10 Cara Menghilangkan Bau Saluran Air dengan Bahan Alami, Ampuh Tanpa Cairan Kimia

Cara menghilangkan bau saluran air dengan bahan alami bisa menjadi solusi praktis tanpa cairan kimia. Simak 10 bahan alami yang membantu mengurangi bau berikut ini.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
10 Cara Menghilangkan Bau Saluran Air dengan Bahan Alami, Ampuh Tanpa Cairan Kimia
Cara Menghilangkan Bau Saluran Air dengan Bahan Alami (AI Generated)

Cara menghilangkan bau saluran air dengan bahan alami semakin banyak dipilih karena memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur sekaligus mengurangi penggunaan cairan pembersih berbahan kimia. Bau tidak sedap dari saluran air umumnya muncul akibat penumpukan sisa makanan, minyak, sabun, rambut, maupun pertumbuhan bakteri pada bagian dalam pipa.

Menurut Cornell Cooperative Extension, bahan sederhana seperti baking soda, cuka putih, dan lemon telah lama dimanfaatkan sebagai pembersih rumah tangga karena mampu membantu mengurangi bau, melonggarkan kotoran ringan, serta membersihkan permukaan tanpa bahan kimia keras. Meski demikian, metode alami lebih tepat digunakan sebagai perawatan rutin dan bukan untuk mengatasi penyumbatan berat.

Lantas, bagaimana saja cara menghiulangkan bau saluran air yang terbukti ampuh ini? Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (30/7), berikut beberapa bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga saluran air tetap bersih sekaligus membantu mengurangi bau tidak sedap.

1. Baking Soda

Contoh ilustrasi baking soda
Selain minyak, campuran semen dan air atau grout yang menyatu dengan backsplash dapur bisa jadi merembus. Kamu dapat membersihkannya dengan campuran air dan baking soda, berikut caranya. (Foto: Unsplash.com/HowToGym)

Baking soda atau natrium bikarbonat dikenal sebagai salah satu bahan pembersih rumah tangga yang paling serbaguna. Bahan ini bersifat basa lemah sehingga mampu membantu menetralisir bau yang berasal dari senyawa asam serta bekerja sebagai abrasif ringan untuk melonggarkan kotoran yang menempel pada dinding saluran. Cornell Cooperative Extension (2024) menyebut baking soda juga banyak dimanfaatkan sebagai deodorizer alami di berbagai area rumah.

Untuk menggunakannya, tuangkan sekitar ½ cangkir baking soda ke dalam saluran air. Diamkan selama 10–15 menit agar bubuk mencapai bagian dalam pipa, kemudian lanjutkan dengan air hangat atau kombinasikan dengan cuka putih. Perawatan ini dapat dilakukan seminggu sekali untuk membantu mencegah bau kembali muncul.

2. Cuka Putih

Cuka putih mengandung sekitar lima persen asam asetat yang membantu melarutkan kerak ringan, residu sabun, dan lemak penyebab bau. Connecticut Department of Energy and Environmental Protection (DEEP) memasukkan cuka putih sebagai salah satu bahan pembersih alami yang aman digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, termasuk membersihkan saluran air.

Tuangkan 1 cangkir cuka putih ke dalam saluran, lalu diamkan selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu, siram menggunakan air panas agar sisa kotoran ikut terbawa aliran air. Hindari mencampurkan cuka dengan pemutih berbahan klorin karena dapat menghasilkan gas berbahaya.

3. Campuran Baking Soda dan Cuka

Membersihkan Lap Dapur dengan Baking Soda dan Cuka
Membersihkan Lap Dapur dengan Baking Soda dan Cuka (Sumber: gemini.com)

Campuran baking soda dan cuka menghasilkan reaksi berbusa berupa karbon dioksida yang membantu melonggarkan endapan ringan di dalam saluran. Menurut panduan Scotch-Brite (3M), metode ini cocok digunakan sebagai perawatan berkala untuk menjaga saluran tetap bersih dan mengurangi bau yang berasal dari penumpukan sisa makanan.

Caranya, masukkan ½ cangkir baking soda, lalu tuangkan 1 cangkir cuka putih. Tutup lubang saluran selama sekitar 30 menit agar reaksi berlangsung optimal, kemudian bilas menggunakan air panas selama dua hingga tiga menit. Cara ini dapat diulang apabila bau belum sepenuhnya hilang.

4. Lemon

Lemon mengandung asam sitrat yang membantu melarutkan noda ringan sekaligus meninggalkan aroma segar. Cornell Cooperative Extension menjelaskan bahwa sifat asam pada lemon juga bermanfaat untuk membantu menghilangkan kerak sabun serta lemak pada berbagai permukaan rumah tangga.

Peras satu hingga dua buah lemon, kemudian tuangkan airnya langsung ke saluran. Diamkan sekitar 15 menit sebelum dibilas menggunakan air hangat. Cara ini cocok digunakan setelah membersihkan saluran agar aroma dapur maupun kamar mandi menjadi lebih segar.

5. Garam Kasar

Garam
Tabel konversi lengkap sendok teh ke gram. (Gambar: Towfiqu barbhuiya/Pexels)

Garam kasar memiliki tekstur yang dapat membantu mengikis endapan ringan ketika digunakan bersama air panas. Cornell Cooperative Extension bahkan merekomendasikan campuran baking soda dan garam sebagai salah satu alternatif alami untuk membantu menyegarkan saluran air yang mulai berbau.

Masukkan ½ cangkir garam kasar ke dalam saluran, diamkan selama beberapa jam atau semalaman, kemudian siram menggunakan air panas. Penggunaan secara berkala dapat membantu mengurangi penumpukan residu sebelum berubah menjadi penyumbatan yang lebih serius.

6. Air Panas

Air panas merupakan salah satu cara paling sederhana untuk membantu mengurangi bau pada saluran air, terutama di area dapur. Menurut Oregon Metro (2024), membilas saluran dengan air panas secara rutin dapat membantu melunakkan sisa lemak dan minyak yang menempel di dalam pipa sehingga tidak mudah menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau. Namun, metode ini lebih efektif untuk perawatan rutin dibanding mengatasi penyumbatan yang sudah parah.

Cara menggunakannya cukup mudah, yaitu dengan mengalirkan air panas selama sekitar satu hingga dua menit setelah selesai mencuci peralatan makan atau memasak. Untuk pipa berbahan PVC, gunakan air panas yang tidak sampai mendidih agar tidak berisiko merusak sambungan pipa. Kebiasaan sederhana ini dapat dipadukan dengan penggunaan baking soda seminggu sekali agar hasilnya lebih optimal.

7. Es Batu

Ini Cara Buat Es Batu Paling Cepat
Ini Cara Buat Es Batu Paling Cepat

Es batu sering dimanfaatkan untuk membersihkan garbage disposal atau mesin penghancur sampah yang terpasang di wastafel dapur. Menurut InSinkErator (2024), produsen garbage disposal terkemuka, bongkahan es membantu melepaskan sisa makanan dan lemak yang menempel pada dinding ruang penghancur sehingga bau tidak sedap dapat berkurang. Es juga membantu membersihkan bagian pisau tanpa menggunakan bahan kimia.

Masukkan satu hingga dua genggam es batu ke dalam garbage disposal, kemudian nyalakan alat sambil mengalirkan air dingin. Untuk hasil lebih maksimal, tambahkan sedikit garam kasar agar gesekan membantu mengangkat residu yang membandel. Cara ini hanya berlaku untuk wastafel yang memang dilengkapi garbage disposal.

8. Kulit Jeruk

Kulit jeruk mengandung minyak atsiri, terutama limonene, yang memberikan aroma segar alami. Menurut buku Handbook of Citrus By-Products and Processing Technology karya M. Rafiq, limonene merupakan komponen utama minyak kulit jeruk yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembersih rumah tangga karena memiliki aroma kuat dan kemampuan membantu melarutkan minyak ringan.

Potong kecil-kecil kulit jeruk, kemudian masukkan ke dalam garbage disposal dan jalankan alat selama beberapa detik sambil dialiri air. Jika tidak memiliki garbage disposal, kulit jeruk dapat direndam dalam air panas, lalu air rendamannya digunakan untuk menyiram saluran sebagai penyegar alami setelah dibersihkan.

9. Tea Tree Oil

[Fimela] tea tree oil
tea tree oil | unsplash.com/@christinhumephoto

Minyak esensial tea tree berasal dari daun Melaleuca alternifolia dan dikenal memiliki aktivitas antimikroba. Sebuah tinjauan ilmiah oleh Carson, Hammer, dan Riley yang diterbitkan dalam Clinical Microbiology Reviews menjelaskan bahwa tea tree oil memiliki aktivitas terhadap berbagai jenis bakteri dan jamur, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembersih alami maupun produk kebersihan rumah.

Campurkan sekitar 5–10 tetes tea tree oil ke dalam satu cangkir air hangat atau cuka putih, kemudian tuangkan ke saluran yang telah dibersihkan. Diamkan selama 15–20 menit sebelum dibilas. Karena termasuk minyak esensial pekat, gunakan secukupnya dan hindari kontak langsung dengan mata atau kulit sensitif.

10. Eco Enzyme dari Kulit Buah

Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dengan gula merah dan air. Menurut buku Eco Enzyme karya Dr. Rosukon Poompanvong, cairan ini dikembangkan sebagai pemanfaatan limbah organik untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, termasuk membantu membersihkan permukaan dan mengurangi bau. Saat ini, eco enzyme juga banyak digunakan dalam gerakan pengelolaan sampah rumah tangga di berbagai negara Asia.

Untuk membersihkan saluran air, tuangkan sekitar 100–200 ml eco enzyme ke dalam saluran pada malam hari, kemudian diamkan semalaman tanpa dialiri air. Keesokan paginya, bilas menggunakan air hangat. Cara ini lebih tepat dijadikan perawatan rutin agar residu organik tidak mudah menumpuk di dalam pipa.

Pertanyaan Seputar Cara Menghilangkan Bau Saluran Air dengan Bahan Alami

1. Apa penyebab utama saluran air mengeluarkan bau?

Penyebab paling umum adalah penumpukan sisa makanan, minyak, sabun, rambut, dan pertumbuhan bakteri pada bagian dalam pipa.

2. Apakah baking soda dan cuka aman untuk semua saluran air?

Umumnya aman untuk perawatan rutin pada saluran rumah tangga, tetapi jangan dicampur dengan pemutih berbahan klorin karena dapat menghasilkan gas berbahaya.

3. Seberapa sering saluran air perlu dibersihkan dengan bahan alami?

Idealnya satu kali setiap minggu atau minimal dua minggu sekali sebagai langkah pencegahan.

4. Kapan harus memanggil teknisi saluran air?

Jika air tetap menggenang, saluran tersumbat total, atau bau tidak hilang meski sudah dibersihkan berulang kali, sebaiknya hubungi teknisi.

5. Apakah bahan alami bisa menggantikan cairan pembersih kimia?

Untuk perawatan rutin dan bau ringan, bahan alami cukup efektif. Namun, penyumbatan berat atau kerusakan pipa tetap memerlukan penanganan profesional.

 

 

 

 

Rekomendasi