Aksi inspiratif pemuda asal Papua bernama Zakeus Keroman menuai simpati seorang Brigjen TNI. Demi berkuliah, pemuda tersebut banting tulang menjadi tukang cilok.
Pemuda itu lantas dijanjikan bakal diberi bantuan. Kini, janji dari sang Brigjen TNI dipenuhi.
Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Advertisement
TNI AD melalui akun Instagram @tni_angkatan_darat mengungkap momen haru yang tengah dilakukan salah satu anggotanya, Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring.
Sembiring menepati janjinya. Pemuda asal Papua bernama Zakheus Keroman atau Naftali didampingi sejumlah anggota TNI berjalan menuju kampus.
"Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring menepati janjinya kepada Zakheus Keroman (19)," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Advertisement
Dengan berbesar hati, sejumlah anggota TNI rela terjun langsung mengantar sang pemuda tersebut ke kampusnya. Setelah cuti beberapa waktu, Naftali disebut bakal kembali berkuliah.
Tak lain, semua hal tersebut berkat bantuan yang diberikan Sembiring. Naftali lantas melangkah mantap menghadap jajaran rektorat kampus STAKPN Sentani.
"Untuk membantunya melanjutkan pendidikan di bangku kuliah di salah satu Perguruan Tinggi di Sentani Kab. Jayapura, Papua," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Kala itu, senyuman Naftali kembali mengembang. Selama ini, impiannya untuk kembali berkuliah telah terwujud melalui tangan sang Brigjen TNI berhati mulia tersebut.
Advertisement
Zakeus Keroman atau yang biasa disapa Naftali adalah pemuda asal Kwelamdua, Kab. Yahukim yang baru berusia 19 tahun.
Kendati masih belia, namun tekadnya pun telah terbentuk begitu kuat. Dengan penuh keberanian, Naftali membawa gerobak cilok di belakang sepeda motor miliknya untuk membiayai hidup serta kuliah.
"Zakeus Keroman atau biasa dipanggil Naftali (19) pemuda asal dari Kwelamdua, Kab. Yahukimo yang gigih berjualan cilok ," demikian dikutip dari keterangan unggahan Instagram @infokomando.official.
Lantaran keterbatasan biaya, Naftali sempat berhenti pada semester dua. Naftali pun menjual cilok di simpang jalan Genyem Sentani, Distrik Sentani, Jayapura sembari berharap dapat melanjutkan kuliah kembali.
Advertisement
Naftali pun memiliki cita-cita mulia. Di tengah keterbatasan ekonominya, Naftali masih berpegang teguh untuk merebut asa.
Suatu hari nanti, Naftali berharap jika dirinya bakal menjadi seorang guru. Suatu profesi yang mampu bermanfaat bagi banyak orang.
"Berjualan cilok demi menggapai cita-cita sebagai guru," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Advertisement
Kegigihan Naftali turut mendapatkan apresiasi dari Brigjen TNI J.O Sembiring. Ketekunan dan kepercayaan diri Naftali dalam menggapai asa membuat Brigjen Sembiring bangga.
"Saya apresiasi tekad dan semangat pantang menyerahnya," ungkapnya, dikutip dari keterangan unggahan.
Rasa salut dari Brigjen Sembiring berbuah aksi. Sang jenderal disebut bakal memberi bantuan biaya pendidikan kepada Naftali.
"Yang pertama kami akan bantu dalam mengurus hingga masuk di kampus tersebut. Tapi dengan syarat tidak boleh putus kuliah dan tidak boleh berhenti berusaha, kita berharap dari hal kecil yang kita lakukan ini bisa bermanfaat bagi Zakeus," tukasnya.