Cara mengurangi bau campur di dalam kulkas penting diketahui agar aroma setiap bahan makanan tetap terjaga dan tidak saling memengaruhi. Kulkas yang bersih bukan hanya membuat makanan terasa lebih nikmat, tetapi juga membantu menjaga kualitas bahan pangan selama masa penyimpanan.
Bau campur biasanya muncul karena berbagai jenis makanan disimpan dalam ruang yang sama tanpa perlindungan yang memadai. Aroma ikan, bawang, durian, keju, atau makanan berbumbu kuat dapat dengan mudah menyebar dan menempel pada bahan makanan lain. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat kulkas terasa kurang nyaman setiap kali dibuka.
Selain menjaga kebersihan, kebiasaan menyimpan makanan dengan benar juga berperan besar dalam mencegah bau bercampur. Dengan beberapa langkah sederhana yang dilakukan secara rutin, kulkas akan tetap segar, makanan lebih higienis, dan dapur terasa lebih nyaman digunakan setiap hari. Nah, apa saja cara mengurangi bau campur di dalam kulkas ini? Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (29/7), berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
1. Simpan Makanan dalam Wadah Kedap Udara
Menggunakan wadah kedap udara merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi bau campur di dalam kulkas. Wadah yang tertutup rapat dapat mencegah aroma dari makanan matang, lauk, atau bahan mentah menyebar ke seluruh ruang penyimpanan. Cara ini juga membantu menjaga rasa makanan tetap asli karena tidak terkontaminasi aroma dari bahan lain yang memiliki bau menyengat.
Selain mengurangi bau, wadah kedap udara membuat makanan lebih higienis dan tahan lebih lama. Pilih wadah berbahan kaca atau plastik food grade dengan penutup silikon yang rapat. Pastikan setiap makanan, terutama yang berkuah atau berbumbu tajam, selalu disimpan dalam wadah tertutup sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
Advertisement
2. Pisahkan Makanan Beraroma Tajam
Beberapa jenis makanan memiliki aroma yang kuat, seperti ikan, durian, petai, bawang, terasi, atau keju tertentu. Jika disimpan berdekatan dengan buah, susu, atau makanan penutup, aroma tersebut dapat berpindah sehingga memengaruhi rasa dan kualitas makanan lainnya.
Agar hal itu tidak terjadi, kelompokkan makanan sesuai jenisnya dan manfaatkan setiap rak atau laci di dalam kulkas. Bila perlu, gunakan wadah tambahan atau kantong zip khusus untuk makanan beraroma tajam. Kebiasaan sederhana ini akan membuat isi kulkas lebih rapi sekaligus mengurangi risiko munculnya bau campur.
Advertisement
3. Segera Bersihkan Tumpahan Makanan
Tumpahan kuah, susu, saus, atau cairan dari daging sering kali luput dari perhatian. Padahal, sisa makanan yang menempel di rak kulkas dapat menjadi sumber bau tidak sedap apabila dibiarkan terlalu lama. Kondisi yang lembap juga dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur.
Karena itu, biasakan memeriksa bagian dalam kulkas setiap kali selesai mengambil atau menyimpan makanan. Bersihkan noda menggunakan kain lembut yang dibasahi air hangat dan sedikit sabun, kemudian lap hingga benar-benar kering. Membersihkan tumpahan sesegera mungkin akan membuat kulkas tetap bersih dan bebas aroma mengganggu.
Advertisement
4. Manfaatkan Baking Soda
Baking soda dikenal sebagai bahan alami yang mampu menyerap berbagai jenis bau. Banyak orang memanfaatkannya untuk menjaga udara di dalam kulkas tetap segar tanpa harus menggunakan pengharum berbahan kimia. Cara penggunaannya pun sangat mudah dan tidak memerlukan biaya besar.
Cukup letakkan semangkuk kecil baking soda tanpa penutup di salah satu sudut kulkas. Diamkan selama beberapa minggu agar baking soda menyerap bau yang beredar di dalam ruang penyimpanan. Agar hasilnya tetap optimal, gantilah baking soda setiap satu hingga tiga bulan sesuai kondisi penggunaan kulkas.
Advertisement
5. Gunakan Arang Aktif
Selain baking soda, arang aktif atau arang bambu juga dapat dimanfaatkan sebagai penyerap bau alami. Bahan ini memiliki pori-pori yang mampu menangkap molekul penyebab aroma tidak sedap sekaligus membantu mengurangi kelembapan di dalam kulkas.
Masukkan arang aktif ke dalam wadah kecil atau kantong kain bersih, lalu letakkan di sudut kulkas. Setelah digunakan beberapa waktu, arang dapat dijemur di bawah sinar matahari agar daya serapnya kembali optimal. Dengan perawatan yang tepat, arang aktif bisa digunakan berulang kali.
Advertisement
6. Simpan Buah dan Sayur dengan Benar
Buah dan sayuran sebaiknya disimpan pada laci khusus yang tersedia di dalam kulkas. Laci tersebut dirancang untuk menjaga tingkat kelembapan sehingga bahan pangan tetap segar lebih lama sekaligus mengurangi penyebaran aroma ke rak lainnya.
Sebelum disimpan, pastikan buah dan sayuran dalam kondisi bersih serta kering. Hindari menyimpan bahan yang sudah mulai membusuk karena dapat mempercepat munculnya bau tidak sedap. Jika ada buah dengan aroma kuat, simpan dalam wadah tertutup agar tidak memengaruhi makanan lain.
Advertisement
7. Buang Makanan yang Sudah Basi
Salah satu penyebab utama bau campur di dalam kulkas adalah makanan yang sudah melewati masa simpan. Makanan basi biasanya mengeluarkan aroma menyengat yang mudah menyebar ke seluruh bagian kulkas dan sulit dihilangkan jika dibiarkan terlalu lama.
Luangkan waktu setidaknya seminggu sekali untuk memeriksa isi kulkas. Buang makanan yang berubah warna, berlendir, atau sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Kebiasaan ini tidak hanya menjaga aroma kulkas tetap segar, tetapi juga membantu mengurangi risiko mengonsumsi makanan yang sudah tidak layak.
Advertisement
8. Rutin Membersihkan Kulkas
Membersihkan kulkas secara menyeluruh merupakan kebiasaan penting untuk menjaga kebersihan ruang penyimpanan makanan. Rak, laci, dan dinding bagian dalam kulkas dapat menyimpan sisa makanan atau noda yang tidak terlihat sehingga lama-kelamaan menimbulkan bau.
Idealnya, lakukan pembersihan menyeluruh setidaknya satu kali dalam sebulan. Keluarkan seluruh isi kulkas, lepaskan rak yang dapat dibongkar, lalu cuci menggunakan air hangat dan sabun lembut. Setelah semuanya kering, susun kembali makanan secara rapi agar sirkulasi udara di dalam kulkas tetap baik.
Advertisement
9. Jangan Langsung Masukkan Makanan Panas
Memasukkan makanan yang masih panas ke dalam kulkas dapat meningkatkan suhu dan kelembapan di dalamnya. Kondisi tersebut membuat embun lebih mudah terbentuk sehingga lingkungan di dalam kulkas menjadi lebih lembap dan berpotensi memicu munculnya bau tidak sedap.
Sebaiknya biarkan makanan mendingin hingga mencapai suhu ruang terlebih dahulu sebelum disimpan. Setelah itu, pindahkan ke wadah tertutup agar aroma tidak menyebar ke makanan lain. Cara sederhana ini juga membantu menjaga kinerja kulkas tetap optimal.
Advertisement
10. Pakai Pengharum Alami
Jika kulkas masih menyisakan aroma kurang sedap, Anda dapat memanfaatkan bahan alami sebagai penyegar udara. Beberapa bahan yang sering digunakan antara lain irisan lemon, ampas kopi kering, atau kulit jeruk. Aroma alami tersebut membantu menyamarkan bau sekaligus memberikan kesan segar saat pintu kulkas dibuka.
Meski demikian, bahan alami tersebut tetap perlu diganti secara berkala agar tidak menjadi sumber bau baru. Gunakan secukupnya dan kombinasikan dengan kebiasaan membersihkan kulkas secara rutin. Dengan begitu, kulkas akan tetap bersih, segar, dan nyaman digunakan setiap hari.
Advertisement
Pentingnya Mencegah Bau Campur di Kulkas
Bau campur di dalam kulkas bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas beberapa jenis makanan yang mudah menyerap aroma, seperti susu, mentega, telur, dan buah-buahan. Menurut United States Department of Agriculture (USDA), makanan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dipisahkan berdasarkan jenisnya untuk membantu menjaga kualitas sekaligus mengurangi risiko kontaminasi aroma.
Selain itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga menyarankan agar kulkas dibersihkan secara rutin dan dijaga pada suhu yang tepat untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan makanan. Dengan menerapkan kebiasaan penyimpanan yang benar dan menjaga kebersihan kulkas, aroma makanan tetap terjaga, kualitas pangan lebih baik, dan dapur pun terasa lebih bersih serta nyaman setiap hari.
Advertisement
Tanya & Jawab Seputar Cara Mengurangi Bau Campur di Dalam Kulkas
1. Apa penyebab bau campur di dalam kulkas? Bau campur biasanya muncul karena makanan beraroma tajam disimpan tanpa wadah tertutup, adanya tumpahan makanan, atau bahan makanan yang sudah basi.
2. Apakah baking soda efektif mengurangi bau kulkas? Ya. Baking soda dapat membantu menyerap bau tidak sedap sehingga udara di dalam kulkas terasa lebih segar.
3. Seberapa sering kulkas sebaiknya dibersihkan? Bersihkan noda setiap kali ada tumpahan dan lakukan pembersihan menyeluruh setidaknya satu kali dalam sebulan.
4. Bolehkah memasukkan makanan yang masih panas ke dalam kulkas? Sebaiknya tidak. Tunggu hingga makanan mencapai suhu ruang agar tidak meningkatkan kelembapan dan memicu bau di dalam kulkas.
5. Bagaimana cara menjaga kulkas tetap segar setiap hari? Simpan makanan dalam wadah kedap udara, pisahkan makanan beraroma tajam, buang makanan yang sudah basi, dan rutin membersihkan bagian dalam kulkas.