Prestasi tersebut sekaligus menobatkan Theodore Gomgom sebagai peraih Adhi Makayasa 2024.
Penghargaan tersebut diberikan pada acara sidang Yudisium telah digelar pada Selasa (25/6) di Gedung Manunggal, Akademi Kepolisian.
Theodore berserta 246 rekan lainnya dari angkatan 55 Batalyon Satya Dharma dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dan berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Kepolisian (S.Tr.K).
Selain dinobatkan sebagai lulusan terbaik, Theodore Gomgom juga mendapat beberapa penghargaan di antaranya:
Advertisement
a. Medali dan piagam Adhi Makayasa, Prestasi Terbaik Nilai Kumulatif Seluruh Aspek.
b. Medali dan piagam Ati Tanggon Emas, Prestasi Terbaik I Kumulatif Aspek Karakter.
c. Medali dan piagam Ati Trengginas Emas, Prestasi Terbaik I Nilai Kumulatif Aspek Jasmani dan Kesehatan.
d. Wira karya nugraha perunggu, Prestasi terbaik III Penulisan Tugas akhir.
e. Wira Cendikia (Cum Laude), Penghargaan Indeks Prestasi Kumulatif di atas 3,50.
Berhasil menjadi lulusan terbaik dengan rentetan penghargaan, Theodore Gomgom pun mengaku bangga dengan prestasinya itu.
"Perasaan saya bisa dianugerahkan sebagai Adhi Makayasa tahun 2024 adalah terutama senang dan bangga. Bercampur haru, bisa berhasil mencapai titik ini dan bisa berhasil mendapat gelar Adhi Makayasa di tahun 2024," ungkap Theodore Gomgom.
Advertisement
Advertisement
Lahir dari Pasangan Perwira Polisi
Kecerdasan Theodore Gomgom ternyata turun dari kedua orang tuanya yang juga berstatus Perwira Menengah (Pamen) Polri.
Menurut informasi, ayahnya adalah Kombes Deonijiu de Fatima berasal dari Korps Brimob.
Saat ini Kombes Deonijiu menjabat sebagai Kepala Biro Operasi Polda NTT.
Pria kelahiran Aileu Timor Timur (Timor Leste) ini dikenal sebagai polisi penjinak bom. Dia juga pernah ditugaskan di daerah-daerah rawan konflik.
Kombes Deonijiu selalu dipercaya menjadi garda terdepan saat bertugas di satuannya. Oleh karena Kombes Deonijiu dijuluki sebagai 'Sang Matahari dari Timor'.
Advertisement
Alumni Akpol 1996 tersebut juga pernah menduduki beberapa posisi penting di Korps Brimob seperti Kasubag Intel Korbrimob Polri, Dansat Wanteror Pasgegana Korbrimob Polri (2018), Kasat Brimob Polda Metro Jaya (2019), Kapolres Metro Tangerang Kota (2020), serta Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2021).
Sementara ibu dari Theodore Gomgom seorang polwan bernama Endang Longla berpangkat AKP.
Advertisement
Didikan Tegas Keluarga Brimob
Melansir dari kanal YouTube Akademi Kepolisian (10/7), Theodore pun menceritakan bagaimana kehidupannya sebagai anak dari anggota Brimob.
Theodore Gomgom menyadari bahwa sejak kecil ia dididik dengan tegas dan disiplin sehingga bisa membentuk karakter.
"Kebetulan ayah saya ini seorang anggota Polri yang bertugas di satuan Brimob dari awal dilantik sebagai Perwira sampai sekarang."
"Tentu kita sudah mengetahui bersama didikan-didikan tegas dan disiplinnya sangat kuat jadi setiap saya kecil itu saya diberi didikan tegas dari orang tua saya," kata Gomgom,
Meski begitu, kedua orang tuanya mendukung penuh hobi dan bakatnya termasuk dalam memberikan arahan.
"Apabila saya melakukan kesalahan saya diberikan sanksi diperingati, tapi apabila bagus saya dikasih reward. Saya memiliki kemauan orang tua saya mendukung sepenuhnya, apa sih keinginan saya, apa sih hobi saya, bakat saya di mana, arah saya ke mana diarahkan orang tua saya," tambahnya.
Advertisement