Bisakah membuat gorengan tanpa digoreng dengan minyak? Pertanyaan itu kerap ada di pikiran para pecinta gorengan yang memikirkan efek kesehatan dari minyak.
Namun jangan khawatir, karena jawabannya adalah bisa. Anda bisa membuat gorengan tanpa harus mengorengnya dengan minyak. Tentunya hal ini akan menjadi lebih sehat bagi Anda.
Dengan teknik yang tepat, Anda bisa menikmati gorengan yang renyah dan lezat tanpa khawatir akan asupan lemak jenuh.
Artikel ini akan membahas cara membuat gorengan tanpa menggorengnya dengan minyak. Metode ini tentu saja akan lebih sehat bagi Anda. Simak ulasannya berikut ini.
Advertisement
Menggunakan Air Fryer
Metode pertama adalah menggunakan air fryer. Alat ini bekerja dengan memutar udara panas secara sangat cepat di dalam ruang tertutup. Efek dari perputaran udara panas ini membuat bagian luar makanan menjadi kering dan garing, mirip seperti hasil gorengan pada umumnya.
Keunggulan dari penggunaan air fryer adalah sangat hemat minyak, bahkan ada resep-resep yang sama sekali tidak memerlukan minyak. Selain itu, air fryer juga membuat makanan lebih rendah kalori karena tidak menyerap minyak seperti saat digoreng biasa. Hasilnya pun cukup crispy, terutama untuk makanan seperti kentang goreng, nugget, tahu crispy, atau ayam goreng.
Namun, kelemahannya adalah rasa dan teksturnya mungkin sedikit berbeda dibandingkan gorengan tradisional yang direndam dalam minyak panas. Selain itu, kapasitas air fryer biasanya terbatas sehingga kurang cocok untuk memasak dalam jumlah banyak sekaligus.
Advertisement
Dipanggang di Oven
Cara kedua adalah memanggang di oven dengan suhu tinggi. Metode ini juga memanfaatkan panas, baik dari atas maupun bawah, untuk mengeringkan makanan dan menghasilkan bagian luar yang agak garing.
Keunggulan memanggang di oven adalah bisa untuk porsi besar, sehingga cocok untuk masak banyak sekaligus. Oven juga biasanya sudah tersedia di banyak dapur. Penggunaan minyak pun sangat minimal, cukup dioles tipis atau disemprot saja pada permukaan makanan agar tidak terlalu kering.
Namun, kelemahannya adalah proses pemasakan cenderung lebih lama dibandingkan dengan air fryer. Selain itu, hasil gorengannya cenderung lebih kering atau kadang agak keras jika tidak dipantau dengan baik. Makanan juga perlu dibalik di tengah proses memanggang agar matangnya merata.
Advertisement
Memasak di Wajan Anti Lengket Tanpa Minyak (Dry Fry)
Metode berikutnya adalah menggunakan wajan anti lengket (teflon) untuk memasak makanan tanpa minyak sama sekali. Cara ini cukup efektif untuk bahan makanan yang sudah memiliki kadar lemak sendiri, seperti sosis, nugget, bakso, atau tempe orek.
Dengan memanaskan wajan terlebih dahulu, lalu memasukkan bahan makanan langsung tanpa minyak, panas dari wajan akan membantu mengeringkan permukaan makanan. Akibatnya, makanan bisa bertekstur sedikit garing di luar meski tidak sedramatis deep fry.
Kelebihan metode ini adalah sangat praktis dan tidak memerlukan alat khusus. Tetapi, kelemahannya adalah tidak semua jenis gorengan cocok dimasak seperti ini. Gorengan berbahan adonan basah, seperti bakwan atau risol, biasanya kurang cocok jika hanya dipanaskan kering di teflon.
Advertisement
Mengukus Lalu Dipanggang
Ada juga metode kombinasi, yaitu makanan dikukus terlebih dahulu agar matang merata dan tetap lembut di dalam, lalu dipanggang menggunakan oven atau air fryer untuk mendapatkan tekstur kering atau renyah di bagian luar.
Metode ini sangat cocok untuk jenis gorengan yang isiannya padat atau lembut, seperti pastel, risol, kroket, atau bakwan isi. Dengan cara ini, gorengan tetap terasa moist di bagian dalam, tapi permukaannya tetap bisa kering atau renyah saat dipanggang.
Kelebihan metode ini adalah makanan jadi lebih sehat karena matang tanpa digoreng minyak. Namun, prosesnya memang sedikit lebih lama dan butuh usaha ekstra karena ada dua tahap pemasakan, yaitu mengukus dan memanggang.