saat memasuki musim dingin, hentikan pemberian pupuk karena pertumbuhan tanaman biasanya melambat.
2. Jaga kelembapan udara
Ceropegia sandersonii menyukai lingkungan dengan kelembapan sedang hingga tinggi. Untuk mempertahankan kondisi tersebut, gunakan humidifier atau letakkan nampan berisi kerikil dan air di sekitar pot. Penyemprotan air pada daun juga dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kelembapan.
3. Pangkas batang secara berkala
Pangkas bagian batang yang terlalu panjang atau tumbuh tidak beraturan untuk mempertahankan bentuk tanaman. Ujung batang juga dapat dipangkas atau dicubit agar merangsang percabangan dan menghasilkan tampilan yang lebih rimbun.
4. Periksa keberadaan hama
Perhatikan bagian daun dan batang karena tanaman ini dapat terserang tungau laba-laba, kutu putih, serta kutu sisik. Jika ditemukan hama, tangani menggunakan sabun insektisida atau minyak neem sesuai petunjuk pemakaian.
5. Perhatikan perubahan kondisi tanaman
Amati pertumbuhan daun dan batang secara berkala untuk mengetahui tanda-tanda gangguan. Pertumbuhan yang melambat dapat terjadi ketika kondisi lingkungan kurang sesuai. Sesuaikan perawatan, terutama pemberian pupuk, dengan periode pertumbuhan tanaman.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Ceropegia Sandersonii
Apakah Ceropegia sandersonii cocok ditanam di dalam ruangan?
Ya, Ceropegia sandersonii bisa tumbuh di dalam ruangan asalkan ditempatkan di area terang yang mendapat cahaya tidak langsung. Pastikan sirkulasi udara tetap baik agar tanaman tumbuh optimal.
Media tanam apa yang cocok untuk Ceropegia sandersonii?
Gunakan media tanam yang porous dan memiliki drainase baik, seperti campuran tanah, pasir kasar, serta perlit atau batu apung. Komposisi ini membantu mencegah air menggenang dan akar membusuk.
Seberapa sering Ceropegia sandersonii perlu disiram?
Penyiraman dilakukan ketika bagian atas media tanam mulai mengering. Hindari menyiram terlalu sering karena tanaman ini tidak menyukai kondisi tanah yang terlalu basah.
Apakah Ceropegia sandersonii membutuhkan sinar matahari langsung?
Tidak harus. Tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tidak langsung. Paparan sinar matahari yang terlalu terik, terutama pada siang hari, dapat membuat daunnya mengalami kerusakan.
Bagaimana cara memperbanyak Ceropegia sandersonii?
Tanaman ini dapat diperbanyak melalui stek batang. Potong bagian batang yang sehat, kemudian tanam pada media porous dan jaga kelembapannya sampai akar baru mulai tumbuh.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391500/original/056279200_1793937291-Ceropegia_Sandersonii.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391549/original/007757000_1793939676-Gemini_Generated_Image_rv57cprv57cprv57.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391490/original/068361900_1793936327-2cb0d18a-7eb5-498c-ab86-24ecea7882bf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293624/original/022604400_1783739868-4c009fd0-94eb-48c9-8025-aca0abef48c5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391064/original/047837100_1793871170-Dusty_Space_Beneath_the_Bed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390707/original/088105400_1793854878-Gemini_Generated_Image_cosuspcosuspcosu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390806/original/043476200_1793861300-Gemini_Generated_Image_45dutr45dutr45du.jpg)