8 Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman, Cara Alami agar Hunian Lebih Nyaman

Simak 8 tips mengusir nyamuk di rumah menggunakan tanaman sebagai cara alami agar hunian lebih nyaman dan minim gangguan serangga.

Ricka Milla Suatin
Oleh Ricka Milla Suatin - Reporter
8 Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman, Cara Alami agar Hunian Lebih Nyaman
cara membasmi nyamuk di kamar secara alami ©Ilustrasi dibuat AI

Nyamuk menjadi salah satu serangga yang paling sering mengganggu kenyamanan di rumah. Selain menimbulkan rasa gatal akibat gigitan, beberapa jenis nyamuk juga dapat membawa penyakit seperti demam berdarah, chikungunya, hingga malaria.

Salah satu cara alami yang dapat membantu mengurangi keberadaan nyamuk adalah memanfaatkan tanaman tertentu. Berbagai tanaman diketahui menghasilkan aroma atau senyawa alami yang kurang disukai nyamuk sehingga dapat menjadi pelengkap upaya menjaga rumah tetap nyaman.

Karena itu, berikut tips mengusir nyamuk di rumah menggunakan tanaman, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, Sabtu (18/7).

1. Letakkan Serai Wangi di Area yang Sering Menjadi Jalur Masuk Nyamuk

Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman
Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman (Foto: AI Generated)

Serai wangi (Cymbopogon nardus maupun Cymbopogon winterianus) dikenal mengandung senyawa citronellal, citronellol, dan geraniol yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pengusir nyamuk alami. Aroma yang dihasilkan tanaman ini kurang disukai nyamuk sehingga dapat membantu mengurangi keberadaannya di sekitar rumah.

Tempatkan pot serai wangi di dekat pintu, teras, jendela, atau area yang sering dibuka agar aroma alaminya lebih mudah menyebar. Tanaman ini juga cocok ditanam di halaman sebagai pembatas alami di sekitar rumah.

Perlu diketahui bahwa tanaman hidup menghasilkan aroma yang lebih lembut dibandingkan minyak atsirinya. Oleh karena itu, serai wangi sebaiknya dipadukan dengan langkah lain seperti menutup genangan air dan memasang kasa pada ventilasi agar hasilnya lebih optimal.

2. Tanam Lavender di Dekat Jendela atau Balkon

Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman
Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman (Foto: AI Generated)

Lavender mengandung linalool dan linalyl acetate yang memiliki aroma khas dan diketahui kurang disukai oleh nyamuk. Tanaman ini juga sering dipilih karena memiliki bunga berwarna ungu yang dapat mempercantik tampilan rumah.

Agar tumbuh optimal, lavender membutuhkan sinar matahari yang cukup serta media tanam dengan drainase yang baik. Pot dapat diletakkan di ambang jendela, balkon, maupun teras yang memperoleh cahaya matahari selama beberapa jam setiap hari.

Meskipun dapat membantu mengurangi ketertarikan nyamuk di area sekitarnya, lavender tidak mampu menghilangkan seluruh populasi nyamuk di dalam rumah. Tanaman ini berfungsi sebagai salah satu bagian dari strategi pengendalian nyamuk secara terpadu.

3. Gunakan Kemangi sebagai Tanaman Hias Sekaligus Tanaman Dapur

Kemangi
Kemangi. (Gambar: tookapic/Pixabay)

Kemangi memiliki kandungan minyak atsiri seperti eugenol, linalool, dan estragole yang menghasilkan aroma cukup kuat. Aroma tersebut diketahui dapat membantu mengurangi ketertarikan beberapa spesies nyamuk.

Selain berfungsi sebagai tanaman aromatik, kemangi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan masakan sehingga memberikan nilai tambah bagi penghuni rumah. Penempatannya cocok di dapur yang memiliki pencahayaan baik, dekat jendela, atau di teras.

Pangkas daun secara berkala agar tanaman tetap rimbun dan menghasilkan daun baru. Daun yang sehat umumnya akan mengeluarkan aroma lebih kuat ketika tersentuh sehingga manfaat aromatiknya dapat tetap terjaga.

4. Tanam Mint untuk Menghasilkan Aroma yang Menyegarkan

Tanaman Mint (Photo by Rens D on Unsplash)
Tanaman Mint (Photo by Rens D on Unsplash)

Daun mint mengandung mentol yang menghasilkan aroma segar dan cukup tajam. Aroma tersebut tidak disukai oleh berbagai jenis serangga, termasuk beberapa jenis nyamuk.

Mint termasuk tanaman yang mudah tumbuh di dalam pot dan relatif cepat berkembang. Agar tidak menyebar berlebihan, sebaiknya mint ditanam dalam wadah terpisah dibandingkan langsung di tanah.

Letakkan pot mint di dekat pintu belakang, area duduk luar ruangan, atau jendela yang sering dibuka. Daunnya juga dapat dipanen untuk minuman maupun pelengkap hidangan sehingga tanaman ini memiliki fungsi ganda.

5. Manfaatkan Rosemary sebagai Pengusir Nyamuk Alami

Rosemary
Ilustrasi Rosemary. (Foto: Zé Maria/Unsplash)

Rosemary memiliki aroma khas yang berasal dari kandungan minyak atsiri seperti cineole, camphor, dan alpha-pinene. Aroma tersebut diketahui kurang disukai oleh nyamuk sehingga tanaman ini sering dimanfaatkan sebagai tanaman pengusir serangga alami.

Tanaman rosemary membutuhkan lokasi yang mendapatkan banyak sinar matahari dengan media tanam yang tidak mudah tergenang air. Penyiraman sebaiknya dilakukan secukupnya agar akar tidak mudah membusuk.

Selain ditanam di halaman atau teras, rosemary juga dapat ditempatkan di pot dekat area berkumpul keluarga. Kehadirannya sekaligus memberikan sentuhan hijau yang menarik pada hunian.

6. Tanam Marigold di Halaman Rumah

10 Manfaat Tanam Bunga Marigold, Si Pengusir Ular Alami yang Mempercantik Rumah
Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman (Foto: AI Generated)

Marigold menghasilkan aroma khas dari daun dan bunganya yang berasal dari berbagai senyawa alami, termasuk limonene dan tagetone. Aroma tersebut diketahui membantu mengurangi ketertarikan beberapa jenis serangga, termasuk nyamuk.

Tanaman berbunga cerah ini cocok ditanam di tepi taman, sepanjang jalur masuk rumah, maupun di pot besar pada teras depan. Selain membantu mengurangi gangguan serangga, marigold juga memperindah tampilan halaman.

Agar marigold terus berbunga, lakukan pemangkasan pada bunga yang sudah layu dan berikan sinar matahari penuh. Tanaman yang sehat umumnya menghasilkan aroma yang lebih optimal dibandingkan tanaman yang kurang terawat.

7. Pelihara Tanaman Catnip jika Kondisi Lingkungan Mendukung

Catnip, Tanaman Pengusir Lalat yang Bisa Ditanam di Rumah agar Tetap Bersih dan Sehat
Ilustrasi Catnip, Tanaman Pengusir Lalat yang Bisa Ditanam di Rumah agar Tetap Bersih dan Sehat (Image by CatCrazy from Pixabay)

Catnip (Nepeta cataria) mengandung senyawa nepetalactone yang dalam berbagai penelitian menunjukkan kemampuan mengusir nyamuk. Senyawa ini bahkan menjadi salah satu bahan alami yang banyak diteliti sebagai alternatif pengusir serangga.

Catnip tumbuh baik di tempat yang memperoleh sinar matahari dan memiliki drainase yang baik. Jika iklim di daerah Anda cukup panas dan lembap, penempatan di lokasi yang tetap mendapatkan sirkulasi udara baik akan membantu pertumbuhannya.

Karena catnip dapat menarik perhatian kucing, pertimbangkan lokasi penanaman apabila banyak kucing berkeliaran di sekitar rumah. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat menjadi salah satu pilihan tanaman aromatik untuk membantu mengurangi gangguan nyamuk.

8. Padukan Berbagai Tanaman Aromatik agar Perlindungan Lebih Optimal

Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman
Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman (Foto: AI Generated)

Mengandalkan satu jenis tanaman saja umumnya tidak cukup untuk mengendalikan nyamuk di seluruh area rumah. Mengombinasikan serai wangi, lavender, mint, rosemary, kemangi, marigold, dan catnip dapat menciptakan sumber aroma alami di beberapa titik sekaligus.

Susun tanaman pada area yang paling sering menjadi akses masuk nyamuk, seperti teras, jendela, pintu, balkon, dan halaman belakang. Penempatan yang tepat akan membuat aroma tanaman lebih dekat dengan jalur terbang nyamuk.

Perlu dipahami bahwa tanaman pengusir nyamuk bukan pengganti metode pengendalian yang telah terbukti efektif. Tetap lakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menguras dan menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang yang berpotensi menampung air hujan, serta menjaga kebersihan lingkungan agar populasi nyamuk dapat ditekan secara maksimal.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Mengusir Nyamuk di Rumah Menggunakan Tanaman

1. Apakah tanaman pengusir nyamuk benar-benar efektif?

Ya, beberapa tanaman seperti serai wangi, lavender, kemangi, mint, rosemary, dan catnip mengandung senyawa aromatik yang diketahui kurang disukai nyamuk. Namun, efektivitas tanaman hidup cenderung terbatas sehingga lebih tepat digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti metode pengendalian nyamuk seperti pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pemasangan kasa, atau penggunaan kelambu.

2. Tanaman apa yang paling ampuh untuk membantu mengusir nyamuk?

Serai wangi merupakan salah satu tanaman yang paling sering direkomendasikan karena mengandung citronellal, citronellol, dan geraniol yang telah lama dimanfaatkan dalam produk pengusir nyamuk. Selain itu, catnip juga menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam berbagai penelitian berkat kandungan nepetalactone, meski tanaman ini belum seumum serai wangi di Indonesia.

3. Di mana sebaiknya tanaman pengusir nyamuk diletakkan?

Tanaman sebaiknya ditempatkan di area yang sering menjadi jalur masuk nyamuk, seperti dekat pintu, jendela, teras, balkon, atau halaman. Penempatan di lokasi tersebut dapat membantu menyebarkan aroma alami tanaman ke area yang paling sering dilalui nyamuk.

4. Apakah tanaman pengusir nyamuk bisa ditanam di dalam rumah?

Bisa, asalkan tanaman mendapatkan kebutuhan cahaya, sirkulasi udara, dan penyiraman yang sesuai. Beberapa tanaman seperti mint, kemangi, dan rosemary cukup cocok ditanam dalam pot dan diletakkan di dekat jendela atau area yang memperoleh sinar matahari.

5. Apakah cukup mengandalkan tanaman agar rumah bebas nyamuk?

Tidak. Tanaman hanya membantu mengurangi ketertarikan nyamuk di area tertentu dan tidak mampu menghilangkan seluruh populasi nyamuk. Agar hasilnya lebih maksimal, kombinasikan penggunaan tanaman dengan menjaga kebersihan lingkungan, menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup wadah air, serta menghilangkan genangan yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Rekomendasi