7 Minuman Alami Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol, Bahannya Mudah Ditemukan di Dapur

Beberapa minuman dari bahan alami yang bisa bantu turunkan kolesterol dalam tubuh.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
7 Minuman Alami Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol, Bahannya Mudah Ditemukan di Dapur
7 Minuman Alami Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol, Bahannya Mudah Ditemukan di Dapur (Merdeka.com)

Minuman alami di bawah ini bisa coba Anda konsumsi untuk bantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Kolesterol merupakan lemak yang diproduksioleh tubuh dan bisa berasal dari makanan hewani.

Dalam kadar yang sesuai, kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh dalam membantu membangun sel-sel baru.

Namun jika kadarnya terlalu tinggi, kolesterol justru berbahaya bagi tubuh.Untuk mencoba menstabilkannya, Anda bisa coba membuat minuman alami ini.

Berikut beberapa minuman alami yang bisa bantu turunkan kolesterol dilansir dari berbagai sumber, Selasa (11/6/2024):

Tentang Kolesterol

Kolesterol sendiri ada dua jenis, yakni lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL) atau kolesterol jahat dan lipoprotein dengan kepadatan tinggi (HDL) atau kolesterol baik.

Tugas LDL adalah mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel yang membutuhkan.

Namun jika jumlahnya melebihi kebutuhan, maka dapat mengendap pada dinding-dinding arteri yang menyebabkan penyakit.

Sementara HDL bertugas untuk mengangkut kolesterol kembali ke dalam organ hati, sebagai kebalikan dari LDL.

Dalam hati, senyawa ini akan dihancurkan atau dikeluarkan oleh tubuh melalui feses atau kotoran.

Kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit serius.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Minuman Alami Bantu Turunkan Kolesterol

1. Jus Tomat

Jus tomat menjadi minuman alami sederhana yang bisa bantu menurunkan kolesterol dalam tubuh dengan cukup ampuh.

Hal ini dikarenakan kandungan likopen yang ada pada tomat. Senyawa itu juga yang membuat tomat memiliki warna merah.

Sebuah studi menemukan memproses tomat menjadi jus dapat meningkatkan kadar likopen yang ada di dalamnya. 

Maka, manfaat tomat semakin maksimal jika dikonsumsi dalam bentuk jus.

Maka, manfaat tomat semakin maksimal jika dikonsumsi dalam bentuk jus.
Dok. Istimewa

2. Jus Lemon

Sebuah studi menemukan jus lemon dapat membantu menurunkan LDL sekaligus meningkatkan HDL.

Buah sitrus seperti lemon mengandung vitamin C tinggi yang dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh.

3. Jus Alpukat

Alpukat sudah sejak lama diketahui mengandung lemak tak jenuh yang cukup baik untuk tubuh.

Lemak ini biasa disebut dengan monounsaturated fat. 

Lemak tak jenuh tersbeut dapat membantu menurunkan LDL dan trigliserida dalam darah.

Selain itu, dapat juga meningkatkan kadar HDL dalam darah.

Hal tersebut bisa membantu mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah yang dapat berujung pada serangan jantung atau stroke.

Namun, perlu diingat jika konsumsi alpukat juga jangan dibarengi dengan campuran gula atau susu berlebih.

4. Buah Beri

Buah-buahan jenis beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan rasberry yang diolah menjadi smoothie juga bagus untuk membantu menurunkan kolesterol.

Buah jenis beri mengandung antioksidan dan serat tinggi yang sangat bermanfaat dalam menurunkan kolesterol.

5. Susu Kedelai

Kolesterol tinggi kerap disebabkan oleh makanan yang mengandung banyak lemak jenuh.

Mengganti sumber lemak dengan alternatif yang lebih sehat dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dalam tubuh.

Susu kedelai bisa menjadi salah satu alternatif minuman sehat yang bisa dikonsumsi. 

Susu kedelai bisa menjadi salah satu alternatif minuman sehat yang bisa dikonsumsi. <br>
Dok. Istimewa

6. Teh Hijau

Teh hijau mengandung katekin dan berbagai antioksidan lain yang bisa menurunkan kolesterol LDL dan jumlah total kolesterol dalam tubuh.

Sebuah studi menemukanorang yang sering mengonsumsi teh hijau mengalami penurunan LDL yang lebih besar dibanding mereka yang tidak atau minum sedikit teh hijau.

7. Minuman dari Kakao

Kakao atau bahan dasar cokelat hitam ternyata juga bagus untuk bantu turunkan kadar kolesterol dalam tubuh. 

Kakao mengandung antioksidan bernama flavonoid yang dapat membantu menurunkan LDL.

Namun, manfaat tersebut bisa didapat jika kakao dikonsumsi tanpa ada tambahan gula atau pemanis buatan berlebih.

Kakao mengandung antioksidan bernama flavonoid yang dapat membantu menurunkan LDL.<br><br>Namun, manfaat tersebut bisa didapat jika kakao dikonsumsi tanpa ada tambahan gula atau pemanis buatan berlebih.
Dok. Istimewa

Apa Penyebab Kolesterol Tinggi?

Mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi atau kurang olahraga juga bisa menyebabkan kelebihan kolesterol.

Namun, faktor keturunan juga bisa menjadi pemicunya.

Selain itu, kondisi medis yang dapat menyebabkan kadar kolesterol tidak sehat meliputi:

- Penyakit ginjal kronis
- Diabetes
- HIV/AIDS
- Hipotiroidisme
- Lupus

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kadar kolesterol tidak sehat meliputi:

Pola makan yang buruk - Misalnya, mengonsumsi banyak lemak jenuh atau lemak trans.

Obesitas - Memiliki indeks massa tubuh 30 atau lebih menempatkan seseorang pada risiko
hiperkolesterolemia

Kurang olahraga - Olahraga membantu meningkatkan kadar HDL dalam tubuh.

Merokok - Kebiasaan ini dapat menurunkan kadar HDL

Alkohol - Minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol total.

Usia - Risikonya lebih sering terjadi pada orang di atas 40 tahun.

Seiring bertambahnya usia, hati menjadi kurang mampu menghilangkan kolesterol LDL.

Usia - Risikonya lebih sering terjadi pada orang di atas 40 tahun. <br><br>Seiring bertambahnya usia, hati menjadi kurang mampu menghilangkan kolesterol LDL.<br>
Dok. Istimewa

Bagaimana Gejala saat Kadar Kolesterol Tinggi?

Kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala apapun.

Namun, gejala baru terasa saat kondisi ini mengarah pada pembentukan plak di dalam pembuluh arteri.

Saat terjadi pengendapan pada dinding arteri, terjadi penurunan aliran darah di jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya. 

Lantas, apa keluhan kolesterol tinggi?

Rasa sakit di dada bagian depan atau pada lengan (angina) ketika seseorang mengalami stres.

Bisa juga terasa saat sedang melakukan kegiatan fisik yang berat juga dapat terjadi akibat kadar kolesterol yang tinggi.

Kolesterol tinggi meningkatkan risiko seseorang terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis.

Bisa juga memicu penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh tertentu, stroke ringan, stroke, sampai serangan jantung.

Rekomendasi