Mayjen TNI Imam Santoso dibuat ngakak oleh prajuritnya yang polos saat diwawancarai olehnya. Sang jenderal bintang dua itu sampai garuk kepala saat mendengar jawaban kocak dari anak buahnya itu.
Seorang prajurit TNI yang diketahui bertugas di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan berhasil membuat Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Imam Santoso tertawa ngakak karena tingkahnya.
Momen tersebut terekam saat sang prajurit bersama istri dan anaknya tengah diwawancarai oleh Mayjen Totok Imam Santoso.
Advertisement
Beberapa pertanyaan dilayangkan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin itu dan dijawab apa adanya oleh sang prajurit.
Advertisement
Karena kepolosannya saat menjawab, aksinya itu membaut hadirin dan prajurit lain tertawa, termasuk Mayjen Imam Santoso.
Dilansir dari akun instagram @totok_imam, Minggu (5/8) berikut informasi selengkapnya.
Advertisement
Istri Lebih Galak dari Suami
Mayjen Totok bertanya terlebih dahulu dengan sang istri yang hadir mendampinginya. Sembari menggendong anaknya, prajurit itu diwawancarai langsung oleh jenderal bintang dua.
Cap tegas dan garang sebagai seorang prajurit TNI tampaknya tak berlagu bagi prajurit tersebut karena dianggap nurut dan takut pada istrinya.
"Yang galak siapa ibunya atau bapaknya?," jawab Mayjen Totok. "izin bapak, istri," jawab sang istri.
Advertisement
Advertisement
Mendengar jawaban itu seketika para hadirin dan Pangdam Hasanuddin ikut tertawa.
"Siap jenderal benar," Mayjen Totok yang ingin mendengar suara dari anggota itu sempat heran karena jiwa takut akan istri yang muncul dari seorang prajurit TNI.
Advertisement
Diberi Uang Rp50 Ribu/Minggu
Prajurit dengan pangkat Praka itu mengaku bahwa dirinya hanya mendapat jatah uang Rp50 ribu per minggu. Meski demikian ia tak mengeluh dan terlihat bahagia bersama anak pertama pasangan ini.
Advertisement
"Jujur lagi kamu setiap hari dikasih uang berapa sama istrimu?," tanya Totok.
"Siap izin dua kali," jawab prajurit tersebut.
Advertisement
Kode 'Jatah' Pancing Mayjen Imam Tertawa
Salah satu momen yang membuat siapapun salah fokus dan tertawa adalah saat Praka itu salah menangkap informasi yang diberikan.
Kode 'jatah' prajurit itu tampaknya salah diartikan. Maksud dari Totok Imam adalah berapa jatah uang yang diterima sang tentara saat bekerja. Kode jatah mengacu pada hal yang seringkali berkonotasi lain dan hal itu yang membuat Mayjen Totok heran dan tertawa dibuatnya. "Kasih jatah?" ucap Totok Imam. "Kasih jatah setiap malam," jawab prajurit TNI "Bukan itu, Praka Praka. Saya iri sama Praka," balas Totok Imam sambil garuk kepala. " Seminggu ambil uang Rp50 ribu, sehari ambil jatah 2 kali," jawab sang tentara.