Selalu ada fenomena menarik dari berbagai belahan dunia. Salah satunya yakni berasal dari Kota Yakutsk.
Wilayah itu disebut sebagai kota terdingin di dunia. Ada beragam hal mencengangkan yang tidak terbayangkan sebelumnya.
Lantas, bagaimana kehidupan penduduk di kota tersebut sehari-hari? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube Ruhi Cenet Bahasa Indonesia, Rabu (21/12/22).
Advertisement
Eksperimen Baju Basah
Yakutsk atau Yakutia, Republik Sakha merupakan salah satu kota yang terletak di Rusia. Suhu hariannya mampu mencapai minus puluhan derajat Celcius pada musim dingin.
Selayaknya pada momen yang dilewati seorang pria berikut ini. Bermaksud singgah dan menikmati kehidupan secara singkat di kota Yakutsk, pria tersebut mengalami banyak hal yang tak terduga.
Keluar ruangan dengan suhu udara mencapai -55 derajat Celcius membuatnya mencoba berbagai hal. Salah satunya yakni dengan percobaan menjemur pakaian di luar ruangan.
"Berapa lama sampai baju ini membeku sepenuhnya? Kita lihat saja," ungkapnya.
Advertisement
Baju jadi Beku
Seperti halnya kegiatan menjemur pakaian pada umumnya, pria tersebut seketika membawa sejumlah baju serta celana jeans ke luar rumah.
Dia pun meletakkan satu baju berwarna gelap ke tanah. Sementara itu, satu celana nampak digantung pada seutas tali yang terpasang di luar ruangan.
Beberapa pakaian tersebut lantas dibiarkan begitu saja. Hanya berselang beberapa menit, baju-baju tersebut seketika membeku.
Tak hanya berubah menjadi dingin, namun pakaian tersebut nampak berubah menjadi kaku. Pria itu lantas terkaget.
"Kalian lihat? Apakah ini nyata?" terangnya.
Advertisement
20 Detik Jari Membeku
Selain soal pakaian, ada satu hal yang membuatnya kembali takjub. Pada musim dingin, tak sembarangan orang dapat beraktivitas di luar ruangan secara leluasa.
Mereka pun wajib mengenakan pakaian tebal agar terlindungi dari suhu dingin. Jika tak demikian, maka konsekuensinya bisa saja kehilangan anggota tubuh lantaran dingin membeku dalam hitungan detik.
"Karena bajuku basah, jadi sarung tanganku ikut basah dan hampir membeku sepenuhnya. Jari-jariku sakit karena kedinginan," ceritanya.
"Ku kira aku tidak akan memakainya. Tapi tidak mengenakan sarung tangan adalah ide yang buruk. Tangan yang tidak menggunakan sarung tangan akan mulai terasa sakit dalam waktu 20 detik," sambungnya.
Advertisement
Tak Dapat Berjalan Jauh
Meski mengenakan pakaian tebal dan hangat, namun tetap saja. Tak banyak aktivitas yang bisa dilakukan secara leluasa.
Jika hendak melakukan perjalanan dalam kurun waktu puluhan menit, setidaknya orang-orang di kota tersebut perlu waktu hingga 1 jam. Hal itu tak lain lantaran perlunya menghangatkan diri serta beristirahat sejenak terlebih dahulu.
"Berjalan dari satu tempat ke tempat lain hampir tidak mungkin bisa dilakukan di tempat ini. Jika dibutuhkan waktu 20 menit, kalian akan membutuhkan waktu 1 jam karena kalian harus menghangatkan diri untuk melanjutkan perjalanan," ungkapnya.
"Orang-orang biasanya akan mampir ke supermarket atau bank sambil berjalan-jalan dan beristirahat lalu melanjutkan perjalanan," tukasnya.
Advertisement
Gunakan Satu Ruang Sebagai Freezer
Namun beruntungnya, penduduk Kota Yakutsk tak perlu mesin pendingin untuk membekukan makanan mereka.
Mereka hanya perlu menyediakan satu ruangan khusus di dalam rumah untuk menyimpan persediaan bahan pangan. Ruang khusus itu pun lantas tak diberi penghangat selayaknya ruang-ruang lain di kediaman pribadi mereka.
"Beberapa orang menggunakan satu ruangan di rumahnya sebagai freezer karena suhunya sama dengan di luar dan tidak diberi penghangat," jelasnya.