Begini Potret Panglima TNI jadi Imam Salat sebelum Rapat Operasi Pilot Susi Air

Panglima TNI pimpin salat

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Begini Potret Panglima TNI jadi Imam Salat sebelum Rapat Operasi Pilot Susi Air
Momen Panglima TNI Pimpin Sholat. Instagram@puspentni ©2023 Merdeka.com

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menjadi imam salat sebelum melakukan evaluasi Operasi SAR Pilot Susi Air di kompleks Pangkalan TNI AU Yohanis Kapiya, Mimika, Papua. Foto-Foto merekam potret Panglima saat pimpin salat dibagikan di akun Instagram @puspentni.

Ikut turun melaksanakan ibadah salat bersama Panglima ialah Pangkogabwilhan III, Pangdam XVII/Cen, Dankoopsus TNI, Pangkoarmada III, Danrem 173, Danrem 174 dan rombongan serta jamaah Masjid Babul Jannah. Simak ulasan selengkapnya:

Panglima Pimpin Ibadah Salat

Melansir dari unggahan Instagram @puspentni, membagikan foto-foto merekam momen ketika Panglima TNI sedang menjadi imam salat. Terlihat Panglima memimpin ibadah salat beberapa prajurit dan jamaah lainnya.

Momen tersebut terekam di Masjid Babul Jannah di kompleks Pangkalan TNI AU Yohanis Kapiyau Jl. Ahmad Yani No.1 Kab. Mimika, Timika Papua, Senin (17/4/2023).

Akan Lakukan Evaluasi Operasi SAR

Kedatangan Yudo ke Papua bertujuan untuk memimpin rapat evaluasi Operasi SAR Pilot Susi Air yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sejak awal Februari lalu. Berdasarkan keterangan tertulis dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Yudo disebut tiba bersama rombongan tiba di Timika, Papua, Senin (17/4) kemarin.Kedatangan Panglima TNI dan rombongan di Bandara Moses Kilangin Timika disambut oleh para pejabat wilayah di hanggar Helly Airfast Bandara Timika dilanjutkan menuju ruang transit di Lanud Yulius Kapiyau Timika.

Tujuan Evaluasi Dilakukan

Langkah evaluasi ini diambil usai prajurit dari Satgas Yonif R 321/GT dilaporkan meninggal dunia akibat penyerangan KKB di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (15/4) pukul 16.30 WIT.Disebutkan, jika gugurnya prajurit bernama Pratu Miftahul Arifin ini berkaitan dengan operasi penyelamatan pilot Susi Air yang disandera KKB. Pada saat itu, Satgas mencoba menyisir dan mendekati posisi para penyandera, lalu mendadak ada serangan dari KKB. Turut hadir dalam agenda tersebut Pangkogabwilhan III, Kas Kogabwilhan III, Danrem 173, Danrem 174, Dansatgas BIN, Ka Satgas Damai Cartenz Polri, Dansatgas Candraca, Asops Koopsud III, Dansatgas BAIS, Dansat Brimob dan Kasatgas Elang BIN.

Operasi Makin Mengerucut

Meski begitu, Kapuspen TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono mengatakan, saat ini pencarian terhadap Pilot Susi Air semakin mengerucut. "Yang paling menyulitkan adalah cuaca, kondisi pilot sudah diketahui, operasi sudah makin mengerucut dan terfokus, jadi cuaca sangat tidak menentu di Papua," kata Julius kepada wartawan, Minggu (16/4).Namun,  Julius memastikan terus berupaya menyelamatkan Philips. Personel TNI yang bertugas terus mencoba membangun komunikasi untuk menuju titik keberadaan Philips.

Rekomendasi