Niat Kurban Idul Adha untuk Diri Sendiri & Orang Lain, Lengkap Beserta Tata Caranya

Berikut bacaan niat kurban Idul Adha untuk diri sendiri dan orang lain beserta tata caranya.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Niat Kurban Idul Adha untuk Diri Sendiri & Orang Lain, Lengkap Beserta Tata Caranya
Niat Kurban Idul Adha untuk Diri Sendiri & Orang Lain, Lengkap Beserta Tata Caranya (Merdeka.com)

Idul Adha bukan sekadar momen kumpul keluarga atau libur panjang. Bagi umat Islam, Hari Raya Idul Adha sarat makna spiritual. Sebab, hari raya ini menjadi momentum meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Kisah legendaris pengorbanan ayah dan anak itu menjadi inspirasi utama pelaksanaan ibadah kurban, yaitu menyembelih hewan tertentu sebagai bentuk ketaatan dan kepedulian sosial. 

Ibadah kurban sendiri dilaksanakan setiap tanggal 10-13 Dzulhijjah. Bukan hanya sekadar tradisi, ibadah kurban termasuk dalam amalan yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Dalam hadits riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa, 

“Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya qurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan qurban...” 

Oleh karena itu, penting untuk memahami lebih dalam mengenai kurban Idul Adha. Termasuk niat berkurban baik untuk sendiri maupun orang lain. Niat kurban Idul Adha untuk diri sendiri dan orang lain adalah bagian penting dari ibadah kurban.

Niat ini harus tulus ikhlas karena Allah SWT. Lantas, bagaimana lafal niatnya? Apa saja yang perlu diperhatikan saat berkurban? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (28/5), simak ulasan informasinya berikut ini.

Niat Kurban Idul Adha

Jangan Hanya Pikirkan Dagingnya, Ketahui Etika Memperlakukan Hewan Kurban
Sapi hewan qurban dijajakan di Depok, Jawa Barat, Rabu (9/9/2015). Jelang Idul Adha 1436 H, Ahok menerbitkan Instruksi Gubernur terkait pelarangan penjualan serta pemotongan hewan qurban di p Sapi hewan qurban dijajakan di Depok, Jawa Barat, Rabu (9/9/2015). Jelang Idul Adha 1436 H, Ahok menerbitkan Instruksi Gubernur terkait pelarangan penjualan serta pemotongan hewan qurban di p

Ibadah kurban merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Keikhlasan dan niat yang tulus adalah kunci utama diterimanya ibadah kurban. Baik berkurban untuk diri sendiri maupun orang lain, pastikan niat dan doa diucapkan dengan khusyuk dan penuh keimanan.

1. Niat Kurban Idul Adha untuk Sendiri

Niat ini diucapkan sebelum menyembelih hewan kurban. Beberapa lafal niat yang dapat digunakan antara lain:

نَوَيْتُ أَنْ أُذَحِّي لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu an udhahhi lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat berkurban karena Allah Ta'ala".

Atau bisa juga menggunakan niat:

اللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّي يَا كَرِيمُ

Allahumma hadzihi minka wa-ilayka fa taqabbal minni ya karimu

Artinya: "Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu, maka terimalah dariku, wahai Yang Maha Mulia".

Meskipun lafal niat di atas dianjurkan, niat dalam hati yang tulus sudah cukup. Yang terpenting adalah keikhlasan dalam berkurban.

2. Niat Kurban Idul Adha untuk Orang Lain

Jika Anda ingin berkurban atas nama orang lain, misalnya orang tua, keluarga, atau bahkan orang yang membutuhkan, Anda dapat menyampaikan niat tersebut kepada penyembelih hewan kurban. Anda bisa menyampaikannya secara lisan, misalnya: 

"Saya niat berkurban kambing ini untuk Bapak/Ibu [nama orang tua] / [nama orang lain], mohon disembelihkan atas nama beliau."

Niat ini tidak perlu diucapkan keras-keras, yang penting adalah niat tulus di dalam hati. Sebagian ulama berpendapat bahwa kurban atas nama orang lain hanya sah jika orang tersebut telah memberikan izin.

Doa Menyembelih Hewan Kurban

Saat proses penyembelihan, Islam mengajarkan adab dan doa tertentu untuk menunjukkan rasa syukur dan penghormatan terhadap hewan yang dikurbankan. Berikut urutannya:

1. Membaca basmalah

“Bismillahirrahmanirrahim”

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

2. Salawat untuk Nabi Muhammad SAW

“Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad”

Artinya: “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

3. Takbir tiga kali dan tahmid satu kali

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahil hamd”

4. Doa menyembelih hewan

a. Doa untuk diri sendiri: 

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّي يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm 

Artinya: “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.” 

b. Doa untuk orang lain: 

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ

Bismillah wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika, fataqabbal min … (ucapkan nama pemilik hewan kurban) 

Artinya: “Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah kurban (ucapkan nama pemilik hewan kurban). 

c. Doa menyembelih hewan kurban untuk tujuh orang: 

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ...... يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal min (ucapkan nama ketujuh pemilik hewan kurban) yâ karîm 

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini kami bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub kami.” 

Tata Cara Kurban Idul Adha

Berkurban Seekor Kambing Pahalanya untuk 1 Keluarga, Syaratnya Begini
Hewan Kurban Kambing. (Widi3019/depositphotos.com) © 2025 Liputan6.com

Waktu penyembelihan hewan kurban dimulai pagi hari tanggal 10 Zulhijah (setelah salat Idul Adha) hingga terbenamnya matahari tanggal 13 Zulhijah. Ini dikenal sebagai hari-hari tasyrik, di mana penyembelihan dianjurkan dilakukan.

Niat kurban bisa dilafalkan sebelum menyembelih atau saat menyerahkan hewan kurban kepada panitia.

Saat proses penyembelihan, Islam mengajarkan adab dan doa tertentu untuk menunjukkan rasa syukur dan penghormatan terhadap hewan yang dikurbankan. Berikut urutannya:

  1. Hewan dihadapkan ke arah kiblat.
  2. Penyembelih membaca basmalah dan takbir.
  3. Penyembelih membaca doa kurban.
  4. Penyembelih menyembelih hewan dengan pisau yang tajam dan cepat.
  5. Setelah penyembelihan selesai, hewan dikuliti dan dipotong-potong.
  6. Daging kurban dibagikan kepada yang berhak.

Makna Spiritual Idul Adha

Idul Adha bukan sekadar momen kumpul keluarga atau libur panjang. Bagi umat Islam, hari raya ini sarat makna spiritual, karena menjadi momentum meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Kisah legendaris pengorbanan ayah dan anak itu menjadi inspirasi utama pelaksanaan ibadah kurban, yaitu menyembelih hewan tertentu sebagai bentuk ketaatan dan kepedulian sosial.

Ibadah kurban dilaksanakan setiap tanggal 10 hingga 13 Zulhijah, dan bukan hanya sekadar tradisi, tetapi termasuk dalam amalan yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Dalam hadits riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa, "Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya qurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan qurban..."

Rekomendasi