Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) jatuh setiap tanggal 17 Agustus. Seperti biasa, upacara pengibaran Bendera Merah Putih menjadi agenda yang penting untuk dilakukan.
Hikmatnya upacara di daerah Tasikmalaya berikut ini justru berubah menjadi tegang. Peserta berhamburan hingga bersorak.
Rupanya, ada penyebab yang setelah ditelusuri justru mengundang gelak tawa. Lantas, apa yang terjadi sebenarnya? Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Peserta Upacara Heboh Berhamburan
Memasuki bulan Agustus, bangsa Indonesia tentu mempersiapkan segala kebutuhan berbagai acara guna menyambut Hari Kemerdekaan. Mulai dari momen upacara, pelatihan Paskibraka yang kian ketat, hingga berbagai perlombaan.
Sehingga tepat pada tanggal 17 Agustus, masyarakat dapat menikmati peringatan dengan hikmat. Selayaknya masyarakat di daerah Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat berikut ini.
Upacara pengibaran Bendera Merah Putih akhirnya dapat digelar usai pandemi Covid-19 yang memaksa masyarakat harus memperingati Hari Kemerdekaan di kediaman masing-masing. Antusiasme masyarakat hingga peserta pun tumpah ruah.
Momen upacara tersebut terekam dalam sebuah video hingga viral di media sosial. Hikmatnya upacara yang tengah digelar tiba-tiba berubah menjadi riuh. Para peserta hingga warga di lokasi berusaha melarikan diri.
"Detik-detik para penonton dan peserta upacara berhamburan melarikan diri," demikian dikutip dari keterangan video dalam akun Instagram @terang_media.
Advertisement
Tower Disebut Bakal Roboh
Rupanya, masyarakat hingga para peserta mendengar penyebabnya. Tower yang berlokasi tak jauh dari lapangan upacara disebut bakal roboh.
"Karena ada yang berteriak tower di sebelahnya mau roboh," demikian dikutip dari keterangan video.
Entah siapa yang menyebut, namun hal tersebut langsung terdengar hingga ke setiap orang yang berada di lokasi. Sontak saja, para peserta hingga masyarakat langsung berusaha menyelamatkan diri.
Mereka pun berbondong-bondong mencari lokasi yang sekiranya aman dari jangkauan saat tower ambruk. Tak sedikit pula yang berlari sembari mengamati tower tersebut.
Advertisement
Ternyata Efek Awan Bergerak
Ternyata, hal tersebut hanya rumor belaka. Setelah diamati lebih jauh dalam jangka waktu yang cukup lama, tak ada tanda-tanda jika tower di samping lapangan tersebut bakal roboh.
Menurut informasi yang beredar, efek awan yang terus bergerak yang membuat tower seolah-olah hendak terjatuh. Namun, para peserta pun terlanjur berhamburan.
"Ternyata setelah diamati lagi adalah efek awan yang sedang berjalan di belakang pemandangan tower, sehingga nampak seperti tower yang bergerak dan mau ambruk," demikian dikutip dari keterangan video.
Usai mengetahui tak ada halangan, upacara lantas dilanjutkan. Acara kembali berlangsung dengan hikmat bersama para peserta yang kembali ke posisi masing-masing.
Advertisement
Bikin Ketawa
Momen tersebut sontak membuat publik terheran. Tak jarang yang lantas tak mampu menahan emosi guna melempar gelak tawa melihat situasi.
"Astaga, mau hikmat malah jadi ngakak aku," tulis akun @you_meymey
"Tower ngeprank," tulis akun @l2z66
"Wahh yang teriak pertama siapa tuh," tulis akun @oktartdesign
"Dicari tuh biang keroknya," tulis akun @sukaenahwaridi
"Oh hoax.. Bikin hebohh," tulis akun @azzamikbar123
Advertisement
Video
Upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-77 di Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya sempat berlangsung riuh. Tower di samping lapangan disebut-sebut bakal roboh.
Namun, rupanya hal itu terjadi lantaran efek awan yang terus bergerak hingga membuat tower seolah hendak terjatuh. Berikut video selengkapnya.