Trik dapur tetap rapi tanpa kitchen set dapat dilakukan dengan mengatur barang berdasarkan fungsi dan kebiasaan memasak. Dapur tidak selalu membutuhkan kitchen set untuk menjaga peralatan tetap pada tempatnya. Aktivitas mengambil, menggunakan, dan menyimpan perlengkapan berlangsung lebih mudah melalui penataan ulang yang tepat.
Ruang masak yang terbatas sering membuat peralatan menumpuk di meja, rak, atau sudut ruangan. Kondisi tersebut dapat dikurangi dengan menentukan barang yang memang digunakan setiap hari, kemudian menempatkannya di area yang mudah dijangkau. Barang yang jarang dipakai dapat disimpan pada tempat lain.
Cara menata dapur tanpa kitchen set juga dapat disesuaikan dengan bentuk ruangan dan jumlah peralatan yang dimiliki. Rak terbuka, ambalan, keranjang, serta wadah penyimpanan dapat digunakan sesuai kebutuhan. Dengan cara tersebut, dapur tetap dapat digunakan untuk memasak tanpa membutuhkan furnitur khusus. Mari simak informasi selengkapnya, dirangkum Merdeka.com, Senin (10/8).
Advertisement
1. Tentukan Barang yang Dipakai Setiap Hari
Langkah pertama adalah memisahkan peralatan berdasarkan frekuensi penggunaan. Piring, gelas, sendok, pisau, talenan, dan alat memasak yang digunakan setiap hari sebaiknya ditempatkan pada area yang mudah dijangkau.
Peralatan yang hanya digunakan sesekali tidak perlu berada di meja atau dekat kompor. Simpan barang tersebut dalam kotak atau rak lain agar tidak memenuhi ruang yang digunakan untuk memasak.
Kebiasaan ini membantu mengurangi tumpukan barang. Saat selesai memasak, setiap peralatan dapat langsung dikembalikan ke tempat semula sehingga meja dapur tidak menjadi lokasi penyimpanan sementara.
Advertisement
2. Gunakan Rak Terbuka untuk Menghemat Tempat
Rak terbuka dapat menjadi pilihan ketika dapur tidak memiliki kitchen set. Rak dapat digunakan untuk menyimpan piring, gelas, bumbu, wadah makanan, hingga peralatan yang sering digunakan saat memasak.
Pilih rak berdasarkan ukuran ruang yang tersedia. Rak yang ditempatkan terlalu banyak justru dapat mengurangi ruang gerak, sehingga jumlah dan ukurannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan rumah.
Susun barang berdasarkan kelompok penggunaannya. Misalnya, bumbu ditempatkan bersama, sedangkan piring dan gelas berada pada bagian lain. Pengelompokan ini membuat barang lebih mudah ditemukan saat dibutuhkan.
Advertisement
3. Manfaatkan Dinding sebagai Tempat Penyimpanan
Dinding dapat digunakan untuk menyimpan sejumlah peralatan tanpa mengambil ruang pada meja. Ambalan, gantungan, atau papan penyimpanan dapat ditempatkan pada bagian dinding yang tidak mengganggu aktivitas memasak.
Peralatan seperti spatula, sendok sayur, saringan, dan gunting dapur dapat digantung berdasarkan kebiasaan penggunaan. Cara ini membuat barang berada pada satu area sehingga tidak bercampur dengan perlengkapan lain.
Namun, jangan memenuhi seluruh dinding dengan barang. Sisakan ruang agar dapur tetap mudah digunakan dan kegiatan membersihkan permukaan dinding tidak menjadi pekerjaan tambahan setiap hari.
Advertisement
4. Kelompokkan Bumbu Berdasarkan Penggunaan
Bumbu sering menjadi salah satu penyebab meja dapur terlihat penuh. Untuk mengatasinya, kumpulkan bumbu yang digunakan setiap hari dalam satu wadah atau rak yang dapat dipindahkan.
Bumbu yang jarang digunakan dapat disimpan terpisah agar tidak memenuhi area dekat kompor. Cara ini juga membuat proses mencari bahan ketika memasak tidak membutuhkan waktu lama.
Gunakan wadah dengan ukuran yang sesuai kebutuhan. Tidak semua bahan perlu dipindahkan dari kemasan asal, terutama jika kemasan tersebut masih mudah digunakan dan dapat ditutup kembali setelah dipakai.
Advertisement
5. Sediakan Satu Area untuk Peralatan Masak
Peralatan memasak seperti wajan, panci, saringan, dan spatula sebaiknya memiliki tempat penyimpanan yang jelas. Jika ruang terbatas, gunakan rak bertingkat atau susun berdasarkan ukuran.
Panci dapat ditempatkan bersama dengan tutupnya agar tidak berpindah ke tempat lain. Wajan yang sering digunakan dapat diletakkan pada bagian yang mudah diambil tanpa harus memindahkan banyak barang.
Pengaturan tersebut membantu membentuk kebiasaan setelah memasak. Peralatan yang selesai digunakan langsung dicuci, dikeringkan, lalu dikembalikan sehingga meja tidak menjadi tempat menaruh barang.
Advertisement
6. Gunakan Keranjang untuk Barang Berukuran Kecil
Barang kecil seperti sachet bumbu, plastik makanan, kain lap, dan perlengkapan memasak dapat dikumpulkan menggunakan keranjang. Cara ini membuat barang tidak tercecer di beberapa tempat.
Sediakan keranjang berdasarkan jenis barang yang disimpan. Satu keranjang dapat digunakan untuk bumbu kemasan, sementara keranjang lain digunakan untuk perlengkapan yang berhubungan dengan penyimpanan makanan.
Keranjang juga dapat dipindahkan ketika meja perlu dibersihkan. Dengan begitu, proses membersihkan dapur tidak mengharuskan setiap barang dipindahkan satu per satu dari permukaan meja.
Advertisement
7. Sisakan Meja untuk Aktivitas Memasak
Meja dapur sebaiknya memiliki ruang yang dapat digunakan untuk memotong bahan, menyiapkan makanan, atau meletakkan peralatan yang sedang digunakan. Jangan menjadikan seluruh permukaan sebagai tempat penyimpanan.
Barang yang tidak digunakan saat memasak dapat dikembalikan ke rak sebelum kegiatan berikutnya dimulai. Kebiasaan tersebut membuat area kerja tidak dipenuhi peralatan yang tidak diperlukan.
Jika meja berukuran kecil, gunakan wadah yang dapat dipindahkan dengan mudah. Setelah selesai digunakan, wadah tersebut dapat dikembalikan ke rak sehingga permukaan meja kembali tersedia untuk kegiatan memasak.
Advertisement
8. Buat Kebiasaan Mengembalikan Barang
Trik dapur tetap rapi tanpa kitchen set pada akhirnya bergantung pada kebiasaan mengembalikan barang setelah digunakan. Penataan tidak akan bertahan jika peralatan terus diletakkan di sembarang tempat.
Luangkan waktu beberapa menit setelah memasak untuk mencuci peralatan, mengeringkannya, dan mengembalikan setiap barang sesuai kelompoknya. Rutinitas tersebut dapat mencegah pekerjaan menumpuk pada akhir hari.
Dapur tanpa kitchen set tetap dapat digunakan dengan nyaman ketika setiap barang memiliki tempat. Penataan tidak harus menggunakan banyak perabot, tetapi membutuhkan aturan yang mudah dilakukan dan dapat diterapkan setiap hari.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Dapur Rapi Tanpa Kitchen Set
1. Bagaimana cara membuat dapur tetap rapi tanpa kitchen set?
Gunakan rak, ambalan, keranjang, dan gantungan untuk menyimpan barang. Kelompokkan peralatan berdasarkan fungsi dan letakkan barang yang sering digunakan pada area yang mudah dijangkau.
2. Apa yang bisa digunakan sebagai pengganti kitchen set?
Rak terbuka, ambalan dinding, meja dapur, kabinet kecil, dan keranjang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Pilih tempat penyimpanan berdasarkan ukuran ruang dan jumlah peralatan.
3. Bagaimana menata dapur kecil agar tidak penuh?
Kurangi barang yang tidak digunakan, manfaatkan dinding, dan gunakan meja hanya untuk kegiatan memasak. Peralatan yang jarang digunakan dapat disimpan di tempat lain.
4. Apakah dapur tanpa kitchen set tetap bisa tertata?
Bisa. Kuncinya adalah setiap barang memiliki tempat penyimpanan dan dikembalikan setelah digunakan. Kebiasaan tersebut membantu mencegah barang menumpuk.
5. Apa barang yang perlu disimpan dekat kompor?
Simpan peralatan dan bahan yang memang sering digunakan ketika memasak, seperti wajan, spatula, minyak, serta bumbu yang digunakan setiap hari. Barang lain dapat ditempatkan di area berbeda.