Jangan Konsumsi 2 Makanan ini Jika Mau Sehat, Dalam Seminggu akan Mulai Terasa Efeknya

Ustadz dr. Zaidul Akbar, seorang ahli herbal, memberikan panduan untuk hidup sehat dengan cepat.

Muhamad Husni Tamami
Oleh Muhamad Husni Tamami - Reporter
Jangan Konsumsi 2 Makanan ini Jika Mau Sehat, Dalam Seminggu akan Mulai Terasa Efeknya
Dokter sekaligus pendakwah kesehatan sesuai Al-Qur'an dan sunnah, ustadz dr. Zaidul Akbar. (YouTube dr. Zaidul Akbar) (© 2025 Liputan6.com)

Setiap orang, termasuk umat Islam pasti menginginkan tubuh yang sehat. Memiliki kesehatan yang baik sangat penting agar dapat menjalani ibadah dengan nyaman.

Ketika tubuh sehat, sholat dapat dilakukan dengan khusyuk, meskipun ada faktor lain yang juga mempengaruhi. Ustadz dr. Zaidul Akbar, seorang pakar obat herbal, telah membagikan beberapa tips untuk hidup sehat dengan cepat.

Tips-tips ini dapat dirasakan manfaatnya setelah satu minggu penerapan yang konsisten. Ia menegaskan bahwa untuk memulai kebiasaan sehat, seseorang harus memaksakan diri terlebih dahulu.

"Hidup sehat itu sama kayak orang Tahajud. Kalau orang yang sudah biasa Tahajud, enggak Tahajud itu enggak enak, tapi untuk mulai Tahajud itu harus dipaksakan, karena kalau enggak dipaksakan sampai mati pun enggak bisa Tahajud. Paham ya. Sama juga dengan hidup sehat," ungkapnya seperti yang dikutip dari YouTube dr Zaidul Akbar Official, Selasa (11/2/2025).

Dokter Zaidul Akbar menjelaskan bahwa jika seseorang menerapkan tips hidup sehat yang ia sampaikan, banyak manfaat positif yang akan dirasakan oleh tubuh. Namun, untuk melakukannya tidaklah mudah dan memerlukan pengorbanan.

Salah satu tips kesehatan yang ia maksud adalah menghindari dua bahan makanan dalam kurun waktu seminggu. Apa saja bahan makanan tersebut? Temukan informasi lebih lanjut di halaman berikutnya.

Berapa Kadar Gula yang Normal untuk Usia 40 Tahun? Simak Penjelasan Lengkapnya
Ilustrasi takaran gula Credit by unsplash.com © 2025 Liputan6.com

Dokter yang juga berperan sebagai pendakwah kesehatan dengan pendekatan Rasulullah SAW ini mengungkapkan bahwa ada dua jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama seminggu demi kesehatan tubuh. Makanan tersebut adalah gula pasir dan tepung terigu.

"Jadi dalam seminggu ini Anda setop (pertama) gula pasir dalam segala bentuk, yang kedua tepung terigu. Dua saja, tepung terigu sama gula," ungkap dokter Zaidul Akbar.

"Subhanallah, Anda kerjakan itu masyaAllah luar biasa efeknya, spektakuler. Beneran, saya enggak bohong, karena dua ini memang masyaAllah, itu terigu sama gula pasir ini efeknya sampai bikin lemas," jelas Zaidul Akbar menekankan.

Ia menjelaskan bahwa konsumsi gula pasir dan tepung terigu yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti adrenal fatigue. Hal ini bisa membuat seseorang merasa lemas meskipun telah makan dengan cukup.

Selain itu, ia juga menjelaskan tentang dampak negatif lainnya, yaitu insulin resistance.

"Kedua, insulin resistance. Jadi, pankreasnya sudah soak. Jadi dia enggak kuat lagi menghasilkan insulin. Insulinnya itu enggak bisa lagi bekerja untuk menurunkan atau memasukkan gula darah ke dalam sel," jelasnya.

Dengan demikian, penting bagi kita untuk memperhatikan asupan makanan sehari-hari agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang dapat mengganggu kualitas hidup.

5 Jenis Teh yang Dapat Memperlancar Sirkulasi Darah, Baik untuk Kesehatan Jantung
Ilustrasi Teh. (Foto: Unsplash/Manki Kim) © 2025 Liputan6.com

Gula pasir dan tepung terigu merupakan dua bahan pokok yang umum digunakan dalam berbagai jenis masakan. Sebagai contoh, saat menyajikan kopi hitam atau teh manis, gula pasir sering ditambahkan sebagai pemanis.

Sementara itu, tepung terigu menjadi bahan utama dalam pembuatan berbagai kue. Namun, muncul pertanyaan mengenai alternatif bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi gula pasir dan tepung terigu.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dokter Zaidul Akbar memberikan saran untuk mengganti kedua bahan tersebut dengan pilihan yang lebih sehat.

Menurut dokter Zaidul Akbar, salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah menggunakan bahan pengganti yang lebih alami. Sebagai contoh, gula pasir bisa disubstitusi dengan kurma saat membuat makanan tertentu.

"Misal, ibu-ibu bikin sambal pakai gula pasir. Nah ganti kurma. Kurma buat pemanisnya bisa," kata dokter Zaidul Akbar.

Dengan demikian, Anda tetap bisa menikmati hidangan lezat tanpa harus mengorbankan kesehatan.

Rekomendasi