Ternyata ini Isi Buku Hitam Ferdy Sambo, Banyak Rahasia Disimpan Sejak Pangkat Kombes

Isi buku hitam milik Ferdy Sambo yang sempat jadi sorotan

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Ternyata ini Isi Buku Hitam Ferdy Sambo, Banyak Rahasia Disimpan Sejak Pangkat Kombes
Buku Hitam Ferdy Sambo. ©2022 Merdeka.com

Buku hitam milik Ferdy Sambo belum lama ini sempat ramai jadi sorotan usai terlihat selalu dibawa oleh mantan Kadiv Propam Polri tersebut. Khususnya saat ia menjalani proses hukum dalam kasus kematian Brigadir J.

Banyak orang kemudian dibuat penasaran dengan isi dari buku yang terlihat misterius itu. Usut punya usut, disebutkan jika buku hitam yang selalu dibawa oleh Sambo ternyata berisi catatan hariannya.

Kabarnya, buku tersebut sudah menemani perjalanan Sambo sejak masih berpangkat Kombes hingga kini akhirnya dipecat dari Polri. Simak ulasan selengkapnya:

Buku hitam Ferdy Sambo kembali terlihat ketika ia menjalani sidang perdananya terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10) kemarin.

Selama mendengarkan isi dakwaan yang dibaca oleh jaksa, Sambo disebut sempat mencatat beberapa hal di dalam buku hitamnya itu. Hanya saja, saat ditanya langsung oleh wartawan usai sidang selesai, Sambo tak memberikan jawaban apapun.

Mantan polisi jenderal bintang dua itu tak menjawab pertanyaan wartawan ketika ditanya soal isi dari buku hitam itu. Dia yang pergi meninggalkan ruang sidang hanya menunjukkan buku hitam yang dipegangnya dengan anggukan wajah.

 

Sebelumnya, buku hitam milik Sambo itu juga sempat ramai dibicarakan usai terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J itu membawanya ke Kejaksaan Agung pada Rabu, (5/10) lalu. Kuasa Hukum Ferdy Sambo Arman Hanis pun mengatakan, jika buku hitam yang selalu dibawa oleh client-nya itu merupakan buku catatan biasa. "Buku tersebut adalah buku catatan Pak FS," kata Arman saat dihubungi, Selasa (11/10).

Arman pun mengatakan, bahwa ia sudah menanyakan perihal buku hitam itu ke Ferdy Sambo secara langsung. Dikatakan, jika buku tersebut berisi catatan harian mantan jenderal polisi itu. "Jadi buku hitam itu catatan harian. Tadi saya tanyakan karena banyak yang tanya, apa sih isinya," kata Arman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10).Lanjut Arman, dikatakan bahwa buku hitam itu merupakan catatan harian seluruh kegiatan Sambo sejak menjabat sebagai Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri saat masih berpangkat Komisaris Besar (Kombes)."Jadi kegiatan sehari-hari itu apa, misalnya dia rapat. Pokoknya kegiatan sehari-hari semenjak beliau menjabat Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim, itu isinya," ujar dia.

Sampai saat ini, buku hitam itu disebut masih menemani perjalanan Sambo dalam menjalani kasus pidana yang tengah menjeratnya. Kendati demikian, Arman mengaku bahwa ia tidak mengetahui pasti catatan apa yang tertulis di dalam buku hitam tersebut."Oh saya tidak tahu (catatan soal anggota Polri yang disidang etik saat jadi Kepala Divisi Propam). Saya tanya, apa sih isinya bro? Ini sempat lihat-lihat, oh ternyata seluruh catatan beliau semenjak Kombes sampai saat ini, sidang, eksepsi. Seluruh kegiatan apa yang dilakukan, apa yang dikerjakan. Itu isinya," jelas dia.

Rekomendasi