Tren pemain Indonesia tampil di kompetisi Eropa seakan memudar setelah dua bintang andalan Garuda, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman memutuskan untuk menerima tawaran klub dari Liga 1 Indonesia.
Kabar pertama datang dari Egy Maulana Vikri dengan menerima tawaran berseragam Dewa United pada Senin (30/1) lalu. Sehari berselang, Witan Sulaeman resmi diperkenalkan sebagai rekrutan dari Persija Jakarta pada Selasa (31/1).
Keputusan keduanya kembali ke tanah air membuat publik mempertanyakan alasan keduanya. Sejauh ini, kedua pemain cukup gemilang semasa bermain di kompetisi Liga Slovakia.
Menarik untuk disimak perjalanan dan rapor kedua pemain selama merumput di Eropa sejak 2018 lalu. Berikut selangkapnya.
Advertisement
Terikat Agen yang Sama
Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman berada dalam naungan agen yang sama yaitu Dusan Bogdanovic. Dusan menjadi jalan keduanya dipromosikan tampil di kompetisi Eropa.
Egy menjadi pemain pertama asal Indonesia yang merumput di Ekstraklasa Polandia pada 2018 lalu. Kala itu Egy bergabung dengan Lechia Gdansk di usia 18 tahun.
Dusan Bogdanovic kembali memberikan gebrakan dengan mempromosikan Witan Sulaeman untuk merumput di kasta teratas Liga Serbia bersama klub Radnik Surdulica.
Witan berseragam Radnik pada tahun 2020 sebelum direkrut mantan klub Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk pada 2021 lalu.
Advertisement
Alumni Liga Polandia & Slovakia
Baik Egy maupun Witan sama-sama sempat merumput di kompetisi yang sama. Kedua pemain merupakan alumni dari Liga Polandia bersama Lechia Gdansk.
Namun sayang kedua pemain gagal menunjukan penampilan terbaiknya. Egy Maulana Vikri hanya mencatatkan 11 penampilan dan tanpa mencatatkan gol maupun assist.
Berbeda dari Egy, Witan tak mendapat menit bermain sama sekali saat merumput di Lechia Gdansk. Witan dipinjamkan ke klub yang dihuni Egy Maulana Vikri, FK Senica.
Kedua pemain sempat berada di klub yang sama di Fortuna Liga bersama FK Senica. Keduanya mampu menjadi tumpuan bagi klub FK Senica dengan torehan gol dan assist yang dicatatkan.
Keduanya berpisah pada musim 2022 namun masih tetap bermain di Liga Slovakia. Witan bergabung dengan klub AS Trencin, sedangkan Egy bergabung dengan klub FC Vion Zlate Moravce.
Advertisement
Rapor Egy Maulana Vikri
Lechia Gdansk
11 bermain
0 gol
0 assist
FK Senica
26 bermain
2 gol
4 assist
Zlate Moravce
9 bermain
0 gol
1 assist
Advertisement
Rapor Witan Sulaeman
Radnik Surdulica
5 bermain
0 gol
0 assist
Lechia Gdansk
0 bermain
0 gol
0 assist
FK Senica
12 bermain
4 gol
1 assist
AS Trencin
14 bermain
4 gol
0 assist