7 Cara Membersihkan Mesin Cuci dari Kotoran Tersembunyi, Mudah & Tanpa Bongkar

Pelajari cara membersihkan mesin cuci dari kotoran tersembunyi dengan bahan alami seperti cuka, baking soda, dan sitrun tanpa perlu repot membongkar mesin.

Mabruri Pudyas Salim
Oleh Mabruri Pudyas Salim - Reporter
7 Cara Membersihkan Mesin Cuci dari Kotoran Tersembunyi, Mudah & Tanpa Bongkar
Bersihkan Filter Mesin Cuci (AI Generated)

Mesin cuci yang setiap hari setia mencuci pakaian kotor ternyata bisa menjadi sarang kotoran tersembunyi yang menumpuk tanpa disadari. Padahal, mesin cuci yang kotor bukan cuma bikin pakaian kurang bersih dan berbau apek, tapi juga bisa mempercepat kerusakan mesin.

Kotoran tersembunyi di mesin cuci berasal dari residu deterjen dan pelembut pakaian yang mengendap, serat kain, debu, serta jamur yang tumbuh di bagian-bagian lembap seperti karet pintu dan laci deterjen. Seiring waktu, penumpukan ini bisa menyebabkan bau tidak sedap pada pakaian, bahkan mengurangi efektivitas pencucian.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu membongkar mesin cuci atau memanggil teknisi untuk membersihkannya. Dengan bahan-bahan sederhana yang ada di dapur seperti cuka, baking soda, sitrun, dan sabun cuci piring, Anda bisa membersihkan kotoran tersembunyi secara menyeluruh.

1. Cuka Putih + Siklus Kosong Air Panas

Larutan Cuka Putih dan Air
Larutan Cuka Putih dan Air

Cuka putih adalah bahan pembersih alami yang sangat ampuh. Sifat asamnya mampu melarutkan kerak, residu sabun, dan membunuh bakteri serta jamur penyebab bau.

Untuk mesin cuci bukaan atas (top loading), isi tabung mesin cuci dengan air panas, tambahkan 4 cangkir cuka putih, lalu jalankan siklus pencucian kosong. Biarkan air dan cuka membasahi tabung selama satu jam. Sedangkan untuk mesin cuci bukaan depan (front loading), tuangkan 2 cangkir cuka putih ke dalam tempat deterjen, lalu jalankan siklus pencucian kosong dengan suhu tertinggi.

Untuk hasil maksimal, setelah siklus cuka selesai, tambahkan setengah cangkir baking soda dan jalankan mesin sekali lagi. Kombinasi ini efektif menghilangkan kotoran yang menumpuk.

2. Baking Soda + Air Hangat

4 Bahan Alami Pengusir Tungau
Ilustrasi baking soda. (dok. Pixabay/Novi Thedora)

Baking soda bersifat basa dan bekerja sebagai penyerap bau alami serta abrasif halus yang mengangkat kotoran membandel.

Taburkan baking soda secukupnya ke dalam tabung mesin cuci, tambahkan air hangat hingga penuh, lalu jalankan siklus pencucian selama 10–15 menit. Diamkan selama 30 menit hingga 1 jam agar baking soda bekerja maksimal, lalu lanjutkan siklus pembilasan.

Sebagai alternatif untuk noda kerak, campurkan baking soda dengan sedikit air hangat hingga membentuk pasta, oleskan pada bagian tabung yang berkerak, gosok dengan sikat, lalu bilas.

3. Sitrun (Asam Sitrat) + Sabun Cuci Piring

Membersihkan Tandon Air dengan Sitrun (Gemini AI)
Membersihkan Tandon Air dengan Sitrun (Gemini AI)

Sitrun atau asam sitrat adalah bahan pembersih kerak yang sangat efektif, terutama untuk mesin cuci yang sudah lama tidak dibersihkan.

Campurkan 2 bungkus sitrun dengan sabun cuci piring dan air hangat. Siramkan larutan ke dalam tabung mesin cuci, tambahkan air, lalu putar seperti mencuci biasa. Jika kotoran sangat banyak, rendam selama 1 jam.

Untuk bagian luar, oleskan larutan yang sama ke bagian mesin yang kotor, jangan biarkan mengering, langsung lap dengan kain basah hangat, lalu lap kering. Lakukan pembersihan mendalam (deep clean) ini 1–5 bulan sekali.

4. Cuka + Baking Soda

Ilustrasi Cuka dan Baking Soda
Ilustrasi cuka dan baking soda (copyright Freepik)

Kombinasi cuka dan baking soda menciptakan reaksi kimia yang membantu mengangkat kotoran dari celah-celah tersembunyi.

Isi tabung dengan air panas hingga penuh. Tambahkan 1 gelas cuka putih dan setengah gelas baking soda. Putar mesin selama 3–5 menit agar campuran tersebar merata. Hentikan siklus dan diamkan selama 1 jam untuk melarutkan kerak. Setelah itu, lanjutkan siklus pencucian hingga selesai.

5. Obat Kumur (Mouthwash) Berbasis Alkohol

Obat kumur (Ilustrasi AI)
Obat kumur (Ilustrasi AI)

Cara unik yang direkomendasikan oleh ahli, yakni dengan obat kumur berbasis alkohol efektif membersihkan dan membunuh jamur di dalam mesin cuci.

Tuangkan setengah cangkir mouthwash berbasis alkohol langsung ke dalam tabung atau laci deterjen, lalu jalankan siklus pencucian kosong. Lakukan cara ini sebulan sekali untuk hasil yang optimal.

6. Garam + Sitrun + Sabun Cuci Piring

Ilustrasi sabun cuci piring/freepik.com
Temukan inspirasi merawat peralatan masak kayu di rumah yang baik dan benar hanya di sini. (Sumber: Freepik).

Kombinasi garam, sitrun, dan sabun cuci piring menciptakan larutan pembersih yang kuat untuk kotoran membandel.

Campurkan setengah bungkus garam dengan sabun cuci piring, tambahkan air panas hingga larut. Masukkan satu bungkus sitrun dan aduk rata. Tuangkan larutan ke dalam tabung—bukan langsung ke tengah pulsator, agar cairan tersebar lebih merata. Tambahkan air bersih dan lakukan pengurasan untuk membuang sisa larutan dan kotoran.

 

7. Cuka + Air Hangat untuk Gasket / Karet Pintu (Khusus Front Loading)

Cara Membersihkan Mesin Cuci dari Kotoran Tersembunyi
Cuka + Air Hangat untuk Gasket / Karet Pintu (Khusus Front Loading). Foto: AI Generated

Pada mesin cuci front loading, karet pintu (gasket) adalah area paling rentan terhadap jamur dan kotoran tersembunyi karena selalu lembap.

Buat larutan pembersih dari campuran air dan cuka putih dengan perbandingan 1:1 di dalam botol semprot. Semprotkan ke area gasket karet di bagian depan mesin. Tarik kembali gasket dan periksa kotoran di lipatannya. Lap hingga bersih dengan kain kering.

Untuk kotoran membandel, gunakan sikat gigi bekas dengan sedikit baking soda.

Pertanyaan Seputar Cara Membersihkan Mesin Cuci dari Kotoran Tersembunyi

Q: Apa penyebab utama mesin cuci mengeluarkan bau tidak sedap?

A: Bau tidak sedap pada mesin cuci umumnya disebabkan oleh penumpukan residu deterjen, serat kain, dan jamur yang tumbuh di bagian-bagian lembap seperti drum, karet pintu (gasket), dan laci deterjen. Jika dibiarkan, bau ini bisa menempel pada pakaian.

Q: Seberapa sering mesin cuci harus dibersihkan?

A: Deep clean mesin cuci sebaiknya dilakukan minimal sebulan sekali. Untuk pembersihan rutin seperti mengelap karet pintu dan membersihkan filter, bisa dilakukan setiap kali selesai mencuci atau seminggu sekali.

Q: Apakah aman menggunakan cuka untuk membersihkan mesin cuci?

A: Sangat aman. Cuka putih adalah pembersih alami yang efektif membunuh bakteri dan jamur, serta melارutkan kerak dan residu sabun. Pastikan menggunakan cuka putih (bukan cuka hitam atau cuka apel) untuk hasil terbaik.

Q: Bisakah baking soda dan cuka digunakan bersamaan?

A: Bisa. Campuran baking soda dan cuka menciptakan reaksi kimia yang membantu mengangkat kotoran. Cara terbaik adalah menuangkan baking soda terlebih dahulu, lalu menambahkan cuka, atau menjalankan dua siklus terpisah (satu dengan cuka, satu dengan baking soda).

Q: Bagaimana cara membersihkan bagian dalam mesin cuci tanpa membongkar?

A: Anda bisa menggunakan metode siklus kosong dengan cuka, baking soda, atau sitrun seperti yang dijelaskan di atas. Cukup tuangkan bahan pembersih ke dalam tabung atau tempat deterjen, lalu jalankan siklus pencucian dengan air panas.

Q: Apakah mesin cuci front loading lebih sulit dibersihkan daripada top loading?

A: Tidak terlalu sulit, tetapi memerlukan perhatian ekstra pada gasket/karet pintu dan laci deterjen karena kedua area ini sangat rentan terhadap jamur dan penumpukan kotoran.

Q: Kapan mesin cuci perlu dibersihkan oleh teknisi profesional?

A: Jika mesin cuci menunjukkan tanda-tanda seperti suara tidak normal, air tidak mau keluar sama sekali, kebocoran, atau sering mati mendadak, sebaiknya segera hubungi teknisi profesional. Kondisi ini menandakan masalah pada komponen internal yang tidak disarankan untuk ditangani sendiri.

Q: Apakah air panas aman untuk membersihkan mesin cuci?

A: Aman, asalkan tidak terlalu panas (mendidih) karena bisa merusak komponen plastik di dalam mesin. Gunakan air hangat hingga air panas dari keran, bukan air mendidih.

Rekomendasi