Munas HIPMI Ricuh di Solo, Gibran Turun Tangan 'Kalau Ada Dinamika Diselesaikan Saja

Gibran Rakabuming Raka, juga memberikan pendapat terkait ricuhnya Munas HIPMI. Ia ketika meninjau lokasi ricuhnya Munas mengatakan bahwa jika ada dinamika agar segera diselesaikan secara kekeluargaan.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Munas HIPMI Ricuh di Solo, Gibran Turun Tangan 'Kalau Ada Dinamika Diselesaikan Saja
Munas HIPMI Ricuh di Solo, Gibran Turun Tangan 'Kalau Ada Dinamika Diselesaikan Saja'. ©2022 Merdeka.com/youtube.com/beritasurakarta

Baru-baru ini publik dihebohkan dengan agenda Munas HIPMI yang ricuh. Ricuhnya agenda itu viral di media sosial dan memancing perhatian dari berbagai pihak.

Menanggapi hal itu, Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, juga memberikan pendapat terkait ricuhnya Munas HIPMI di Solo.

Ia ketika meninjau lokasi ricuhnya Munas mengatakan bahwa jika ada dinamika agar segera diselesaikan secara kekeluargaan. Simak ulasannya.

Munas HIPMI Ricuh

Pada Selasa (22/11) Munas HIPMI ricuh. Munas yang diselenggarakan di salah satu hotel di kota Solo tersebut kemudian meresahkan berbagai pihak.

Kericuhan itu terjadi lantaran ada perbedaan pendapat yang muncul pada saat rapat itu dilakukan. Perbedaan itu kemudian memanas dan berubah menjadi perseteruan.

Satu pihak menginginkan rapat untuk dilanjutkan, dan pihak yang lain minta agar rapat ditunda. Hal itulah yang menjadi sebab lahirnya dinamika dan kemudian kericuhan.

Gibran Turun Tangan

Menanggapi hal itu, Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka pun turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Gibran bersama dengan Polisi datang langsung ke hotel dan mengecek lokasi TKP Munas HIPMI yang ricuh.

Selain mengecek bersama dengan polisi, ia juga memberikan tanggapan ketika ditanya.

“Pleno diselesaikan di siang hari, atau sore nanti,” ujar Gibran.

Jika Ada Dinamika Segera Diselesaikan

Selain memberikan tanggapan terkait peristiwa ricuhnya Munas HIPMI, Gibran juga meminta kepada peserta Munas untuk bisa menyelesaikan dinamika dengan cara kekeluargaan.

“Bisa berjalan dengan lancar semua, kalau ada dinamika, ya, segera diselesaikan,” terang Gibran.

Tidak Ingin Ada Kejadian Jelek

Gibran mengatakan jika Solo adalah tuan rumah dari berbagai kegiatan yang sejenis. Oleh karena itu ia tidak ingin ada kejadian-kejadian jelek di Solo.

“Kalau ada Munas, atau Muktamar atau apapun, ya diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” ujar Gibran.

“Kita nggak ingin ada kejadian-kejadian jelek di Solo. kita hanya jadi tuan rumah saja. Kita ingin semuanya selesai,” pungkas Gibran.

 

Rekomendasi