IKN Akan Jadi Ibu Kota Politik Indonesia pada 2008, Apa Maksudnya?

Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sedang dalam proses pembangunan untuk dijadikan pusat pemerintahan pada tahun 2028.

Rizka Nur Laily Muallifa
IKN Akan Jadi Ibu Kota Politik Indonesia pada 2008, Apa Maksudnya?
Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto berbincang bersama Presiden Jokowi di depan Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024). Momen ini terjadi sesaa (© 2025 Liputan6.com)

Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sedang dalam proses pembangunan untuk dijadikan pusat pemerintahan pada tahun 2028. Untuk mencapai target tersebut, penyelesaian infrastruktur pendukung yang sangat penting, khususnya dalam sektor legislatif dan yudikatif, harus dilakukan. Fokus utama dari proyek ini adalah pembangunan gedung-gedung pemerintahan, termasuk gedung DPR/MPR/DPD, Mahkamah Agung, serta lembaga hukum lainnya. Tanpa adanya infrastruktur yang memadai, IKN tidak akan dapat menjalankan fungsi pemerintahan secara optimal.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan agar lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif dapat beroperasi secara resmi di kawasan tersebut dalam waktu tiga tahun ke depan. Proyek ambisius ini bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki tata kelola yang terintegrasi.

Untuk mendukung percepatan ini, pemerintah mengalokasikan anggaran negara sebesar Rp48,8 triliun dalam APBN 2025. Anggaran tersebut direncanakan untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung dapat berjalan dengan lancar. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga diberikan tugas untuk meninjau kembali desain kawasan legislatif dan yudikatif agar sesuai dengan standar global.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa proyek ini mencakup berbagai elemen penting, seperti kantor untuk legislatif dan yudikatif, tempat tinggal bagi pejabat, serta fasilitas pendukung lainnya. Dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber pada Selasa (28/1/2025), begini gambaran jika IKN menjadi Ibu Kota Politik Indonesia tahun 2028 mendatang.

Apa Arti IKN Menjadi Ibu Kota Politik? Ditargetkan pada 2028

Menurut Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, Presiden Prabowo Subianto menargetkan bahwa Kota Nusantara akan ditetapkan sebagai ibu kota politik pada tahun 2028. Jika Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi pusat pemerintahan, maka semua fungsi pemerintahan utama—eksekutif, legislatif, dan yudikatif—akan terpusat di lokasi tersebut. Dengan demikian, kantor Presiden, kementerian, serta Gedung DPR/MPR/DPD dan Mahkamah Agung akan beroperasi di IKN, menjadikannya sebagai pusat pengambilan keputusan politik dan hukum di Indonesia.

IKN dirancang sebagai ibu kota politik untuk mendukung tata kelola negara yang modern dan terintegrasi dengan infrastruktur berstandar global. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemerintahan dan mendorong pembangunan yang lebih merata, sementara Jakarta tetap berfungsi sebagai pusat ekonomi dan bisnis.

Penetapan IKN juga mencerminkan visi jangka panjang pemerintah untuk pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa. Namun, proyek ini menghadapi tantangan terkait koordinasi antarinstansi dan pendanaan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat untuk memastikan keberhasilannya.

Pembangunan Gedung Pemerintahan Jadi Prioritas Utama

Pembangunan gedung-gedung untuk sektor legislatif dan yudikatif menjadi prioritas utama dalam agenda pemerintah. Selain itu, penyediaan hunian bagi pejabat di kedua sektor tersebut juga harus rampung pada tahun 2028 untuk memastikan kelancaran operasional pemerintahan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Percepatan penting pembangunan Kota Nusantara 2025-2028, yakni sektor legislatif dan yudikatif, termasuk kantor, hunian pejabat dan fasilitas pendukung lainnya," ujar Basuki di Nusantara pada Sabtu (25/1) dikutip dari ANTARA.

Proses lelang untuk proyek pembangunan gedung legislatif dan yudikatif yang bernilai Rp11,2 triliun direncanakan pada Februari 2025, dengan target penyelesaian pada tahun 2028. Proyek ini mencakup pembangunan gedung utama, hunian bagi pejabat, serta infrastruktur pendukung lainnya yang akan melengkapi kawasan eksekutif yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

Infrastruktur pendukung ini juga sangat penting. Meskipun rincian spesifiknya belum sepenuhnya jelas, akses jalan, utilitas seperti air dan listrik, serta fasilitas umum seperti rumah sakit dan pusat perbelanjaan yang memadai sangat diperlukan untuk menunjang kehidupan para pejabat dan masyarakat di IKN. Ketersediaan infrastruktur ini akan menjadikan IKN sebagai kota yang layak huni dan mendukung aktivitas pemerintahan.

Aksesibilitas menuju IKN, terutama di Wilayah Pembangunan (WP) 2, juga merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pembangunan. Pembukaan akses yang baik akan mempermudah mobilitas dan konektivitas antar wilayah di IKN, yang sangat penting untuk mendukung aktivitas pemerintahan serta kehidupan masyarakat di kawasan tersebut.

Alokasi Anggaran Rp48,8 triliun untuk Mempercepat Proyek IKN

IKN Bakal Jadi Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028, Apa Artinya?
Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto berbincang bersama Presiden Jokowi di depan Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024). Momen ini terjadi sesaa © 2025 Liputan6.com

Pemerintah telah menetapkan anggaran sebesar Rp48,8 triliun dalam APBN 2025 untuk mempercepat pembangunan Kota Nusantara. Dana ini akan dialokasikan untuk membangun infrastruktur vital, seperti kompleks legislatif dan yudikatif, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Menurut Basuki, alokasi ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru. 

"Untuk pembangunan tahap dua 2025 - 2029 dibutuhkan dari APBN sebesarRp48,8 triliun dengan target menyelesaikan kompleks legislatif, yudikatif, ekosistem pendukung, dan membuka akses menuju IKN wilayah perencanaan (WP) 2," ujar Basuki di Nusantara, Sabtu dikutip dari ANTARA. 

Di samping itu, pemerintah juga akan memanfaatkan skema pembiayaan lain, seperti Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), untuk memperluas sumber pendanaan. Dengan langkah ini, diharapkan pembangunan dapat berlangsung tanpa kendala yang disebabkan oleh masalah keuangan.

Desain Infrastruktur yang Mendukung Fungsi Kota Politik

Perencanaan infrastruktur Kota Nusantara menjadi fokus utama dalam pembangunan yang direncanakan. Kementerian PUPR bekerja sama dengan OIKN memiliki tugas untuk mendesain ulang kompleks perkantoran untuk lembaga legislatif dan yudikatif agar sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik.

Desain ini tidak hanya berfokus pada bangunan fisik, tetapi juga mencakup pengintegrasian berbagai fasilitas pendukung seperti tempat tinggal bagi pejabat, jaringan transportasi, serta pengembangan ekosistem hijau.

Dengan demikian, proyek ini diharapkan dapat menghasilkan kota yang tidak hanya modern, tetapi juga inklusif dan nyaman bagi seluruh penghuninya, termasuk pejabat negara dan masyarakat umum.

Tahapan Pembangunan dan Target Penyelesaian

Pembangunan Kota Nusantara dilakukan dalam beberapa tahap penting, dengan fokus utama pada sektor legislatif dan yudikatif. Pada tahap awal, perhatian akan diberikan untuk menyelesaikan infrastruktur dasar, seperti jalan utama dan fasilitas transportasi.

Setelah itu, pembangunan akan berlanjut ke tahap pengadaan fasilitas pendukung, yang mencakup perumahan serta area komersial. Pemerintah menargetkan agar semua elemen penting dapat beroperasi secara penuh pada tahun 2028.

Basuki menegaskan bahwa proyek ini membutuhkan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Dengan adanya kerja sama yang solid, target waktu yang telah ditentukan dapat tercapai dengan baik.

Apa tujuan utama pembangunan Kota Nusantara?

Tujuan utamanya adalah menciptakan pusat pemerintahan yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk mendukung tata kelola yang lebih baik di Indonesia.

Berapa anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan IKN?

Pemerintah telah mengalokasikan Rp48,8 triliun dalam APBN 2025 untuk mempercepat pembangunan.

Kapan Kota Nusantara akan resmi menjadi ibu kota politik?

Kota Nusantara direncanakan untuk menjadi pusat pemerintahan Indonesia pada tahun 2028.

Apa manfaat penetapan Kota Nusantara sebagai ibu kota?

Beberapa keuntungan dari kebijakan ini adalah pemerataan pembangunan, pengurangan beban yang ditanggung oleh Jakarta, serta penguatan dalam tata kelola pemerintahan.

Rekomendasi