Anggota DPRD Subang curhat ke Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi menemui anggota DPRD Kabupaten Subang yang gagal pada Pemilu 2024, yakni Ahmad Rizal.
Hal tersebut diketahui dari unggahan di kanal Youtube pribadinya.
Rizal sendiri merupakan putra daerah yang menjadi anggota dewan selama dua periode.
Selama menjabat, dia disebut kehilangan puluhan hektare sawah dan juga istri. Simak ulasan selengkapnya:
Advertisement
Sosok Ahmad Rizal
Lewat kanal Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, politisi Gerindra itu membagikan video ketika menyambangi kediaman Ahmad Rizal.
Pria yang akrab disapa Haji Rizal itu merupakan anggota DPRD Subang yang sempat meraih suara terbanyak di dua periode berturut-turut. Namun dia gagal di Pemilu 2024 ini.
Dalam video, Rizal menyebut selama menjabat sebagai anggota dewan dia sudah banyak membantu warga.
Terutama dalam hal membangun infrastruktur di desa-desa.
Tidak hanya menggunakan dana aspirasi dari negara, Rizal bahkan kerap merogoh uang pribadi untuk ikut membangun daerah.
Rizal bahkan mengatakan, jika dia banyak kehilangan sawah ketika menjadi anggota legislatif.
"Selama menjadi anggota dewan punya sawah 120 hektare. Setelah jadi semuanya habis dijual buat bantu warga," ungkapnya.
Advertisement
Lucunya, Rizal kemudian berkelarkar jika dia tidak hanya kehilangan sawah.
Namun dia juga kehilangan istri selama menjadi anggota legislatif.
"Dulu istrinya (punya) empat, sekarang hilang dua tinggal dua hahaha," ungkapnya.
Advertisement
Mendengar pernyataan Rizal, Dedi Mulyadi pun langsung tertawa terbahak-bahak. Dia lalu memuji sosok Haji Rizal.
"Jadi anggota DPRD pak haji tidak hanya kehilangan sawah tapi kehilangan dua istri dari empat istri," tambahnya.
Rizal sendiri memang dikenal sebagai anggota legislatif yang sering membantu warga membangun infrastruktur.
Dua periode melakoni hal tersebut, alih-alih kembali terpilih ia justru kalah dalam Pemilu 2024 kali ini.
Rizal mengaku, selama pemilu tidak pernah memberikan uang serangan fajar kepada warga.
Advertisement
Namun, dia berkomitmen untuk membantu warga dengan cara membangun infrastruktur di dapil pemilihannya.