12 Bunga yang Cepat Tumbuh dan Cepat Berbunga untuk Mempercantik Halaman Rumah

Cari bunga yang cepat tumbuh dan cepat berbunga? Temukan 15 jenis bunga cantik yang cocok ditanam di halaman maupun dalam pot.

Bimo Bagas Basworo
Oleh Bimo Bagas Basworo - Reporter
12 Bunga yang Cepat Tumbuh dan Cepat Berbunga untuk Mempercantik Halaman Rumah
Bunga yang Cepat Tumbuh dan Cepat Berbunga untuk Mempercantik Halaman Rumah. (Gambar: Jeffry Surianto/Pexels)

Memilih bunga yang cepat tumbuh dan cepat berbunga menjadi solusi bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan taman cantik tanpa harus menunggu berbulan-bulan. Berbagai jenis bunga mampu menghasilkan warna-warna cerah hanya dalam hitungan minggu apabila ditanam pada media yang sesuai dan mendapatkan perawatan yang tepat.

Selain mempercantik tampilan halaman, bunga dengan pertumbuhan cepat juga cocok bagi pemula yang baru belajar berkebun. Perawatannya relatif mudah, biaya penanamannya terjangkau, dan hasilnya dapat dinikmati dalam waktu singkat sehingga memberikan kepuasan tersendiri bagi penghobi tanaman.

Ada banyak pilihan bunga yang cepat tumbuh dan cepat berbunga dapat ditanam di pot, pekarangan, maupun taman minimalis. Berikut adalah 12 opsi yang bisa menjadi pilihan Anda, yang dirangkum oleh Merdeka.com dari berbagai sumber, Selasa (28/7/2026). Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Marigold

Marigold
Marigold. (Gambar: Tawseem Hakak/Unsplash)

Marigold menjadi salah satu bunga yang paling sering direkomendasikan bagi pemula karena pertumbuhannya tergolong cepat. Dalam kondisi ideal, tanaman ini mulai menghasilkan bunga sekitar enam hingga delapan minggu setelah benih ditanam. Warna kuning dan oranyenya mampu menghadirkan suasana cerah pada halaman rumah.

Selain memiliki tampilan mencolok, marigold dikenal tahan terhadap cuaca panas sehingga cocok ditanam di wilayah tropis seperti Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada pot maupun langsung di tanah selama memperoleh sinar matahari penuh dan media tanam yang memiliki drainase baik.

Keunggulan lain marigold adalah aromanya dipercaya membantu mengurangi kehadiran beberapa jenis hama di sekitar kebun. Karena alasan tersebut, tanaman ini sering dipadukan dengan sayuran atau tanaman hias lain untuk menciptakan taman yang lebih sehat sekaligus menarik dipandang.

2. Zinnia

Zinnia
Zinnia. (Gambar: Zoshua Colah/Unsplash)

Zinnia termasuk bunga yang cepat tumbuh dan cepat berbunga dengan pilihan warna yang sangat beragam, mulai dari putih, merah muda, kuning, hingga merah menyala. Bunganya dapat mulai bermekaran sekitar enam sampai delapan minggu setelah proses penyemaian.

Tanaman ini menyukai paparan sinar matahari langsung sepanjang hari. Semakin banyak cahaya yang diterima, semakin lebat pula bunga yang dihasilkan. Oleh karena itu, zinnia lebih cocok ditempatkan pada area terbuka yang tidak terhalang bangunan atau pepohonan.

Selain mudah dirawat, zinnia juga menghasilkan bunga berukuran cukup besar sehingga sering dimanfaatkan sebagai bunga potong. Kehadirannya mampu mempercantik taman sekaligus menarik kupu-kupu dan serangga penyerbuk yang bermanfaat bagi ekosistem kebun.

3. Cosmos

Cosmos
Cosmos. (Gambar: takamasa okano/Unsplash)

Cosmos menjadi pilihan menarik bagi pemilik rumah yang menginginkan taman bergaya alami. Tanaman ini memiliki batang ramping dengan bunga sederhana yang tampil anggun dalam berbagai warna, seperti putih, merah muda, dan ungu muda.

Waktu berbunga cosmos relatif singkat, yakni sekitar tujuh hingga sembilan minggu setelah penanaman. Tanaman ini juga mampu tumbuh subur pada tanah yang tidak terlalu subur sehingga perawatannya tidak menyulitkan bagi penghobi tanaman pemula.

Semakin rutin bunga yang layu dipangkas, semakin banyak bunga baru yang akan muncul. Dengan perawatan sederhana tersebut, cosmos dapat terus berbunga selama musim panas atau sepanjang tahun pada daerah beriklim tropis.

4. Portulaca

Portulaca
Portulaca. (Gambar: Chris F/Pexels)

Portulaca atau bunga krokot dikenal sebagai tanaman hias yang sangat tahan terhadap panas dan kekeringan. Bunganya mulai bermekaran sekitar enam hingga delapan minggu setelah ditanam, sehingga menjadi salah satu pilihan tercepat untuk mempercantik halaman rumah.

Tanaman ini memiliki bunga berwarna cerah dengan bentuk mungil yang muncul dalam jumlah banyak. Portulaca sangat cocok dijadikan tanaman penutup tanah maupun penghias pot gantung karena pertumbuhannya menyebar secara alami.

Perawatannya pun sangat sederhana. Penyiraman secukupnya dan paparan sinar matahari penuh sudah cukup membuat tanaman terus menghasilkan bunga hampir setiap hari ketika cuaca cerah.

5. Tapak Dara

Tapak Dara
Tapak Dara. (Gambar: rminedaisy/Unsplash)

Tapak dara merupakan tanaman hias yang sudah lama dikenal masyarakat Indonesia. Selain mudah ditemukan, tanaman ini mampu berbunga sekitar delapan minggu setelah penanaman dan dapat terus menghasilkan bunga sepanjang tahun pada kondisi lingkungan yang sesuai.

Bunganya tersedia dalam berbagai warna, seperti putih, merah muda, ungu, dan merah. Ukurannya memang tidak terlalu besar, tetapi jumlah bunganya cukup banyak sehingga mampu menciptakan tampilan taman yang selalu segar.

Tapak dara juga terkenal tahan terhadap cuaca panas dan tidak memerlukan penyiraman berlebihan. Karakter tersebut membuatnya menjadi pilihan praktis bagi pemilik rumah yang memiliki waktu terbatas untuk merawat tanaman.

6. Nasturtium

Nasturtium
Nasturtium. (Gambar: Anthony Rae/Unsplash)

Nasturtium termasuk salah satu bunga dengan waktu berbunga paling singkat, yaitu sekitar lima hingga tujuh minggu setelah ditanam dari biji. Pertumbuhannya yang cepat menjadikannya favorit bagi penghobi berkebun yang ingin segera menikmati hasil.

Bunga ini memiliki warna cerah seperti kuning, oranye, dan merah dengan bentuk yang unik. Tanaman dapat tumbuh menjalar atau merambat sehingga cocok menghiasi pagar, pot gantung, maupun sudut taman.

Keunikan nasturtium tidak berhenti pada tampilannya. Bunga dan daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap hidangan sehingga memberikan nilai tambah dibandingkan tanaman hias pada umumnya.

7. Calendula

Calendula
Calendula. (Gambar: Anushka Sharma/Unsplash)

Calendula memiliki bunga menyerupai aster dengan warna kuning hingga oranye yang mencolok. Tanaman ini mampu mulai berbunga sekitar enam sampai delapan minggu setelah benih disemai apabila memperoleh cahaya matahari yang cukup.

Selain tampil menarik, calendula dikenal mudah tumbuh pada berbagai jenis media tanam yang memiliki drainase baik. Penyiraman secara rutin tanpa membuat tanah terlalu basah sudah cukup menjaga pertumbuhannya tetap optimal.

Bunga yang telah layu sebaiknya segera dipangkas agar tanaman terdorong menghasilkan bunga baru. Cara sederhana tersebut membantu calendula tetap tampil lebat dalam waktu yang lebih lama.

8. Morning Glory

Morning Glory
Morning Glory. (Gambar: Ames May/Unsplash)

Morning glory menjadi pilihan tepat bagi pemilik rumah yang ingin menghiasi pagar atau pergola dengan tanaman berbunga. Pertumbuhannya sangat cepat dan mulai menghasilkan bunga sekitar delapan hingga sepuluh minggu setelah penanaman.

Tanaman merambat ini menghasilkan bunga berbentuk terompet dengan warna biru, ungu, merah muda, atau putih. Bunganya biasanya mekar pada pagi hari sehingga memberikan suasana segar ketika memulai aktivitas.

Morning glory membutuhkan penyangga agar batangnya dapat tumbuh optimal. Dengan perawatan sederhana dan sinar matahari yang cukup, tanaman ini mampu menciptakan dinding hijau berbunga yang memikat.

9. Impatiens

Impatiens
Impatiens. (Gambar: Rebecca Niver/Unsplash)

Impatiens menjadi salah satu bunga yang cocok ditanam pada area teduh atau teras rumah yang tidak memperoleh sinar matahari penuh. Tanaman ini mulai berbunga sekitar delapan hingga sepuluh minggu setelah ditanam.

Bunganya hadir dalam berbagai warna cerah dan mampu tumbuh lebat apabila media tanam selalu dijaga tetap lembap. Kondisi tersebut membuat impatiens menjadi pilihan ideal untuk mempercantik sudut rumah yang minim cahaya.

Penyiraman secara teratur merupakan kunci utama agar tanaman tetap sehat. Dengan kebutuhan perawatan yang relatif sederhana, impatiens mampu berbunga dalam waktu lama sepanjang musim.

10. Gomphrena

Gomphrena
Gomphrena. (Gambar: zhouYY YY/Pexels)

Gomphrena atau bunga kenop memiliki bentuk bulat yang unik dan warna mencolok. Tanaman ini mulai berbunga sekitar delapan hingga sepuluh minggu setelah penyemaian sehingga termasuk kelompok bunga yang cepat menghasilkan bunga.

Selain tahan panas, gomphrena juga dikenal memiliki bunga yang tidak mudah layu. Karena karakter tersebut, bunganya sering dimanfaatkan sebagai bunga kering untuk dekorasi rumah.

Tanaman ini tumbuh optimal pada lokasi yang memperoleh sinar matahari penuh. Pemberian pupuk secara berkala akan membantu meningkatkan jumlah bunga yang dihasilkan sepanjang musim.

11. Pacar Air

Pacar Air
Pacar Air. (Gambar: Walyudin/Unsplash)

Pacar air merupakan tanaman berbunga yang telah lama menjadi penghias pekarangan rumah di Indonesia. Waktu berbunga relatif cepat, yaitu sekitar delapan hingga sepuluh minggu setelah penanaman dari benih.

Tanaman ini menyukai media tanam yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh sebab itu, penyiraman secara rutin menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga pertumbuhannya tetap sehat.

Pilihan warna bunga yang beragam membuat pacar air mudah dipadukan dengan tanaman hias lain. Kehadirannya mampu memberikan nuansa ceria pada taman berukuran kecil maupun halaman yang lebih luas.

12. Bunga Matahari Mini

Mini Sunflower
Bunga matahari mini. (Gambar: Cheung Yin/Unsplash)

Bunga matahari mini menjadi alternatif menarik bagi pemilik rumah yang memiliki lahan terbatas. Varietas ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan bunga matahari biasa, tetapi tetap menghasilkan bunga berukuran proporsional dengan warna kuning cerah.

Dalam kondisi ideal, bunga matahari mini mulai berbunga sekitar delapan hingga sepuluh minggu setelah benih ditanam. Tanaman membutuhkan sinar matahari penuh agar pertumbuhannya maksimal dan batangnya tetap kokoh.

Selain mempercantik taman, bunga matahari mini juga mampu menjadi titik fokus pada halaman rumah. Penanamannya di dalam pot besar maupun langsung di tanah sama-sama memberikan hasil yang menarik selama kebutuhan air dan nutrisi terpenuhi.

Pertanyaan yang Sering Dicari tentang Bunga yang Cepat Tumbuh dan Cepat Berbunga

1. Bunga apa yang paling cepat tumbuh dan berbunga? Nasturtium, marigold, zinnia, portulaca, dan calendula termasuk bunga yang dapat mulai berbunga dalam waktu sekitar lima hingga delapan minggu setelah ditanam.

2. Apakah bunga yang cepat berbunga cocok ditanam di pot? Ya. Sebagian besar bunga seperti marigold, zinnia, tapak dara, portulaca, dan bunga matahari mini dapat tumbuh optimal di dalam pot selama media tanam memiliki drainase baik.

3. Bagaimana cara mempercepat bunga berbunga? Pastikan tanaman memperoleh sinar matahari sesuai kebutuhannya, gunakan media tanam yang subur, lakukan penyiraman secara teratur, dan berikan pupuk dengan kandungan fosfor yang lebih tinggi.

4. Apakah semua bunga cepat berbunga membutuhkan sinar matahari penuh? Tidak. Sebagian besar memang menyukai sinar matahari penuh, tetapi impatiens dan pacar air mampu tumbuh baik pada area yang teduh atau hanya memperoleh sinar matahari sebagian.

5. Kapan waktu terbaik menanam bunga agar cepat berbunga? Awal musim hujan atau saat kondisi cuaca tidak terlalu ekstrem menjadi waktu yang baik karena kelembapan tanah lebih stabil sehingga mendukung proses perkecambahan dan pertumbuhan tanaman.

Rekomendasi